• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran ambruk tak lama setelah diresmikan. Sejumlah orang sempat terjatuh, namun tidak ada korban jiwa.

musa by musa
01/09/2026
in Nasional
0
pangandaran
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Jembatan Gantung Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ambruk pada Minggu (30/8/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah jembatan diresmikan dan sempat dilewati Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama sejumlah orang.

Insiden itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, jembatan tiba-tiba mengalami kerusakan ketika sejumlah orang masih berada di atasnya. Beberapa orang bahkan terlihat terjatuh saat konstruksi jembatan ambruk.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bupati Pangandaran Citra Pitriyami juga dilaporkan selamat karena telah berhasil melewati jembatan dan berada di tempat aman ketika insiden terjadi.

Meski demikian, peristiwa tersebut membuat Citra tampak terguncang. Aparat kepolisian kemudian langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah masyarakat mendekati jembatan yang mengalami kerusakan.

Kapolsek Cijulang Iptu Dimas Aditama mengatakan kondisi di lokasi tetap aman dan kondusif. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif,” kata Dimas dalam keterangan yang diterima, Senin (31/8/2026).

Penyebab Ambruk Masih Diselidiki

Jembatan Gantung Pongpet untuk sementara ditutup. Polisi bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi konstruksi guna mengetahui penyebab pasti jembatan tersebut ambruk.

Dugaan awal mengenai kelebihan beban karena banyak orang melintas secara bersamaan belum dapat dipastikan. Pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan teknis sebelum menyimpulkan penyebab kerusakan.

“Penyebab jembatan mengalami kerusakan masih dalam pemeriksaan. Dugaan kelebihan beban akibat banyak orang melintas secara bersamaan belum dapat dipastikan dan masih menunggu pemeriksaan teknis,” ujar Dimas.

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan maupun mendekati jembatan sampai dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kerusakan lanjutan pada bagian konstruksi.

Baru Diresmikan

Peristiwa ini menjadi perhatian karena Jembatan Gantung Pongpet baru saja diresmikan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Jembatan tersebut dibangun sebagai salah satu akses masyarakat Desa Margacinta sekaligus jalur menuju Kampung Budaya Margacinta.

Jembatan memiliki panjang sekitar 60 meter dengan konstruksi berupa tali baja dan lantai papan kayu. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung akses masyarakat sekaligus menunjang aktivitas wisata dan kunjungan menuju kawasan Kampung Budaya Margacinta.

Namun, kerusakan yang terjadi tidak lama setelah peresmian membuat aspek keamanan dan kelayakan konstruksi menjadi perhatian. Pemeriksaan teknis nantinya diharapkan dapat menjelaskan apakah ambruknya jembatan berkaitan dengan kapasitas beban, kondisi material, konstruksi, maupun faktor lainnya.

Untuk sementara, akses menuju jembatan ditutup hingga proses pemeriksaan selesai. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan memastikan kondisi jembatan benar-benar aman sebelum kembali digunakan masyarakat.

Tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut menjadi kabar baik di tengah insiden yang cukup mengejutkan. Meski demikian, evaluasi menyeluruh tetap diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama pada fasilitas publik yang digunakan masyarakat.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Pangandaran #JembatanPongpet #JembatanAmbruk #JawaBarat #BeritaTerkini #BeritaIndonesia #InfoDaerah
Previous Post

Karhutla Belum Reda, Jepang Kirim 3 Helikopter ke RI

Next Post

Rp3,5 Miliar Dibayarkan, Jhon LBF Bantu Ruben Onsu Berdamai

musa

musa

Related Posts

ratusan
Nasional

Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Makan MBG

02/09/2026
daya
Nasional

Daya Beli Petani Hortikultura Turun, Ini Penyebabnya

02/09/2026
polri
Nasional

Polri Usulkan Tambahan Rp66 Triliun untuk Tahun 2027

02/09/2026
lbf
Nasional

Rp3,5 Miliar Dibayarkan, Jhon LBF Bantu Ruben Onsu Berdamai

01/09/2026
helikopter
Nasional

Karhutla Belum Reda, Jepang Kirim 3 Helikopter ke RI

01/09/2026
di
Nasional

114 Rumah Ludes Terbakar di Gambir, 880 Warga Mengungsi

31/08/2026
Next Post
lbf

Rp3,5 Miliar Dibayarkan, Jhon LBF Bantu Ruben Onsu Berdamai

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.