Jurnal Pelopor – Hujan deras disertai angin kencang mirip puting beliung menyebabkan atap bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, ambruk total pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Seluruh struktur atap berbahan galvalum roboh dan terlempar ke samping hingga menimpa jaringan kabel listrik PLN. Peristiwa tersebut membuat aliran listrik di wilayah sekitar sempat padam.
Bangunan Baru Belum Sempat Beroperasi
Berdasarkan keterangan penjaga gedung, ambruknya atap terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.
Ironisnya, bangunan SPPG itu baru selesai dibangun sekitar dua bulan lalu dan belum sempat beroperasi secara resmi. Gedung tersebut sedianya disiapkan sebagai dapur untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan diperkirakan menyebabkan kerugian materiil mencapai Rp150 juta.
Polisi Amankan Lokasi dan Koordinasi dengan PLN
Setelah kejadian, personel Polsek Kedungbanteng langsung mengamankan lokasi dan memasang pembatas agar warga tidak mendekati area berbahaya.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk menangani jaringan kabel listrik yang tertimpa material atap.
Selain itu, penyelidikan dilakukan guna memastikan penyebab ambruknya bangunan. Petugas akan mendalami apakah kerusakan terjadi murni akibat cuaca ekstrem atau terdapat faktor lain, termasuk kemungkinan masalah pada kualitas konstruksi.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena bangunan yang disiapkan untuk mendukung program MBG tersebut mengalami kerusakan sebelum sempat digunakan.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






