Jurnal Pelopor — Direktur Utama PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Arief Widyawan Sidarto, menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan tambang tembaga dan emas tersebut dengan membeli 1,6 juta lembar saham pada 30 Juni 2026. Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp3.105 per saham dan menjadi sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pembelian saham tersebut meningkatkan total kepemilikan Arief dari sebelumnya 79.056.600 saham menjadi 80.656.600 saham. Dengan penambahan tersebut, porsi hak suara yang dimilikinya juga meningkat menjadi 0,111 persen dari total saham yang beredar.
Aksi korporasi ini langsung menarik perhatian pelaku pasar karena dilakukan oleh orang nomor satu di perusahaan, terutama di tengah dinamika industri pertambangan dan pengolahan mineral dalam negeri yang terus berkembang.
Transaksi Dilakukan untuk Investasi Pribadi
Manajemen menjelaskan bahwa pembelian saham tersebut dilakukan secara langsung oleh Arief Widyawan Sidarto sebagai bagian dari investasi pribadi. Tidak terdapat informasi bahwa transaksi dilakukan melalui program kepemilikan saham manajemen ataupun skema korporasi lainnya.
Langkah tersebut sering kali dipandang sebagai bentuk keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis perusahaan yang dipimpinnya. Dalam dunia pasar modal, aksi pembelian saham oleh direksi atau komisaris umumnya menjadi perhatian investor karena dapat mencerminkan optimisme terhadap kinerja perusahaan pada masa mendatang.
Dengan tambahan kepemilikan tersebut, Arief tetap menjadi salah satu pemegang saham individu terbesar di lingkungan internal perusahaan.
Laba Bersih Berbalik Positif
Penambahan kepemilikan saham oleh Direktur Utama AMMN terjadi di tengah perbaikan signifikan kinerja keuangan perusahaan sepanjang kuartal pertama 2026.
Amman Mineral membukukan laba bersih sebesar 163 juta dolar Amerika Serikat dengan margin keuntungan mencapai 20 persen. Capaian tersebut berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya ketika perusahaan masih mencatatkan kerugian sebesar 138 juta dolar AS.
Perbaikan kinerja tersebut didorong oleh perubahan model penjualan perusahaan yang sejak awal 2025 lebih fokus menjual produk logam jadi seperti katoda tembaga dan emas murni dibandingkan hanya menjual konsentrat seperti pada tahun sebelumnya.
Selain itu, izin ekspor sementara untuk konsentrat yang diperoleh pada akhir Oktober 2025 turut memberikan fleksibilitas operasional bagi perusahaan selama proses peningkatan kapasitas smelter berlangsung.
Penjualan Tembaga dan Emas Melonjak
Pada kuartal pertama 2026, Amman Mineral berhasil membukukan penjualan bersih sebesar 808 juta dolar AS. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan katoda tembaga senilai 391 juta dolar AS, emas murni sebesar 82 juta dolar AS, serta penjualan konsentrat senilai 334 juta dolar AS.
Peningkatan penjualan tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan proses transisi menuju hilirisasi mineral sekaligus memanfaatkan momentum perbaikan harga komoditas global.
Stabilnya proses peningkatan kapasitas smelter juga menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan pendapatan perusahaan pada awal tahun ini.
Target Produksi Ambisius pada 2026
Untuk sepanjang 2026, AMMN menargetkan produksi sekitar 900 ribu metrik ton kering konsentrat yang diperkirakan mengandung sekitar 220 ribu ton tembaga dan 579 ribu ons emas.
Sebanyak 500 ribu metrik ton konsentrat diproyeksikan berasal dari fasilitas pengolahan yang sudah ada, sementara 400 ribu metrik ton lainnya diharapkan berasal dari fasilitas baru yang saat ini masih dalam tahap komisioning.
Manajemen mengakui proses peningkatan kapasitas fasilitas baru memiliki tantangan tersendiri. Namun, perusahaan optimistis target tersebut dapat dicapai seiring semakin stabilnya operasional smelter dan fasilitas pengolahan lainnya.
Dengan kinerja yang terus membaik serta aksi pembelian saham oleh Direktur Utama, pasar kini menantikan apakah AMMN mampu mempertahankan momentum pertumbuhan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan tambang terintegrasi terbesar di Indonesia.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







