Jurnal Pelopor – Siswi berinisial FP yang sebelumnya disebut mengalami gangguan ingatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjalani pemeriksaan medis. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut FP kini mendapat penanganan dari tiga dokter spesialis di RSUP Adam Malik Medan.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman mengatakan FP menjalani rawat jalan di rumah sakit tersebut sejak 31 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang dialami siswi tersebut secara lebih menyeluruh.
“Saat ini ditangani oleh dokter spes anak subspes gastrohepatologi, dokter spes anak subspes neurologi dan dokter spes kesehatan jiwa,” kata Aji kepada detikcom, Rabu (9/9/2026).
Kemenkes Belum Pastikan Kaitannya dengan MBG
Meski FP disebut mengalami gangguan ingatan setelah rangkaian perawatan, Kemenkes belum menyimpulkan bahwa kondisi tersebut berkaitan langsung dengan makanan dari program MBG. Pemeriksaan medis masih diperlukan sebelum hubungan tersebut dapat dipastikan.
“Belum dapat disimpulkan ada kaitan antara penyakit yang diidap oleh FP dengan MBG,” ujar Aji.
Pernyataan tersebut menjadi penting karena sebelumnya muncul pemberitaan mengenai FP yang disebut mengalami gangguan ingatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian karena FP merupakan salah satu siswi yang sebelumnya mendapat perawatan setelah dugaan keracunan makanan.
Dengan demikian, dugaan hubungan antara konsumsi MBG dan gangguan kesehatan yang dialami FP masih membutuhkan pembuktian medis. Pemerintah belum menyatakan bahwa MBG menjadi penyebab kondisi tersebut.
Tim Pendamping Sebut FP Masih Mengenali Orang Terdekat
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak sebelumnya mengatakan pihak keluarga memang sempat menyampaikan adanya gangguan ingatan ketika FP menjalani perawatan di RSU Haji Medan.
Namun, berdasarkan pemantauan tim pendamping, kondisi FP disebut masih memungkinkan untuk berkomunikasi dengan baik hingga dirinya meninggalkan rumah sakit. Ketika kembali bertemu dengan tim di RSUP Adam Malik pada 8 September, FP juga disebut masih mengenali anggota tim yang datang menjenguk.
“Yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik,” kata Donal kepada detikSumut, Rabu (9/9/2026).
Donal mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan kondisi FP. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono juga disebut memberikan perhatian terhadap kondisi siswi tersebut selama menjalani pemeriksaan.
Orang Tua Sebut FP Sempat Tak Mengenali Keluarga
Sementara itu, orang tua FP, Elvinus Lusiana Sitanggang, sebelumnya mengungkapkan bahwa putrinya sempat mengalami perubahan kondisi setelah menjalani perawatan. Menurutnya, gangguan tersebut muncul setelah FP pulang dari rumah sakit dan kemudian mengalami kejang.
FP kemudian kembali dibawa ke RS Haji Medan untuk mendapatkan penanganan. Dalam kondisi tersebut, Elvinus mengatakan putrinya sempat tidak mengenali beberapa orang terdekat, termasuk anggota keluarga dan teman sekolah.
Saat ini FP masih menjalani pemeriksaan di RSUP Adam Malik Medan. Keluarga berharap tim medis dapat menemukan penyebab kondisi tersebut dan memberikan penanganan yang tepat agar FP dapat segera pulih serta kembali menjalani aktivitas sekolah.
Di sisi lain, Kemenkes masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan yang dialami FP. Hingga kini, pemerintah menegaskan belum ada kesimpulan bahwa kondisi tersebut memiliki hubungan dengan konsumsi MBG.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







