Jurnal Pelopor – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, selama beberapa jam memicu tanah longsor di kawasan permukiman warga Dusun Kaliwadas, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, pada Jumat (30/10/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 10 rumah warga terdampak dan sebuah musala turut terkena material longsoran.
Peristiwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 13.30 WIB. Kondisi tanah yang terus diguyur hujan menyebabkan pergerakan tanah hingga material longsor menerjang rumah-rumah warga sekitar pukul 15.30 WIB.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah merupakan milik Mianto (52), warga Dusun Kaliwadas RT 5 RW 2. Material tanah menghantam bangunan hingga menjebol bagian depan dan samping rumah.
10 Rumah Terdampak, Penghuni Mengungsi
Perangkat Desa Mlaya, Ridho, menjelaskan bahwa rumah milik Mianto dihuni oleh satu keluarga dengan dua anggota keluarga. Akibat kerusakan yang dialami, penghuni rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga yang dianggap lebih aman.
Selain rumah warga, material longsor juga mengenai sebuah musala di lingkungan tersebut. Meski demikian, bagian bangunan musala hanya tertimpa sebagian kecil material tanah.
Ridho memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerusakan bangunan cukup mengkhawatirkan.
“Penghuni rumah sudah mengungsi di tempat tetangga. Meskipun menimbulkan kerusakan bangunan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ungkap Ridho.
Warga Bergotong Royong Bersihkan Material Longsor
Setelah kejadian, pemerintah desa bersama Desa Tangguh Bencana (Destana) Mlaya dan masyarakat setempat langsung melakukan pengecekan ke lokasi terdampak.
Warga juga membantu mengamankan barang-barang milik korban yang masih bisa diselamatkan. Selanjutnya, masyarakat berencana menggelar kerja bakti pada Sabtu (31/10/2026) pagi untuk membersihkan material tanah yang menimpa rumah dan musala.
Upaya pembersihan dilakukan agar lingkungan permukiman dapat kembali aman dan aktivitas warga berangsur normal.
BPBD Imbau Warga Waspada Longsor
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim penghujan.
Menurutnya, bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir berpotensi terjadi ketika hujan deras turun dalam waktu lama.
Masyarakat yang tinggal di kawasan lereng maupun wilayah rawan longsor diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Apabila muncul tanda-tanda pergerakan tanah, warga diimbau segera menjauh dan mencari tempat yang lebih aman.
Kewaspadaan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama ketika curah hujan masih tinggi.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






