• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Gempa M 2,6 Terjadi di Bandung Pagi Ini, Kedalaman 3 Kilometer

Gempa magnitudo 2,6 mengguncang Kabupaten Bandung, Kamis pagi, dengan pusat gempa berjarak 23 kilometer dan kedalaman 3 kilometer.

musa by musa
17/09/2026
in Nasional
0
bandung
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berada pada kedalaman 3 kilometer.

Gempa tercatat terjadi pada pukul 04.59 WIB. Berdasarkan informasi awal BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 7,22 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada di wilayah selatan Kabupaten Bandung.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 2,6 tergolong relatif kecil. Namun, karena pusat gempa berada pada kedalaman yang cukup dangkal, informasi mengenai lokasi dan parameter gempa tetap menjadi perhatian masyarakat di wilayah sekitarnya.

Pusat Gempa Berjarak 23 Kilometer

BMKG melaporkan pusat gempa berada sekitar 23 kilometer di sebelah selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun resminya pada Kamis pagi.

“Gempa M 2,6 lokasi 23 km Selatan Kab-Bandung-Jabar,” tulis BMKG dalam laporan awal tersebut.

Selain lokasi episentrum, BMKG mencatat kedalaman gempa mencapai 3 kilometer. Parameter tersebut menunjukkan bahwa gempa terjadi cukup dekat dengan permukaan bumi.

Meski demikian, laporan awal BMKG belum mencantumkan informasi mengenai adanya kerusakan akibat gempa. Belum ada pula keterangan dalam laporan tersebut mengenai apakah getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di sekitar Kabupaten Bandung.

Karena itu, informasi mengenai dampak gempa masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Masyarakat juga dapat memantau pembaruan resmi apabila BMKG mengeluarkan data tambahan setelah proses analisis selesai.

BMKG Ingatkan Data Masih Bisa Berubah

BMKG menjelaskan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai kejadian gempa dapat segera diketahui masyarakat.

Namun, data yang disampaikan pada tahap awal belum sepenuhnya stabil. Parameter seperti lokasi, kedalaman, maupun magnitudo dapat mengalami perubahan setelah BMKG melakukan pengolahan data secara lebih lengkap.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelas BMKG.

Artinya, angka magnitudo 2,6 dan kedalaman 3 kilometer yang tercantum dalam laporan awal masih dapat diperbarui. Perubahan tersebut dapat terjadi setelah data dari berbagai alat pemantau dianalisis lebih lanjut.

Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi

Masyarakat di sekitar Kabupaten Bandung diimbau tetap memperhatikan informasi resmi dari BMKG. Informasi dari sumber resmi penting untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait parameter maupun dampak gempa.

Untuk sementara, BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 2,6 tersebut terjadi pada pukul 04.59 WIB dengan pusat gempa sekitar 23 kilometer di sebelah selatan Kabupaten Bandung.

Data mengenai gempa masih dapat diperbarui seiring proses pengolahan dan analisis. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak langsung mempercayai informasi yang belum memiliki sumber jelas dan tetap merujuk pada keterangan resmi BMKG.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #GempaBandung #GempaBumi #BMKG #KabupatenBandung #JawaBarat #InfoGempa #InfoBencana #JurnalPelopor
Previous Post

Dramatis! MU Unggul 2-0, Brighton Bangkit dan Menang 3-2

Next Post

Jarang Ada Gayung di Hotel, Ternyata Ini Alasan di Baliknya

musa

musa

Related Posts

rupiah melemah
Nasional

Rupiah Melemah ke Rp18.155 per Dolar AS, Ini Penyebabnya!

02/11/2026
bsu
Nasional

BSU 2026 Cair November–Desember, Ini Syarat Lengkapnya

02/11/2026
longsor
Nasional

Longsor Terjang Banjarnegara, 10 Rumah dan Musala Terdampak

31/10/2026
Labfor Periksa Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak
Nasional

Labfor Periksa Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

30/10/2026
Polri Ungkap 20 Korporasi Tersangka Karhutla di Indonesia
Nasional

Polri Ungkap 20 Korporasi Tersangka Karhutla di Indonesia

30/10/2026
polda
Nasional

Polda Metro Minta Maaf Usai Jurnalis Dilarang Liput Demo

30/10/2026
Next Post
hotel

Jarang Ada Gayung di Hotel, Ternyata Ini Alasan di Baliknya

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.