• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Arah Abu Anak Krakatau Berubah Berdasarkan Ketinggian

BMKG mendeteksi dua klaster abu vulkanik Anak Krakatau yang bergerak berbeda akibat dinamika angin di atmosfer.

musa by musa
07/09/2026
in Nasional
0
krakatau
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi perubahan arah pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau seiring dinamika angin di atmosfer. Kondisi tersebut membuat sebaran abu bergerak ke wilayah berbeda pada sejumlah lapisan ketinggian.

Informasi tersebut diperoleh dari analisis BMKG Raden Inten Lampung dengan mengacu pada data Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin serta citra satelit Himawari-9.

Arah Abu Berubah di Tiap Ketinggian

Forecaster On Duty BMKG Raden Inten Lampung, Pebri Surgiansyah, mengatakan pergerakan abu vulkanik Anak Krakatau menunjukkan pola berbeda berdasarkan ketinggiannya.

Berdasarkan SIGMET terbaru yang berlaku pukul 13.39–16.39 WIB, abu yang teramati sekitar pukul 13.10 WIB hingga ketinggian 12.000 kaki bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 5 knot.

Sementara itu, abu vulkanik pada lapisan hingga ketinggian 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 10 knot. Intensitas sebaran abu pada kedua lapisan tersebut masih dilaporkan tetap.

Terbentuk Dua Klaster Sebaran

Analisis BMKG pada pukul 16.00 WIB menemukan dua klaster sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. Data tersebut diperoleh dengan menggabungkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), VAAC Darwin, serta citra RGB Himawari-9.

Klaster pertama terpantau mulai dari permukaan hingga ketinggian sekitar 15.000 kaki. Abu pada lapisan ini bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Jalur sebarannya mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Klaster Kedua Mengarah ke Sumatera

Sementara itu, klaster kedua terpantau mulai dari permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki. Sebaran abu pada lapisan ini bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.

Wilayah yang berada dalam jalur sebaran tersebut antara lain sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Barat. Abu juga terpantau menyebar di kawasan Selat Sunda hingga perairan Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten.

Masyarakat dan Penerbangan Perlu Waspada

Perubahan arah angin membuat pola sebaran abu vulkanik Anak Krakatau dapat berubah secara dinamis. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang berada di jalur sebaran abu serta sektor penerbangan.

BMKG masih memantau perkembangan arah angin dan pergerakan abu vulkanik dengan memanfaatkan data atmosfer serta citra satelit terbaru. Informasi tersebut diperlukan untuk memperbarui pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak seiring perubahan kondisi atmosfer.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AnakKrakatau #BMKG #AbuVulkanik #GunungApi #Erupsi #Vulkanik #InfoBencana #BeritaTerkini
Previous Post

Erupsi Terjadi Bersamaan di Empat Gunung, Apa Penyebabnya?

Next Post

Koalisi Sipil Kritik Vonis Banding Kasus Andrie Yunus

musa

musa

Related Posts

sipil
Nasional

Koalisi Sipil Kritik Vonis Banding Kasus Andrie Yunus

07/09/2026
indonesia
Nasional

Aktivis Malaysia Gelar Demo, Desak Indonesia Atasi Karhutla

05/09/2026
krakatau
Nasional

Getaran Anak Krakatau Terus Terasa, Warga Mulai Mengungsi

05/09/2026
guru
Nasional

CCTV Rekam Adegan Tak Pantas Kepsek dan Guru di Pekalongan

05/09/2026
karhutla
Nasional

BGN Bantah Paksa Siswa Ambil MBG Saat Sekolah Libur Karhutla

05/09/2026
gunung
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi 10 Kali dalam Sehari

05/09/2026
Next Post
sipil

Koalisi Sipil Kritik Vonis Banding Kasus Andrie Yunus

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.