Jurnal Pelopor — Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, menyebut bahwa Jose Mourinho bakal kembali menangani Real Madrid. Saat ini, Mourinho dan pihak manajemen Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dan akan segera menandatangani kontrak resmi.
Rumor mengenai kembalinya (comeback) Mourinho ke Santiago Bernabeu sebenarnya sudah berembus sejak beberapa pekan terakhir. Pelatih yang dijuluki The Special One tersebut dianggap sebagai sosok paling ideal untuk mendongkrak kembali performa El Real.
“BREAKING: Jose Mourinho kembali ke Real Madrid,” tulis Fabrizio Romano di akun X pribadinya, Senin (18/5/2026).
“Semua persyaratan telah disepakati secara verbal antara Jose Mourinho dan Real Madrid, tinggal menunggu penandatanganan seluruh dokumen resmi. The Special One kembali,” lanjutnya.
Jose Mourinho dikabarkan bakal menandatangani kontrak berdurasi dua musim bersama Real Madrid. Ia dijadwalkan tiba di Madrid setelah laga terakhir Real Madrid pada musim ini melawan Athletic Bilbao pada pekan ke-38 La Liga, 24 Mei mendatang.
Florentino Perez Pilih Mourinho
Menurut sejumlah laporan media Spanyol, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memang menjadikan Mourinho sebagai pilihan utama untuk menggantikan Alvaro Arbeloa di kursi pelatih kepala.
Negosiasi antara kedua belah pihak disebut berlangsung intens dalam beberapa hari terakhir. Mourinho pun diyakini sangat antusias untuk kembali ke klub yang pernah ditanganinya pada periode 2010 hingga 2013 tersebut.
Kala itu, Mourinho dikenal sebagai sosok yang sukses mengembalikan mental kompetitif Real Madrid di tengah dominasi Barcelona era Pep Guardiola. Kini, 13 tahun berselang, Madrid kembali memanggil jasanya di tengah situasi internal klub yang sedang tidak stabil.
Real Madrid Sedang Krisis
Sejak menjuarai Liga Champions pada tahun 2024, performa Real Madrid terus mengalami penurunan. Los Blancos gagal meraih trofi bergengsi dalam dua musim terakhir meskipun sudah melakukan beberapa kali pergantian pelatih. Nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Arbeloa dinilai belum mampu mengembalikan Madrid ke level terbaiknya.
Tak hanya soal prestasi di lapangan, suasana ruang ganti tim juga dikabarkan mulai memanas. Ketegangan internal meningkat drastis dalam beberapa bulan terakhir. Puncaknya terjadi saat Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde dikabarkan terlibat perselisihan serius beberapa pekan lalu.
Situasi pelik inilah yang membuat Florentino Perez merasa Real Madrid membutuhkan sosok pemimpin dengan karakter kuat untuk mengembalikan kedisiplinan serta mental juara tim.
Tantangan Besar Menanti Mourinho
Mourinho diyakini dipilih bukan hanya karena faktor nostalgia masa lalu. Pengalaman, karisma, dan kemampuannya yang tegas dalam mengendalikan ruang ganti menjadi alasan utama mengapa Madrid kembali meliriknya.
Namun, tugas yang menanti pelatih asal Portugal itu jelas tidak mudah. Ia datang ke Bernabeu saat tim sedang mengalami krisis identitas, tekanan publik yang tinggi, serta tuntutan besar untuk segera kembali merajai kompetisi Eropa. Kini publik Santiago Bernabeu menunggu: apakah Jose Mourinho mampu menghidupkan kembali kejayaan Real Madrid untuk kedua kalinya?
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







