Jurnal Pelopor – Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia, yakni Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, dan Rizky Ridho, turut menyuarakan keprihatinan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Indonesia. Ketiganya menyampaikan perhatian melalui unggahan di media sosial. Pesan tersebut muncul ketika ratusan hektare lahan di sejumlah provinsi masih dalam proses pemadaman.
Asnawi Ingatkan Pentingnya Menjaga Hutan Kalimantan
Asnawi Mangkualam membagikan dua unggahan yang berkaitan dengan karhutla. Salah satunya berupa video yang menampilkan keindahan hutan Kalimantan. Video tersebut juga memuat pesan mengenai pentingnya menjaga hutan hujan yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Unggahan itu mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian hutan. Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menjadi habitat bagi beragam satwa. Karena itu, kebakaran hutan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman bagi kehidupan masyarakat dan keanekaragaman hayati.
Rizky Ridho dan Egy Soroti Kebakaran di Papua
Sementara itu, Rizky Ridho membagikan gambar peta wilayah Papua bagian selatan yang menunjukkan sejumlah titik api. Unggahan tersebut disertai pesan yang mengingatkan bahwa kebakaran hutan masih berlangsung dan berdampak terhadap masyarakat.
“Wake up call! Kebakaran hutan belum selesai, saudara kita kehabisan nafas!” demikian tulisan dalam gambar yang dibagikan Rizky Ridho.
Egy Maulana Vikri turut mengunggah gambar yang sama. Kesamaan unggahan keduanya menyoroti kondisi kebakaran sekaligus mengingatkan publik agar tidak mengabaikan dampak karhutla. Asap kebakaran dapat mengganggu kualitas udara dan membahayakan kesehatan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah terdampak.
BNPB Catat 639 Hektare Lahan Masih Dipadamkan
Di tengah perhatian publik tersebut, pemerintah mencatat sekitar 639 hektare lahan di enam provinsi masih dalam proses pemadaman karhutla. Informasi itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Senin (12/10/2026) malam.
Berdasarkan paparan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), enam provinsi tersebut meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Data tersebut menunjukkan bahwa upaya pemadaman masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia.
“Berdasarkan laporan Kepala BNPB, di 6 provinsi paling terdampak karhutla masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman,” kata Teddy setelah rapat bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran terkait untuk membahas penanganan karhutla.
Kepedulian Publik Dibutuhkan
Suara para pemain Timnas Indonesia menambah perhatian terhadap persoalan karhutla yang belum sepenuhnya teratasi. Selain pemadaman, pencegahan kebakaran dan perlindungan masyarakat terdampak juga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana ini.
Masyarakat dapat ikut berperan dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Menurut Anda, langkah apa yang paling perlu diprioritaskan untuk mencegah karhutla terus berulang setiap tahun?
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







