Jurnal Pelopor – Jurnal Pelopor turut berduka cita atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia. Bencana tersebut menyebabkan ratusan korban jiwa dan luka-luka. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat kepanikan warga saat guncangan gempa berlangsung. Banyak warga tampak berada di sekitar bangunan ketika material bangunan berjatuhan dan menimpa beberapa warga yang berada di luar.
Warga Panik Saat Guncangan Terjadi
Detik-detik gempa yang terekam dalam video memperlihatkan situasi yang berlangsung begitu cepat. Warga berusaha menyelamatkan diri ketika bangunan dan benda-benda di sekitarnya mulai berguncang.
Namun, berada di luar bangunan ternyata tidak selalu berarti lebih aman. Material dari bangunan yang mengalami kerusakan dapat jatuh secara tiba-tiba dan membahayakan orang-orang yang berada di bawah atau di dekatnya.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa kepanikan justru dapat meningkatkan risiko ketika gempa terjadi. Keputusan untuk langsung berlari keluar saat guncangan masih berlangsung perlu dipertimbangkan dengan melihat kondisi di sekitar.
Kenali Prinsip Drop, Cover, and Hold On
Saat berada di dalam bangunan ketika gempa mengguncang, masyarakat dianjurkan menerapkan prinsip Drop, Cover, and Hold On atau merunduk, berlindung, dan bertahan.
Merunduk dilakukan untuk menjaga keseimbangan agar tidak mudah terjatuh. Setelah itu, berlindunglah di bawah meja atau tempat kokoh yang dapat memberikan perlindungan dari benda yang jatuh. Lindungi kepala dan leher, kemudian bertahan pada tempat perlindungan tersebut hingga guncangan berhenti.
Hindari berdiri di dekat jendela, kaca, lemari, atau benda lain yang berpotensi roboh. Jangan pula menggunakan lift selama kondisi darurat berlangsung.
Evakuasi Jika Bangunan Mulai Runtuh
Meski demikian, situasi setiap bangunan bisa berbeda. Jika bangunan mengalami kerusakan berat, mulai runtuh, atau kondisi di dalam sudah tidak memungkinkan untuk bertahan, keselamatan harus menjadi prioritas.
Apabila jalur keluar masih aman, segera lakukan evakuasi dengan tetap berhati-hati. Setelah berhasil keluar, jauhi bangunan, kaca, tiang, papan reklame, serta kabel listrik yang berpotensi jatuh.
Masyarakat juga diimbau tidak kembali memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Harapan Untuk Para Korban
Gempa tersebut kembali menunjukkan betapa cepatnya sebuah bencana dapat mengubah situasi. Video yang beredar juga menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan pengetahuan mengenai tindakan saat gempa sangat penting untuk mengurangi risiko korban.
Jurnal Pelopor menyampaikan duka cita kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Semoga warga yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan para korban luka mendapatkan pertolongan serta perawatan terbaik.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







