• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

KemenHAM Cetak Rekor Dunia, 2.008 Peserta Ikuti Pelajaran HAM

KemenHAM pecahkan rekor dunia Guinness dengan 2.008 peserta dalam pelajaran HAM terbesar di Kampus IPDN Jatinangor.

musa by musa
25/08/2026
in Nasional
0
kemenham
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) mencatat prestasi internasional dengan memecahkan rekor dunia Guinness World Records kategori Largest Human Rights Lesson. Sebanyak 2.008 peserta dari kalangan civitas akademika dan praja mengikuti kegiatan tersebut di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, pada 21 Agustus 2026.

Capaian tersebut sekaligus menggeser rekor sebelumnya yang dipegang Policía Nacional de Ecuador pada 2018. Saat itu, kegiatan pelajaran HAM terbesar di dunia diikuti 1.772 peserta.

Libatkan Ribuan Peserta

Rekor dunia ini digagas KemenHAM RI melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) HAM. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pendidikan dan penyuluhan mengenai hak asasi manusia kepada masyarakat.

Penyerahan pengakuan rekor dilakukan langsung oleh Guinness World Records Official Adjudicator, Ms. Aynee Toorabally. Menteri HAM Natalius Pigai hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Rektor II Bidang Administrasi IPDN, Arief M. Edie.

Natalius mengatakan pencapaian ini menjadi salah satu puncak dari gerakan edukasi HAM yang selama ini dilakukan KemenHAM di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal mencatatkan nama Indonesia dalam buku rekor dunia. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan HAM dapat dilakukan secara masif dan melibatkan ribuan orang dalam satu momentum.

Tegaskan Tugas KemenHAM

Natalius menilai penghargaan tersebut juga memperkuat mandat KemenHAM dalam memberikan pendidikan dan penyuluhan mengenai HAM kepada masyarakat.

Ia menyebut tugas tersebut merupakan bagian dari amanat Perpres Nomor 156 Tahun 2024 tentang Kementerian Hak Asasi Manusia. Karena itu, rekor dunia yang diraih kali ini dinilai sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap upaya Indonesia dalam meningkatkan kesadaran HAM.

“Rekor yang tadinya dipegang oleh Ekuador kini Indonesia,” ujar Natalius dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menilai posisi Indonesia dalam isu HAM semakin strategis di tingkat internasional. KemenHAM optimistis pencapaian ini dapat menjadi pijakan bagi Indonesia untuk terus mendorong pendidikan dan penegakan HAM.

IPDN: HAM Penting bagi Calon Aparatur

Sementara itu, pihak IPDN menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Wakil Rektor II Bidang Administrasi IPDN, Arief M. Edie, menilai pemahaman HAM merupakan bagian penting dalam pendidikan kepamongprajaan.

Menurutnya, seorang aparatur pemerintah tidak cukup hanya mampu menjalankan program dan kebijakan. Aparatur juga harus memahami, menghormati, serta menjunjung tinggi martabat dan hak setiap warga negara.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari sikap dan perilaku ketika para praja nantinya menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Dengan pecahnya rekor Largest Human Rights Lesson, KemenHAM berharap momentum tersebut dapat memperluas kesadaran masyarakat mengenai pentingnya HAM sekaligus mendorong Indonesia menjadi salah satu pelopor pendidikan HAM di tingkat global.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KemenHAM #RekorDunia #GuinnessWorldRecords #HakAsasiManusia #IPDN #Jatinangor #BeritaTerkini #JurnalPelopor
Previous Post

Kebakaran Lahan Terjadi di DIY, Dua Wilayah Jadi Sorotan

Next Post

India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Lawan Brasil

musa

musa

Related Posts

notaris
Nasional

Notaris Tabanan Kepergok Suami Menginap Bersama Pria Lain

25/08/2026
pahlawan
Nasional

Kakek Prabowo, Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

25/08/2026
febrie
Nasional

Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Febrie Sesuai Aturan

25/08/2026
buruh
Nasional

Desil 6 Bikin Anak Buruh Terancam Kehilangan Bantuan KJMU

24/08/2026
pitbull
Nasional

Anak SD Diserang Pitbull di Bandung, Luka di Kepala dan Telinga

24/08/2026
karhutla
Nasional

Haji Isam Bukan Ketua Tim Karhutla Kalsel, Ini Perannya

24/08/2026
Next Post
fifa

India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Lawan Brasil

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.