Jurnal Pelopor — Penyerang muda Manchester United, Benjamin Sesko, akhirnya buka suara soal perjalanan musim pertamanya bersama Setan Merah. Striker asal Slovenia itu mengaku menikmati tantangan bermain di Premier League sekaligus merasa semakin nyaman di bawah arahan Michael Carrick. Dalam wawancaranya bersama Give Me Sport, Sesko juga bercerita soal suasana ruang ganti MU hingga sosok idolanya, Zlatan Ibrahimovic.
Musim 2025/2026 memang menjadi awal baru bagi Manchester United. Setelah sempat terseok-seok bersama Ruben Amorim, performa Setan Merah perlahan membaik usai Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih. Hasilnya pun cukup memuaskan. MU berhasil finis di posisi ketiga klasemen Premier League dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Benjamin Sesko Mulai Menemukan Tempatnya
Benjamin Sesko menjadi satu di antara pemain yang tampil cukup menonjol musim ini. Didatangkan dari RB Leipzig dengan harga fantastis mencapai 73,7 juta poundsterling atau sekitar Rp1,6 triliun, Sesko perlahan mampu menjawab ekspektasi publik Old Trafford.
Pada musim debutnya, striker berusia 22 tahun itu tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak 11 gol plus satu assist. Catatan tersebut dianggap cukup menjanjikan mengingat Premier League dikenal sebagai liga yang sangat keras bagi pemain baru.
Sesko mengaku dirinya memang sudah lama memimpikan bermain untuk Manchester United. Ia menyebut proses kepindahannya bukan keputusan mendadak, melainkan hasil pendekatan panjang yang dilakukan klub selama beberapa tahun terakhir.
“Semuanya dimulai beberapa tahun lalu. Mereka benar-benar menginginkan saya dan saya juga ingin datang ke sini. Saya ingin menantang diri sendiri,” ujar Sesko.
Ia juga mengaku langsung merasakan aura besar Manchester United saat pertama kali tiba di Old Trafford.
“Begitu masuk stadion dan melihat sekeliling, rasanya luar biasa. Sulit dijelaskan dengan kata-kata,” lanjutnya.
Michael Carrick Bawa Perubahan Besar
Kehadiran Michael Carrick sebagai pelatih baru ternyata memberikan dampak besar bagi suasana tim. Sesko menilai Carrick berhasil menciptakan atmosfer yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pemain.
Menurutnya, bukan hanya Carrick, tetapi seluruh staf pelatih punya peran penting dalam membantu para pemain berkembang.
“Bukan hanya dia, tetapi seluruh tim pelatih membantu kami berkembang dalam banyak aspek,” kata Sesko.
Selain taktik, Carrick juga disebut berhasil membangun hubungan antarpemain menjadi lebih solid. Para pemain MU kini lebih sering menghabiskan waktu bersama di luar lapangan.
“Kami sering makan malam bersama dan itu membuat hubungan kami semakin dekat,” ungkap Sesko.
Adaptasi Sulit di Premier League
Meski tampil cukup baik, Sesko mengakui beradaptasi dengan Premier League bukan perkara mudah. Ia menyebut tempo permainan di Inggris jauh lebih cepat dibanding liga lain.
“Tantangan terbesar adalah kecepatan permainan. Di sini semuanya berjalan sangat cepat dan setiap pertandingan memaksa saya berpikir lebih cepat,” ujarnya.
Namun, tekanan besar sebagai striker Manchester United justru membuat Sesko semakin termotivasi.
“Saya menikmati tekanan. Jika ada tekanan, berarti Anda melakukan sesuatu yang penting,” katanya.
Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi
Di akhir wawancara, Sesko juga mengungkap sosok pemain yang paling menginspirasinya sejak kecil. Nama Zlatan Ibrahimovic menjadi jawaban utamanya.
Menurut Sesko, Ibrahimovic adalah striker yang memiliki segalanya. Mulai dari teknik, kekuatan, hingga kemampuan mencetak gol spektakuler.
“Saya mengagumi Ibrahimovic karena dia luar biasa. Saya sering mencoba meniru gerakannya saat bermain di jalan atau di kebun,” ujar Sesko sambil tersenyum.
Kini, Sesko berharap bisa terus berkembang bersama Manchester United dan membantu klub kembali bersaing meraih gelar juara dalam beberapa musim ke depan.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







