• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Politics

SBY Prihatin Politik Indonesia, Demokrat Kirim Pesan ke Prabowo

Demokrat merespons keprihatinan SBY terhadap kondisi politik Indonesia dan berharap Prabowo mengembalikan marwah politik nasional.

musa by musa
05/11/2026
in Nasional
0
politik indonesia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Partai Demokrat menanggapi pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku prihatin melihat kondisi politik Indonesia semakin liar. Demokrat menilai pesan tersebut merupakan bentuk harapan seorang tokoh bangsa agar kehidupan politik di Tanah Air kembali berjalan sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan rakyat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan SBY dapat menjadi teladan dalam kehidupan politik nasional. Menurutnya, pengalaman SBY selama menjabat sebagai presiden menunjukkan pentingnya menjalankan kekuasaan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Hal itu disampaikan Herman saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Demokrat Sebut Pesan SBY Sebagai Harapan Untuk Prabowo

Herman menjelaskan, pernyataan SBY bukan sekadar kritik terhadap situasi politik saat ini. Lebih dari itu, pesan tersebut menjadi harapan agar Presiden Prabowo Subianto mampu mengembalikan kehidupan politik Indonesia ke jalur yang semestinya.

Ia berharap politik nasional dapat berjalan lebih tertib, berlandaskan aturan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Herman, kekuasaan seharusnya tidak hanya digunakan untuk kepentingan politik atau mempertahankan jabatan. Sebaliknya, kekuasaan harus menjadi sarana untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan rakyat.

Ia juga menilai pesan yang disampaikan SBY mencerminkan keresahan masyarakat terhadap perkembangan situasi politik nasional.

SBY Soroti Praktik Politik yang Semakin Liar

Sebelumnya, SBY menyampaikan keprihatinannya melalui akun X pribadinya, @SBYudhoyono, pada Rabu (4/11/2026).

Dalam pernyataannya, SBY mempertanyakan kondisi politik Indonesia yang dinilainya semakin mengkhawatirkan. Ia menyoroti adanya anggapan bahwa berbagai cara dapat digunakan untuk memperoleh kekuasaan, tanpa lagi mempertimbangkan nilai moral maupun etika.

SBY mengingatkan bahwa perebutan kekuasaan tidak seharusnya menghalalkan segala cara. Menurutnya, batas antara tindakan yang baik dan buruk serta bermoral dan tidak bermoral seolah mulai diabaikan.

Ia juga mengungkapkan kekhawatiran apabila situasi tersebut membuat masyarakat merasa takut dan tidak tenteram tinggal di negaranya sendiri.

SBY Minta Prabowo Hidupkan Politik Berkeadaban

Melalui pernyataannya, SBY secara khusus menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.

Herman Khaeron berharap Prabowo diberikan kekuatan dan jalan untuk mewujudkan harapan tersebut. Ia menilai kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk mengembalikan kehidupan politik agar tetap berpijak pada aturan dan kepentingan masyarakat.

Pernyataan SBY tersebut muncul di tengah sorotan terhadap kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang dalam pemberitaan disebut menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka.

Demokrat pun berharap pesan yang disampaikan SBY dapat menjadi perhatian bersama, sehingga kehidupan politik Indonesia tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga menjunjung tinggi etika, aturan hukum, dan kepentingan rakyat.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Demokrat #SBY #PrabowoSubianto #PolitikIndonesia #HermanKhaeron #MarwahPolitik #Nasional #JurnalPelopor
Previous Post

Gol Haaland Bawa Man City Bangkit di Liga Champions

Next Post

Imbas Boikot, D’MASIV Putus Kerja Sama dengan RANS

musa

musa

Related Posts

d'masiv
Nasional

Imbas Boikot, D’MASIV Putus Kerja Sama dengan RANS

05/11/2026
sigit
Nasional

Nama Listyo Sigit Terseret Isu Penyadapan Presiden Prabowo

04/11/2026
bali longsor
Nasional

Bali Dilanda Longsor, Dua Pengunjung Glamping Jadi Korban

03/11/2026
uang palsu
Nasional

Bawa Uang Palsu Rp20 Juta, Pria di Cengkareng Ditangkap Polisi

03/11/2026
tentara
Nasional

Tergiur Gaji Besar, Eks TNI-Polri Terjerat Tawaran Tentara Rusia

03/11/2026
rupiah melemah
Nasional

Rupiah Melemah ke Rp18.155 per Dolar AS, Ini Penyebabnya!

02/11/2026
Next Post
d'masiv

Imbas Boikot, D'MASIV Putus Kerja Sama dengan RANS

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.