• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Dua Suntikan Mati Gagal, Christa Pike Sadar di Rumah Sakit

Christa Pike sadar setelah dua upaya suntik mati gagal di Tennessee, tetapi masih dirawat intensif dengan pengawasan ketat.

musa by musa
09/10/2026
in World
0
mati

Dalam gambar dari video yang disediakan oleh WBIR-TV, Christa Pike menangis setelah dijatuhi hukuman mati pada 30 Maret 1996 di Knoxville, Tenn. AP/WBIR-TV

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Christa Pike (50), terpidana mati asal Tennessee, Amerika Serikat (AS), dilaporkan telah sadar setelah upaya eksekusi suntik mati terhadap dirinya gagal pada 30 September 2026. Meski sudah dapat berbicara, Pike masih menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit. Selama dirawat, ia tetap diborgol dan dirantai ke ranjang dengan pengawasan petugas.

Sadar, tetapi Masih Membutuhkan Perawatan Intensif

Tim kuasa hukum Pike mengungkapkan perkembangan kondisi tersebut pada Selasa (6/10/2026). Mereka menyatakan bahwa Pike telah sadar dan mampu berbicara, meskipun proses pemulihannya masih sulit diprediksi. Menurut para pengacaranya, kondisi tersebut menjadi peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam catatan medis terkait pelaksanaan eksekusi mati.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai berapa lama Pike harus menjalani perawatan. Tim pengacaranya juga belum mendapatkan izin untuk menemuinya secara langsung di rumah sakit. Namun, seseorang yang memegang surat kuasa telah mengunjungi Pike dan ikut mengarahkan proses perawatannya.

Selamat Setelah Dua Dosis Suntikan Mematikan

Pike sebelumnya dijadwalkan menjalani eksekusi atas pembunuhan Colleen Slemmer, perempuan berusia 19 tahun, pada 1995. Dalam pelaksanaan eksekusi pada 30 September 2026, ia menerima dua dosis suntikan mematikan sesuai protokol yang berlaku di Tennessee. Namun, upaya tersebut tidak berakhir dengan kematian Pike dan justru membuatnya harus dibawa ke rumah sakit.

Tim kuasa hukum sebelumnya telah memperingatkan pemerintah negara bagian mengenai kemungkinan kendala akibat kondisi pembuluh darah Pike. Mereka menyebut kondisi tersebut berpotensi memengaruhi proses pemberian obat eksekusi. Setelah kejadian itu, para pengacara menyatakan Pike menjadi satu-satunya orang yang diketahui selamat dari upaya eksekusi penuh di Amerika Serikat.

Eksekusi Berlangsung Lebih dari Satu Jam

Berdasarkan kronologi yang dilaporkan USA Today, proses eksekusi berlangsung lebih dari satu jam sebelum petugas memberikan pertolongan medis. Pike kemudian dibawa ke rumah sakit di wilayah Nashville untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Peristiwa ini menjadi sorotan karena obat eksekusi telah masuk ke tubuhnya, tetapi pelaksanaan hukuman mati tidak berhasil.

Death Penalty Information Center juga menyebut Pike tampaknya menjadi orang pertama yang diketahui selamat setelah obat eksekusi masuk ke tubuhnya. Meski demikian, penilaian tersebut berkaitan dengan catatan kasus yang diketahui dan bukan berarti seluruh kemungkinan kasus serupa telah dipastikan. Kondisi Pike selanjutnya masih bergantung pada perkembangan medis selama menjalani perawatan.

Kuasa Hukum Apresiasi Tenaga Medis

Tim pengacara Pike menyampaikan terima kasih kepada petugas tanggap darurat dan tenaga medis yang menangani klien mereka setelah eksekusi gagal. Mereka menilai tenaga medis telah memberikan perawatan yang luar biasa dan memperlakukan Pike secara manusiawi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ribuan orang dari berbagai negara yang mengirimkan doa serta dukungan.

Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap pelaksanaan hukuman mati melalui suntikan mematikan di Amerika Serikat. Namun, informasi mengenai kondisi kesehatan Pike dan proses pemulihannya masih terbatas karena tim pengacara belum dapat bertemu langsung dengannya. Perkembangan kasus tersebut kini dinantikan, terutama terkait pemulihan Pike setelah mengalami kegagalan eksekusi yang tidak biasa.

Bagaimana menurut Anda, apa yang seharusnya menjadi perhatian utama setelah sebuah eksekusi mati gagal dan terpidana masih hidup?

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #ChristaPike #SuntikMati #HukumanMati #AmerikaSerikat #Tennessee #BeritaDunia #JurnalPelopor
Previous Post

Mantan Anggota CIA Ditangkap, 300 Batang Emas Disita

Next Post

Banyak Apartemen Mangkrak, Ini 5 Cara Aman Sebelum Membeli

musa

musa

Related Posts

emas
World

Mantan Anggota CIA Ditangkap, 300 Batang Emas Disita

09/10/2026
phong
World

Phong Nha-Ke Bang Vietnam Sabet 2 Penghargaan Dunia

02/10/2026
yaman
World

Saudi Serang Taiz Yaman, 7 Orang Tewas dan 40 Terluka

28/09/2026
bird
World

Pernah Hampir Punah, Karure Kini Jadi Bird of the Year 2026

25/09/2026
Sempat Ancam Iran, Trump Kini Klaim Pembicaraan Berjalan Baik
World

Sempat Ancam Iran, Trump Kini Klaim Pembicaraan Berjalan Baik

24/09/2026
pbb
World

Erdogan Kritik Israel di Sidang PBB, Delegasi Israel Walk Out

24/09/2026
Next Post
apartemen

Banyak Apartemen Mangkrak, Ini 5 Cara Aman Sebelum Membeli

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.