• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Cerita Prabowo di Balik Lahirnya Kopdes Merah Putih

Prabowo mengungkap gagasan Koperasi Desa Merah Putih lahir dari pengalaman melihat kemiskinan dan kelaparan saat bertugas sebagai prajurit.

musa by musa
13/07/2026
in Jurnal
0
merah putih
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Presiden Prabowo Subianto mengungkap kisah di balik lahirnya gagasan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang kini menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Menurut Prabowo, ide tersebut bukan muncul ketika dirinya menjabat sebagai kepala negara, melainkan telah tertanam sejak puluhan tahun lalu saat masih aktif sebagai prajurit TNI. Pengalaman bertugas di berbagai pelosok Indonesia dan menyaksikan langsung kondisi masyarakat desa yang hidup dalam kemiskinan serta kelaparan menjadi titik awal lahirnya gagasan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu instrumen paling efektif untuk memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa.

Berawal dari Pengalaman di Medan Tugas

Prabowo menceritakan bahwa ketika masih bertugas sebagai tentara, dirinya kerap ditempatkan di daerah-daerah terpencil, mulai dari desa hingga wilayah pegunungan.

Dalam penugasan yang berlangsung selama berbulan-bulan tersebut, ia mengaku menyaksikan secara langsung kondisi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan. Bahkan, menurutnya, tidak sedikit warga yang mengalami kelaparan hingga meninggal dunia karena kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam dan membuatnya berpikir mengenai solusi jangka panjang agar masyarakat desa memiliki kekuatan ekonomi yang mampu menopang kehidupan mereka sendiri.

Koperasi Dinilai Jadi Jalan Keluar

Dari pengalaman itu, Prabowo menyimpulkan bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi juga membutuhkan lembaga ekonomi yang mampu memperkuat masyarakat secara mandiri.

Menurutnya, koperasi merupakan wadah yang paling sesuai karena dibangun atas asas kebersamaan dan gotong royong.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa membangun koperasi dalam skala nasional bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan dukungan kebijakan, kewenangan, serta keberpihakan pemerintah agar koperasi mampu berkembang dan memberikan akses pembiayaan bagi masyarakat kecil.

Setelah Menjadi Presiden

Setelah dipercaya memimpin Indonesia, Prabowo mengaku kembali mendapatkan berbagai laporan mengenai kondisi petani yang masih menghadapi persoalan klasik.

Ia menyoroti fakta bahwa petani baru memperoleh pendapatan setelah masa panen sekitar 100 hari. Selama menunggu panen, banyak di antara mereka yang terpaksa meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, hingga pengobatan.

Ironisnya, pinjaman tersebut sering kali berasal dari rentenir atau lintah darat dengan bunga yang sangat tinggi sehingga membuat petani semakin sulit keluar dari jerat utang.

Kondisi itulah yang menurut Prabowo semakin menguatkan keyakinannya bahwa desa membutuhkan lembaga keuangan berbasis koperasi yang mampu menyediakan pinjaman berbunga rendah.

Penghapusan Utang Petani hingga Kopdes Merah Putih

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil, Prabowo menyebut salah satu kebijakan awal pemerintahannya adalah menghapus utang jutaan petani.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keadilan ekonomi, mengingat selama ini banyak pelaku usaha besar yang juga memiliki utang dalam jumlah besar tetapi mendapatkan berbagai kemudahan.

Prabowo menegaskan bahwa petani juga berhak memperoleh akses pembiayaan yang murah dan mudah melalui koperasi.

Karena itulah pemerintah menggagas pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Target Menjangkau Seluruh Desa

Prabowo menjelaskan bahwa jumlah koperasi yang direncanakan disesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan di Indonesia yang mencapai sekitar 81.000 wilayah.

Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh akses pinjaman berbunga rendah, tetapi juga mendapatkan berbagai layanan ekonomi lainnya.

Selain menjadi lembaga simpan pinjam, Kopdes Merah Putih juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi berbagai barang subsidi pemerintah agar penyalurannya lebih tepat sasaran sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan.

Perkuat Ekonomi dari Desa

Pemerintah menilai penguatan koperasi desa merupakan bagian penting dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih merata.

Dengan memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa, diharapkan kesejahteraan petani, nelayan, pelaku UMKM, dan kelompok masyarakat kecil lainnya dapat meningkat secara berkelanjutan.

Bagi Prabowo, koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan instrumen pemberdayaan rakyat yang lahir dari pengalaman panjang melihat langsung kehidupan masyarakat di pelosok negeri. Gagasan yang telah dipikirkannya sejak masih menjadi prajurit itu kini diwujudkan sebagai salah satu program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Prabowo #KopdesMerahPutih #Koperasi #EkonomiDesa #Indonesia #HariKoperasi #Pemerintah
Previous Post

Vietnam Perluas Wisata Halal demi Gaet Wisatawan Muslim

Next Post

Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Melukai Anak

musa

musa

Related Posts

orang tua
Health

Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Melukai Anak

13/07/2026
Wisata Halal
World

Vietnam Perluas Wisata Halal demi Gaet Wisatawan Muslim

13/07/2026
Marc Marquez
Olahraga

Tak Tersentuh! Marc Marquez Kembali Taklukkan Sachsenring

13/07/2026
Venezuela
World

Venezuela Tagih 30 Ton Emas dari Inggris untuk Korban Gempa

11/07/2026
jampidsus
Nasional

Jampidsus: Pemberkasan Kasus BGN Harus Segera Dituntaskan

11/07/2026
istana
Nasional

Istana Tanggapi Sorotan Penggeledahan Polri dan Penjagaan TNI

11/07/2026
Next Post
orang tua

Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Melukai Anak

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.