Jurnal Pelopor – Grup band D’MASIV resmi mengganti promotor dalam rangkaian tur Asia bertajuk Home Run Asia. Kerja sama dengan RANS Entertainment yang sebelumnya menjadi promotor konser tersebut kini dialihkan kepada Antara Suara.
Keputusan ini menjadi perhatian publik setelah muncul gelombang boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment dari masyarakat Indonesia. Pergantian promotor dilakukan setelah D’MASIV menyelesaikan penampilan mereka di Taiwan dan Hong Kong.
Informasi mengenai perubahan tersebut turut diklarifikasi melalui akun media sosial D’MASIV dan Antara Suara, terutama Instagram dan Threads, pada Rabu (4/11/2026).
Antara Suara Resmi Ambil Alih Promotor
Antara Suara membenarkan bahwa sebelumnya RANS Entertainment memang menjadi promotor konser D’MASIV dalam tur Home Run Asia.
Namun, mulai dari penyelenggaraan konser di Hong Kong, seluruh tanggung jawab utama terkait penyelenggaraan acara telah diambil alih oleh Antara Suara.
“Betul semula RANS adalah promotor konser D’MASIV Home Run Asia. Namun mulai dari penyelenggaraan Hong Kong kemarin, Antara Suara udah ambil alih penuh sebagai promotor utama atas aspek penyelenggaraan konser,” tulis akun Antara Suara.
Antara Suara juga telah mengumumkan penjualan tiket untuk konser penutup Home Run Asia yang akan berlangsung di Jakarta pada 5 Desember 2026.
Jadwal Tur D’MASIV di Asia
Sebelum menggelar konser penutup di Jakarta, D’MASIV masih memiliki sejumlah agenda pertunjukan di negara Asia lainnya.
Setelah menyambangi Taiwan dan Hong Kong, band yang dikenal lewat lagu Cinta Ini Membunuhku tersebut dijadwalkan tampil di Singapura pada 9 November 2026.
Selanjutnya, D’MASIV akan melanjutkan perjalanan musiknya ke Malaysia pada 20 November 2026.
Rangkaian tur tersebut kemudian ditutup melalui konser di Jakarta pada 5 Desember 2026 dengan Antara Suara sebagai promotor utama.
RANS Entertainment Diboikot Usai Acara Deklarasi Sumpah Pemuda
Sebelumnya, Raffi Ahmad dan RANS Entertainment menjadi sasaran boikot masyarakat Indonesia setelah menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI pada 29 Oktober 2026.
Acara tersebut menuai kritik setelah muncul sorotan mengenai dugaan keterlibatan mahasiswa bayaran untuk tampil dalam kegiatan tersebut.
Raffi Ahmad kemudian menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf atas kelalaian yang terjadi. Meski demikian, gelombang boikot di media sosial tetap berlanjut.
Dampaknya, akun media sosial RANS Entertainment dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengikut.
Tidak hanya itu, kegiatan RANS Carnival di Sleman juga dikabarkan sepi pengunjung. Sejumlah pengisi acara dan pelaku UMKM yang sebelumnya terlibat bahkan memutuskan untuk mundur.
Pergantian promotor tur Asia D’MASIV ini pun menjadi perkembangan terbaru di tengah sorotan publik terhadap RANS Entertainment dan Raffi Ahmad.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






