• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Ranu Kumbolo Ditutup Imbas Karhutla, Ranu Regulo Tetap Dibuka

Pendakian menuju Ranu Kumbolo ditutup sementara akibat karhutla di Semeru, sementara Ranu Regulo tetap dibuka.

musa by musa
28/08/2026
in Nasional
0
ranu kumbolo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas wisata pendakian Gunung Semeru menuju Ranu Kumbolo. Penutupan dilakukan menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan jalur pendakian Semeru, tepatnya di Blok Ranu Kembang.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penutupan tersebut hanya berlaku untuk aktivitas pendakian Gunung Semeru menuju Ranu Kumbolo.

Sementara itu, wisata Ranu Regulo yang berada di Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, masih dapat dikunjungi.

“Kegiatan wisata ke Ranu Regulo tetap bisa dilakukan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” kata Rudi melalui keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Akses Lumajang-Malang Tetap Dibuka

Selain Ranu Regulo, akses transportasi dari Lumajang menuju Malang melalui kawasan Ranupane juga masih dapat digunakan masyarakat.

Rudi memastikan jalur Malang-Lumajang maupun sebaliknya melalui Poncokusumo tetap terbuka.

“Akses transportasi Malang-Lumajang maupun sebaliknya lewat Poncokusumo tetap dapat dilalui,” ujarnya.

Dengan demikian, penutupan tidak berlaku untuk seluruh kawasan TNBTS. Pembatasan secara khusus diberlakukan terhadap aktivitas pendakian Gunung Semeru menuju Ranu Kumbolo karena petugas masih melakukan penanganan kebakaran.

Penutupan Belum Ditentukan

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan jalur pendakian menuju Ranu Kumbolo akan kembali dibuka.

Menurut Rudi, penutupan dilakukan untuk memberikan ruang kepada petugas agar dapat melakukan proses pemadaman api dengan lebih leluasa sekaligus memastikan kondisi kawasan tetap aman.

Petugas TNBTS juga masih melakukan evakuasi terhadap pengunjung yang sebelumnya berada di kawasan tersebut.

Sebanyak 170 pendaki yang berada di Ranu Kumbolo sebelumnya dipastikan dalam proses evakuasi akibat kondisi kebakaran di sekitar jalur pendakian.

Pendaki Bisa Refund atau Reschedule

Bagi wisatawan yang telah membeli tiket pendakian sebelum penutupan, TNBTS memberikan opsi untuk melakukan pengembalian dana maupun penjadwalan ulang.

Pengunjung dapat mengajukan refund atau reschedule setelah kegiatan pendakian kembali dibuka.

“Bagi pengunjung yang sudah membeli tiket bisa mengajukan refund atau reschedule setelah kegiatan pendakian dibuka kembali,” kata Rudi.

Kebijakan tersebut diberikan karena penutupan dilakukan demi alasan keselamatan serta mendukung proses penanganan kebakaran di kawasan Gunung Semeru.

Ranu Regulo Masih Bisa Menjadi Pilihan

Di tengah penutupan jalur pendakian menuju Ranu Kumbolo, wisatawan yang ingin menikmati suasana alam kawasan Ranupane masih memiliki alternatif berupa Ranu Regulo.

Kawasan tersebut tetap dibuka dengan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pengelola TNBTS.

Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi resmi dari TNBTS, mengingat kondisi kebakaran di kawasan sekitar Semeru masih dalam penanganan.

Untuk sementara, pendakian menuju Ranu Kumbolo ditutup, sedangkan Ranu Regulo tetap dibuka. Akses transportasi Malang-Lumajang melalui Poncokusumo juga masih dapat dilalui.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #RanuKumbolo #RanuRegulo #GunungSemeru #Semeru #TNBTS #Lumajang #Karhutla #WisataJawaTimur #WisataIndonesia #InfoWisata
Previous Post

KAMMI Jatim Resmi Dilantik, Ini Fokus Besar Dua Tahun ke Depan

Next Post

Daftar 11 BPR yang Ditutup OJK hingga Agustus 2026

musa

musa

Related Posts

karhutla
Nasional

Karhutla Gunung Semeru, 170 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

28/08/2026
ki hajar
Nasional

Komisi I DPR Bahas Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara

28/08/2026
11 bpr
Nasional

Daftar 11 BPR yang Ditutup OJK hingga Agustus 2026

28/08/2026
kammi
Nasional

KAMMI Jatim Resmi Dilantik, Ini Fokus Besar Dua Tahun ke Depan

28/08/2026
ampb
Nasional

AMPB Bubar Setelah DPR Janji Tuntaskan RUU Perampasan Aset

28/08/2026
aksi
Nasional

Aksi Demo Makin Panas, Pos Polisi di Slipi Dibakar

28/08/2026
Next Post
11 bpr

Daftar 11 BPR yang Ditutup OJK hingga Agustus 2026

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.