• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Kebakaran di Tenggarong, Ustaz Hamdi dan Anaknya Jadi Korban

Ustaz Hamdi meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius dalam kebakaran Tenggarong yang lebih dahulu merenggut nyawa dua anaknya.

musa by musa
15/10/2026
in Nasional
0
kebakaran tenggarong
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Ustaz Hamdi Nor atau yang dikenal sebagai Ustaz Hamdi meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) malam setelah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius. Ia menyusul dua anaknya yang lebih dahulu meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.

Ustaz Hamdi mengalami luka bakar parah dalam kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) malam. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Aji Muhammad (AM) Parikesit Tenggarong untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, parahnya luka bakar yang dialami membuat kondisinya kritis. Meski tim medis telah berupaya memberikan perawatan maksimal, nyawanya akhirnya tidak berhasil diselamatkan.

Luka Bakar Mencapai Lebih dari 75 Persen

Direktur Utama RSUD AM Parikesit Tenggarong, dr. Mauritz Silalahi, menjelaskan bahwa Ustaz Hamdi tiba di rumah sakit dalam kondisi berat. Luka bakar yang dialaminya mencapai lebih dari 75 persen dari permukaan tubuh.

Tim dokter segera memberikan perawatan intensif di ruang intensive care unit (ICU). Ustaz Hamdi juga mendapat bantuan alat pernapasan untuk mendukung kondisinya.

Mauritz mengatakan, kondisi pasien yang berat serta adanya riwayat penyakit lain menjadi tantangan dalam proses penanganan.

Tim medis berupaya memberikan perawatan sesuai dengan kondisi pasien. Namun, tingkat keparahan luka bakar membuat sejumlah tindakan medis tidak dapat dilakukan secara optimal.

Kondisi Pasien Tak Memungkinkan untuk Operasi

Mauritz menjelaskan, penanganan luka bakar umumnya membutuhkan tindakan pembersihan pada bagian tubuh yang terdampak. Prosedur tersebut biasanya memerlukan pembiusan, tetapi kondisi Ustaz Hamdi saat itu tidak memungkinkan untuk menjalani tindakan tersebut.

Karena tingginya risiko, tim medis melakukan pembersihan luka secara lokal tanpa operasi.

“Luka bakar itu harus dilakukan pembersihan, cuma kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan pembiusan,” jelas Mauritz.

Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan penanganan maksimal, termasuk bantuan alat pernapasan selama pasien menjalani perawatan intensif.

Meski demikian, kondisi Ustaz Hamdi tidak kunjung tertolong hingga akhirnya meninggal dunia pada Rabu malam.

Dua Anak Lebih Dahulu Meninggal Dunia

Kepergian Ustaz Hamdi menambah duka keluarga yang sebelumnya telah kehilangan dua anak dalam kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh tersebut.

Kebakaran melanda kawasan Jalan Kartini Gang Karya, tepatnya di wilayah RT 61 dan RT 26, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa malam. Tragedi itu meninggalkan kehilangan besar bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Meninggalnya Ustaz Hamdi setelah menjalani perawatan intensif menjadi bagian paling memilukan dari peristiwa tersebut. Dalam waktu berdekatan, sebuah keluarga harus menghadapi kehilangan tiga anggota keluarganya akibat kebakaran.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di kawasan permukiman serta perlunya langkah pencegahan untuk menghindari kejadian serupa.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KebakaranTenggarong #UstazHamdi #KutaiKartanegara #KalimantanTimur #BeritaDuka #KebakaranMaut #InfoTerkini #JurnalPelopor
Previous Post

Muazin di India Dipenjara 14 Hari Usai Kumandangkan Azan

Next Post

Gudang Arsip BPN Karawang Terbakar, Buat Warga Khawatir

musa

musa

Related Posts

kristomei sianturi
Nasional

Prabowo Resmi Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

15/10/2026
bpn karawang
Nasional

Gudang Arsip BPN Karawang Terbakar, Buat Warga Khawatir

15/10/2026
Malaysia
Nasional

Indonesia Masih Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Karhutla

15/10/2026
perahu terbalik
Nasional

Diduga Kelebihan Muatan, Perahu 37 Siswa di Mentawai Terbalik

14/10/2026
udara
Nasional

Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya, AQI Tembus 379

14/10/2026
asnawi
Nasional

Asnawi, Egy, dan Rizky Ridho Bersuara soal Karhutla di Indonesia

14/10/2026
Next Post
bpn karawang

Gudang Arsip BPN Karawang Terbakar, Buat Warga Khawatir

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.