• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Bandara Riyadh Diserang Lagi, Ratusan Penerbangan Terganggu

Bandara Riyadh dilaporkan diserang proyektil hingga memicu kebakaran Terminal 4 dan meningkatkan gangguan penerbangan menuju Arab Saudi.

musa by musa
12/10/2026
in World
0
bandara riyadh
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, kembali menjadi sasaran serangan pada Minggu (11/10/2026). Sebuah proyektil dilaporkan menghantam Terminal 4 hingga memicu kebakaran dan menambah kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan di kawasan tersebut.

Insiden terbaru ini terjadi di tengah rangkaian serangan terhadap fasilitas bandara sejak awal Oktober 2026. Situasi tersebut turut berdampak pada operasional penerbangan, termasuk meningkatnya gangguan perjalanan bagi penumpang yang hendak menuju Arab Saudi.

Terminal Bandara Riyadh Kembali Terbakar

Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi bahwa proyektil menghantam Terminal 4 Bandara King Khalid pada Minggu. Petugas segera dikerahkan untuk menangani kebakaran sekaligus memeriksa kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas bandara.

Serangan ini menambah daftar insiden yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pada Kamis (8/10/2026), bandara tersebut dilaporkan mengalami dua serangan, salah satunya mengenai pesawat milik maskapai Saudia yang berada di darat.

Menurut keterangan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA), insiden pada hari itu menewaskan tiga warga negara Arab Saudi dan menyebabkan sejumlah orang dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka-luka.

Kelompok Houthi kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan menggunakan rudal balistik dan menyebut bandara di Riyadh sebagai salah satu sasaran.

Serangan Berulang Picu Kekhawatiran Keselamatan

Situasi semakin memprihatinkan setelah serangan kembali terjadi pada Sabtu (10/10/2026). Berdasarkan laporan yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, rudal menghantam kompleks terminal bandara dan menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia serta lebih dari 300 orang terluka.

Korban meninggal dilaporkan terdiri dari empat warga Arab Saudi dan delapan warga negara asing. Sejumlah korban luka juga disebut berada dalam kondisi kritis.

Sementara itu, serangan pada Minggu kembali memicu kebakaran di Terminal 4. Hingga laporan tersebut diterbitkan, otoritas belum mengumumkan jumlah pasti korban luka akibat insiden terbaru.

Rentetan serangan ini membuat keamanan bandara menjadi perhatian utama. Pemeriksaan terhadap fasilitas dan kondisi operasional diperlukan untuk memastikan apakah penerbangan dapat berlangsung dengan aman.

Ratusan Penerbangan ke Arab Saudi Terdampak

Gangguan keamanan di Riyadh turut memengaruhi perjalanan udara menuju Arab Saudi. Sejumlah maskapai dilaporkan menghentikan penerbangan ke ibu kota negara tersebut dengan mempertimbangkan risiko keselamatan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan perubahan jadwal, penundaan, hingga pembatalan perjalanan bagi penumpang yang memiliki tujuan ke Riyadh. Penumpang transit juga dapat terkena dampak apabila penerbangan lanjutan mengalami perubahan.

Meski demikian, jumlah pasti penerbangan yang dibatalkan atau dialihkan belum dirinci dalam laporan yang tersedia. Karena itu, penumpang perlu memastikan status penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

Penumpang Diminta Memantau Informasi Terbaru

Situasi keamanan yang belum stabil membuat calon penumpang perlu lebih cermat dalam merencanakan perjalanan ke Arab Saudi. Informasi resmi dari maskapai, pengelola bandara, dan otoritas penerbangan menjadi acuan penting untuk mengetahui perubahan jadwal maupun ketentuan perjalanan.

Bagi penumpang yang hendak menuju Riyadh, pemeriksaan status penerbangan sebelum keberangkatan dapat membantu menghindari kendala di perjalanan.

Rentetan serangan terhadap Bandara King Khalid menunjukkan bahwa gangguan keamanan tidak hanya berdampak pada fasilitas transportasi, tetapi juga dapat memengaruhi mobilitas masyarakat dan konektivitas penerbangan internasional.

Baca Juga:

Mesir Siap Tambah Kuota Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Polri dan Tim SAR Kerahkan 500 Personel Tangani Banjir Padang

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #BandaraRiyadh #ArabSaudi #BeritaInternasional #SeranganBandara #KebakaranBandara #PenerbanganTerganggu #InfoDunia
Previous Post

Gegara Berpapasan di Jembatan Sempit, Truk Mitsubishi Terguling

musa

musa

Related Posts

mati
World

Dua Suntikan Mati Gagal, Christa Pike Sadar di Rumah Sakit

09/10/2026
emas
World

Mantan Anggota CIA Ditangkap, 300 Batang Emas Disita

09/10/2026
phong
World

Phong Nha-Ke Bang Vietnam Sabet 2 Penghargaan Dunia

02/10/2026
yaman
World

Saudi Serang Taiz Yaman, 7 Orang Tewas dan 40 Terluka

28/09/2026
bird
World

Pernah Hampir Punah, Karure Kini Jadi Bird of the Year 2026

25/09/2026
Sempat Ancam Iran, Trump Kini Klaim Pembicaraan Berjalan Baik
World

Sempat Ancam Iran, Trump Kini Klaim Pembicaraan Berjalan Baik

24/09/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.