Jurnal Pelopor – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Ustaz Hamdi Nor atau yang dikenal sebagai Ustaz Hamdi meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) malam setelah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius. Ia menyusul dua anaknya yang lebih dahulu meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.
Ustaz Hamdi mengalami luka bakar parah dalam kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) malam. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Aji Muhammad (AM) Parikesit Tenggarong untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, parahnya luka bakar yang dialami membuat kondisinya kritis. Meski tim medis telah berupaya memberikan perawatan maksimal, nyawanya akhirnya tidak berhasil diselamatkan.
Luka Bakar Mencapai Lebih dari 75 Persen
Direktur Utama RSUD AM Parikesit Tenggarong, dr. Mauritz Silalahi, menjelaskan bahwa Ustaz Hamdi tiba di rumah sakit dalam kondisi berat. Luka bakar yang dialaminya mencapai lebih dari 75 persen dari permukaan tubuh.
Tim dokter segera memberikan perawatan intensif di ruang intensive care unit (ICU). Ustaz Hamdi juga mendapat bantuan alat pernapasan untuk mendukung kondisinya.
Mauritz mengatakan, kondisi pasien yang berat serta adanya riwayat penyakit lain menjadi tantangan dalam proses penanganan.
Tim medis berupaya memberikan perawatan sesuai dengan kondisi pasien. Namun, tingkat keparahan luka bakar membuat sejumlah tindakan medis tidak dapat dilakukan secara optimal.
Kondisi Pasien Tak Memungkinkan untuk Operasi
Mauritz menjelaskan, penanganan luka bakar umumnya membutuhkan tindakan pembersihan pada bagian tubuh yang terdampak. Prosedur tersebut biasanya memerlukan pembiusan, tetapi kondisi Ustaz Hamdi saat itu tidak memungkinkan untuk menjalani tindakan tersebut.
Karena tingginya risiko, tim medis melakukan pembersihan luka secara lokal tanpa operasi.
“Luka bakar itu harus dilakukan pembersihan, cuma kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan pembiusan,” jelas Mauritz.
Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan penanganan maksimal, termasuk bantuan alat pernapasan selama pasien menjalani perawatan intensif.
Meski demikian, kondisi Ustaz Hamdi tidak kunjung tertolong hingga akhirnya meninggal dunia pada Rabu malam.
Dua Anak Lebih Dahulu Meninggal Dunia
Kepergian Ustaz Hamdi menambah duka keluarga yang sebelumnya telah kehilangan dua anak dalam kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh tersebut.
Kebakaran melanda kawasan Jalan Kartini Gang Karya, tepatnya di wilayah RT 61 dan RT 26, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa malam. Tragedi itu meninggalkan kehilangan besar bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Meninggalnya Ustaz Hamdi setelah menjalani perawatan intensif menjadi bagian paling memilukan dari peristiwa tersebut. Dalam waktu berdekatan, sebuah keluarga harus menghadapi kehilangan tiga anggota keluarganya akibat kebakaran.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di kawasan permukiman serta perlunya langkah pencegahan untuk menghindari kejadian serupa.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







