Jurnal Pelopor – Seorang kurir ShopeeFood nyaris menjadi korban kecelakaan setelah nekat menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup di JPL 1 Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026) siang. Aksi berbahaya tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pengendara masih berusaha melintas meski palang pintu perlintasan telah ditutup. Sirene peringatan juga terdengar sebagai tanda bahwa kereta api akan segera melintas.
Driver ojol tersebut kemudian ikut menerobos masuk ke area perlintasan. Namun, situasi semakin berbahaya ketika arus kendaraan dari arah berlawanan membuat ruang geraknya menjadi terbatas.
Terjebak di Tengah Perlintasan
Saat berada di sekitar jalur rel, pengemudi tersebut tampak kesulitan untuk segera keluar dari area perlintasan. Di saat bersamaan, rangkaian KA Argo Merbabu (24) melaju melewati jalur tersebut.
Jarak yang sudah sangat dekat membuat situasi berubah menjadi menegangkan. Sepeda motor yang dikendarai kurir itu itu akhirnya terserempet bagian rangkaian kereta.
Beruntung, pengemudi tersebut bergerak cepat menghindar sesaat sebelum benturan terjadi. Ia berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan yang berpotensi fatal.
Pengemudi Selamat, Motor Rusak
Berdasarkan informasi yang beredar, driver ojol tersebut dipastikan selamat dan tidak mengalami luka serius. Sementara sepeda motornya mengalami kerusakan setelah terserempet rangkaian kereta.
Peristiwa tersebut pun menjadi perhatian setelah rekamannya menyebar luas di media sosial. Banyak pengguna jalan kembali diingatkan mengenai bahaya menerobos perlintasan kereta api, terlebih ketika palang sudah ditutup dan sirene telah berbunyi.
Diingatkan untuk Utamakan Keselamatan
Kejadian di JPL 1 Cikampek ini menjadi pengingat bahwa beberapa detik menunggu kereta melintas jauh lebih aman dibanding mengambil risiko menerobos palang perlintasan.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas ketika sistem keselamatan perlintasan sudah memberikan peringatan.
Pengendara diimbau untuk berhenti sebelum palang, tidak memaksakan diri melewati perlintasan, serta kembali melanjutkan perjalanan setelah kereta benar-benar lewat dan palang dibuka. Keselamatan harus menjadi prioritas, karena keputusan terburu-buru di perlintasan kereta api dapat berakibat fatal.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






