• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Alasan Rupiah Sulit Menguat Seperti Era Habibie Terungkap.

Rupiah menyentuh Rp17.669 per dolar AS akibat sentimen eksternal dan domestik yang menekan aset pasar negara berkembang.

musa by musa
19/05/2026
in Jurnal
0
habibie
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Pada Senin (18/5/2026), mata uang Garuda bahkan menyentuh level Rp17.669 per dolar AS.

Pelemahan rupiah tersebut dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang menekan aset-aset berisiko di pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia.

Situasi ini mengingatkan publik pada krisis moneter yang pernah terjadi pada akhir tahun 1990-an. Kala itu, nilai tukar rupiah sempat anjlok hingga menembus level Rp17.000 per dolar AS pada masa reformasi setelah runtuhnya era Orde Baru.

Dalam periode krisis tersebut, nilai tukar rupiah perlahan berhasil pulih di bawah pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie. Pada saat itu, rupiah bahkan sempat menguat tajam hingga berada di kisaran Rp6.500 per dolar AS.

Sorotan terhadap Era B.J. Habibie

Keberhasilan pemulihan ekonomi pada masa B.J. Habibie pun kembali menjadi sorotan di tengah keterpurukan nilai tukar rupiah saat ini. Tidak sedikit masyarakat yang berharap kondisi serupa dapat terulang, sehingga nilai tukar rupiah bisa kembali menguat setelah terus-menerus berada di bawah tekanan pasar global.

Meski demikian, para ekonom mengingatkan bahwa kondisi struktur ekonomi global dan domestik saat ini sudah jauh berbeda dibanding era krisis tahun 1998 silam. Karena itu, muncul pertanyaan besar di kalangan publik: mungkinkah rupiah kembali menguat ke level sekondusif masa pemerintahan B.J. Habibie?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #RupiahMelemah #KursRupiah #DolarAS #EkonomIndonesia #PasarKeuangan #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi
Previous Post

BPA Kejaksaan Lelang Barang Sitaan Murah Hingga Mahal.

Next Post

Empat Jurnalis Indonesia Dicegat Israel Saat Menuju Gaza.

musa

musa

Related Posts

cerdas cermat
Nasional

MPR Pastikan Final Cerdas Cermat Kalbar Tidak Diulang.

19/05/2026
jurnalis
World

Empat Jurnalis Indonesia Dicegat Israel Saat Menuju Gaza.

19/05/2026
kejaksaan
Nasional

BPA Kejaksaan Lelang Barang Sitaan Murah Hingga Mahal.

19/05/2026
jose
Olahraga

Jose Mourinho Segera Teken Kontrak Dengan Real Madrid.

19/05/2026
john herdman
Olahraga

John Herdman Prioritaskan Pemain Muda Untuk Timnas Indonesia.

19/05/2026
cristiano ronaldo
Olahraga

Cristiano Ronaldo Berpeluang Raih Dua Gelar Akhir Pekan.

16/05/2026
Next Post
jurnalis

Empat Jurnalis Indonesia Dicegat Israel Saat Menuju Gaza.

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.