Jurnal Pelopor – Sidang lanjutan mediasi gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026). Namun, Ruben Onsu dipastikan tidak hadir secara langsung dalam agenda tersebut. Ia hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya karena disebut memiliki kepentingan lain yang waktunya bertepatan dengan jadwal mediasi.
Kuasa hukum Ruben, William Rando, menjelaskan bahwa jadwal mediasi kali ini berubah secara mendadak. Sebelumnya, agenda mediasi disebut sempat dibatalkan pada pekan lalu.
“Klien kami berhalangan untuk hadir karena ada kepentingan,” ujar William saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
Menurut William, perubahan jadwal tersebut membuat agenda Ruben berbenturan dengan kepentingan lain yang sudah dimilikinya.
Ia menjelaskan, pihaknya baru menerima relaas untuk jadwal mediasi pada Jumat sebelumnya. Karena itu, Ruben tidak dapat hadir dalam agenda yang digelar pada Rabu tersebut.
Ruben Akan Hadir pada Mediasi Berikutnya
William juga menegaskan bahwa pihaknya memahami kewajiban prinsipal untuk hadir dalam proses mediasi sebagaimana diatur dalam Perma Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Karena Ruben tidak dapat hadir, kuasa hukumnya telah menyampaikan pemberitahuan kepada mediator dan pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Karena mediasi ini pada prinsipnya sesuai dengan Perma 1 2016 yaitu prinsipal wajib hadir, maka hari ini kami mewakili klien kami,” jelas William.
Pihak Ruben juga telah mengusulkan jadwal mediasi berikutnya. Mediasi dijadwalkan kembali pada Selasa pekan depan, dengan harapan Ruben dapat hadir secara langsung.
Sarwendah Tetap Hadir di Pengadilan
Berbeda dengan Ruben, Sarwendah hadir langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia tiba sekitar pukul 09.37 WIB untuk mengikuti agenda mediasi. Meski agenda tersebut akhirnya tidak berjalan sesuai rencana, Sarwendah memilih memberikan respons singkat dan meminta doa agar proses hukum yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan baik.
“Doain yang terbaik. Semoga semuanya berjalan dengan lancar,” kata Sarwendah.
Ketika ditanya apakah dirinya kecewa karena Ruben tidak hadir dalam mediasi, Sarwendah tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa proses yang sedang dijalani merupakan bagian dari persidangan dan bukan persoalan perasaan pribadi.
“Ini masalah persidangan bukan masalah perasaan,” tegasnya.
Sarwendah Klaim Selalu Hadir Setiap Dipanggil Pengadilan
Sarwendah juga menjelaskan bahwa dirinya berusaha memenuhi setiap panggilan persidangan yang diterima. Bahkan, sebelum berangkat ke pengadilan, ia terlebih dahulu menyelesaikan sejumlah keperluan anak-anaknya.
“Sebagai warga negara yang baik, saya mendapatkan surat ya saya datang,” ujar Sarwendah.
Ia mengatakan telah menyiapkan kebutuhan anak-anaknya pada pagi hari, mengantar mereka ke sekolah, kemudian langsung menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Anterin anak-anak sekolah saya langsung ke sini,” lanjutnya.
Mediasi Akan Dilanjutkan
Dengan ketidakhadiran Ruben, agenda mediasi belum dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pihak Ruben melalui kuasa hukumnya telah menyampaikan alasan ketidakhadiran serta meminta penjadwalan ulang.
Sementara itu, Sarwendah tetap memilih bersikap tenang dan menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme persidangan. Perkara ini selanjutnya akan kembali memasuki agenda mediasi pada Selasa pekan depan, dengan harapan kedua pihak dapat hadir dan proses penyelesaian perkara hak asuh anak dapat berjalan lebih lanjut.
Sumber: Liputan6.com
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







