Jurnal Pelopor — Warga Perumahan Bumi Mentari, Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, dibuat geger dengan kemunculan tanaman berbau menyengat yang tumbuh di sebuah rumah mangkrak di lingkungan mereka. Aroma tidak sedap yang awalnya dikira berasal dari bangkai hewan ternyata berasal dari tanaman suweg, kerabat dekat bunga bangkai yang dikenal memiliki bau khas menyerupai daging membusuk.
Penemuan tanaman tersebut pertama kali disadari oleh seorang warga bernama Vika Nisaul Fajri yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Ia mengaku sempat kebingungan mencari sumber bau menyengat yang tercium di sekitar rumahnya selama beberapa waktu.
Awalnya, Vika menduga bau tersebut berasal dari tumpukan sampah yang belum sempat dibuang di depan rumah. Namun, setelah ditelusuri bersama suaminya, sumber aroma ternyata berasal dari sebuah tanaman unik yang tumbuh di antara rumpun pohon pisang di lahan kosong bekas pembangunan rumah yang tidak pernah selesai.
Dikira Bangkai Hewan
Vika mengaku terkejut saat mengetahui bau menyengat tersebut berasal dari tumbuhan, bukan bangkai hewan seperti yang ia bayangkan sebelumnya.
Bentuk tanaman yang tidak biasa serta aroma tajam yang ditimbulkannya membuat dirinya segera mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam sebelum membagikannya ke media sosial.
Setelah mencari informasi melalui kecerdasan buatan dan membaca berbagai komentar dari warganet, ia mengetahui bahwa tanaman tersebut merupakan suweg atau memiliki nama ilmiah Amorphophallus paeoniifolius, yang masih satu keluarga dengan bunga bangkai.
Meski memiliki hubungan kekerabatan dengan bunga bangkai raksasa, ukuran suweg umumnya jauh lebih kecil dan sering ditemukan tumbuh liar di daerah yang masih memiliki tingkat kesuburan tanah tinggi.
Sebelumnya Ada Monyet dan Ular Piton
Yang membuat warga semakin heran, kemunculan tanaman tersebut bukanlah kejadian unik pertama yang terjadi di lingkungan mereka.
Beberapa waktu sebelumnya, kawasan tersebut sempat dihebohkan dengan kemunculan monyet liar yang berkeliaran hingga mencakar sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar perumahan.
Tak lama setelah itu, warga kembali dibuat resah oleh kemunculan ular piton yang memangsa ayam peliharaan milik penduduk sekitar.
Rangkaian kejadian tersebut membuat Vika berseloroh mempertanyakan sebenarnya dirinya tinggal di kawasan seperti apa.
“Ini sebenarnya saya tinggal di mana sih?” ujarnya sambil tertawa mengingat berbagai kejadian tidak biasa yang terjadi di lingkungannya dalam beberapa waktu terakhir.
Lingkungan Masih Asri dan Subur
Menurut Vika, kondisi lingkungan tempat tinggalnya memang masih tergolong asri meskipun pembangunan perumahan terus berkembang di wilayah tersebut.
Di sekitar kawasan masih banyak ditemukan kebun warga, pepohonan besar, hingga lahan kosong yang ditumbuhi berbagai tanaman seperti pisang, terong, cabai, dan daun salam.
Lokasi tempat tumbuhnya tanaman suweg sendiri berada di sebuah lahan kosong bekas pembangunan rumah yang mangkrak. Di lokasi tersebut hanya terdapat fondasi dan sebagian dinding bangunan tanpa atap yang kemudian ditumbuhi berbagai vegetasi liar.
Keberadaan tanah yang masih subur diduga menjadi salah satu faktor yang memungkinkan tanaman suweg tumbuh secara alami di kawasan tersebut.
Pertama Kali Terjadi
Menariknya, warga yang telah tinggal puluhan tahun di kawasan tersebut mengaku baru pertama kali melihat tanaman semacam itu tumbuh di lingkungan mereka.
Beberapa tetangga yang telah menetap sejak wilayah tersebut masih berupa kebun pun mengaku tidak pernah mendengar cerita mengenai kemunculan bunga suweg sebelumnya.
Hal itu membuat penemuan tanaman berbau khas tersebut menjadi perbincangan hangat di lingkungan perumahan dan media sosial.
Kini, tanaman tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar yang penasaran ingin melihat langsung tumbuhan unik yang sempat membuat satu lingkungan sibuk mencari sumber bau misterius tersebut.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







