Jurnal Pelopor – Sebuah acara hajatan warga di Karangasem, Desa Dempel, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendadak ricuh setelah aksi saweran seorang pria kepada pemandu lagu atau Lady Companion (LC) memicu kemarahan warga. Peristiwa yang disebut terjadi pada Minggu (20/9/2026) tersebut terekam dalam video dan kemudian viral di media sosial.
Keributan bermula ketika seorang pria dari luar daerah datang ke acara hajatan dengan membawa seorang pemandu lagu. Keduanya kemudian berada di lokasi acara yang tengah berlangsung dan pria tersebut mengajak sang pemandu lagu naik ke atas panggung untuk bernyanyi.
Suasana yang sebelumnya berjalan seperti biasa berubah ketika aksi saweran dilakukan.
Aksi Saweran Picu Kemarahan
Berdasarkan informasi yang beredar, pria tersebut memberikan uang kepada pemandu lagu saat berada di atas panggung. Namun, aksi itu diduga dilakukan dengan menyelipkan uang ke bagian dada atau pakaian sang pemandu lagu.
Tindakan tersebut kemudian memancing reaksi dari pemilik hajatan dan sejumlah warga yang berada di lokasi. Mereka menilai aksi tersebut tidak pantas dilakukan dalam acara hajatan yang dihadiri banyak tamu.
Ketegangan pun mulai terjadi di sekitar panggung. Teguran yang muncul kemudian berkembang menjadi keributan hingga membuat suasana hajatan menjadi kacau.
Berujung Saling Pukul
Situasi semakin memanas hingga terjadi perkelahian. Pria yang membawa pemandu lagu tersebut dilaporkan menjadi sasaran kemarahan warga dan sempat dipukul.
Sementara itu, sang pemandu lagu juga ikut terkena imbas ketika berusaha membela pria tersebut. Keributan yang terjadi membuat perhatian para tamu hajatan tertuju ke lokasi kejadian.
Video yang merekam momen keributan tersebut kemudian beredar di media sosial dan mendapat perhatian warganet.
Berawal Dari Saweran, Berakhir Ricuh
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena aksi yang awalnya berlangsung di atas panggung justru berujung pada keributan antarwarga dan tamu hajatan.
Hajatan yang seharusnya menjadi momen berkumpul dan merayakan kebahagiaan pun sempat terganggu akibat insiden tersebut.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat agar setiap orang yang menghadiri acara warga tetap menjaga sikap dan menghormati norma serta suasana yang berlaku di lokasi, sehingga hiburan dalam sebuah hajatan tidak berubah menjadi persoalan yang memicu keributan.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






