Jurnal Pelopor – Vietnam kembali mencuri perhatian di dunia pariwisata. Kali ini, Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam World Travel Awards (WTA) 2026.
Kawasan wisata alam tersebut dinobatkan sebagai “Asia’s Leading National Park 2026” dan “Vietnam’s Leading Nature Destination 2026”. Penghargaan itu diumumkan dalam malam penganugerahan WTA ke-33 yang berlangsung di Maladewa pada 27 September 2026.
Bukan Penghargaan Pertama
Prestasi tersebut bukan kali pertama diraih Phong Nha-Ke Bang. Taman nasional ini sebelumnya juga mendapatkan penghargaan dari World Travel Awards pada 2025. World Travel Awards merupakan ajang penghargaan pariwisata internasional yang telah berdiri sejak 1993. Penghargaan diberikan melalui pemungutan suara daring yang melibatkan profesional industri pariwisata dan konsumen.
Dengan demikian, keberhasilan Phong Nha-Ke Bang pada 2026 kembali menegaskan perhatian internasional terhadap destinasi wisata alam tersebut.
Daya Tarik Alam Jadi Andalan
Phong Nha-Ke Bang dikenal memiliki kekayaan alam yang beragam. Kawasan ini menawarkan sistem gua raksasa, hutan hujan, sungai bawah tanah, serta bentang alam karst.
Selain itu, kawasan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang menjadi bagian penting dari ekosistemnya. UNESCO juga telah mengakui Phong Nha-Ke Bang sebagai Situs Warisan Alam Dunia. Keunikan tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam dan menjelajahi kawasan karst.
Luas Kawasan Mencapai Ratusan Ribu Hektar
Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang memiliki wilayah seluas sekitar 123.326 hektar. Kawasan penyangganya mencapai sekitar 220.055 hektar. Taman nasional tersebut juga memiliki posisi geografis yang menarik karena berbatasan langsung dengan Taman Nasional Hin Nam No di Laos. Kondisi tersebut membuat kawasan Phong Nha-Ke Bang memiliki lanskap alam yang luas dan terhubung dengan kawasan konservasi di negara tetangga.
Penghargaan Membawa Tanggung Jawab
Wakil Direktur Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Din Huy Tri, menyambut penghargaan tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Menurutnya, pengakuan tersebut menunjukkan daya tarik alam Phong Nha-Ke Bang. Namun, penghargaan juga mendorong pengelola untuk terus menjaga kelestarian kawasan.
“Kedua penghargaan ini merupakan suatu kehormatan besar, tetapi sekaligus menempatkan tanggung jawab yang lebih tinggi pada kami dalam melestarikan alam dan menjaga nilai-nilai situs warisan dunia,” ujar Din Huy Tri, seperti dikutip dari VnExpress, Kamis (1/10/2026).
Ingin Menarik Wisatawan Global
Din Huy Tri juga berharap penghargaan tersebut dapat memperkenalkan Phong Nha-Ke Bang kepada lebih banyak wisatawan internasional. Menurutnya, pengakuan dari WTA dapat menjadi momentum untuk memperluas perhatian terhadap kawasan tersebut, termasuk Quang Tri dan Vietnam secara keseluruhan.
“Melalui penghargaan itu, kami berharap dapat mendekatkan Phong Nha-Ke Bang, Quang Tri, dan Vietnam dengan wisatawan global,” katanya.
Vietnam Kembali Tunjukkan Potensi Wisata Alam
Dua penghargaan WTA 2026 menjadi pencapaian terbaru bagi Phong Nha-Ke Bang. Kawasan ini kembali mendapatkan pengakuan internasional setelah sebelumnya meraih penghargaan serupa pada 2025.
Selain menjadi kebanggaan bagi Vietnam, penghargaan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan konservasi alam.
Dengan kekayaan gua, hutan, sungai bawah tanah, serta bentang alam karstnya, Phong Nha-Ke Bang terus menjadi salah satu destinasi alam yang mendapat perhatian dunia.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






