• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home daerah

Ombak 5 Meter Terjang Pantai Gunungkidul, 11 Perahu Rusak

Gelombang 5 meter menerjang pantai selatan Gunungkidul, merusak 11 perahu nelayan dan satu warung hingga terdampak.

musa by musa
11/08/2026
in daerah
0
ombak
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Gelombang tinggi menerjang sejumlah kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (11/8/2026). Ombak besar yang mencapai sekitar 4 hingga 5 meter tersebut merusak sejumlah perahu nelayan di kawasan Pantai Baron dan Pelabuhan Gesing. Sementara itu, satu warung kecil di Pantai Jungwok juga mengalami kerusakan ringan setelah air laut menerjang hingga ke daratan.

Kondisi gelombang tinggi mulai terasa sejak Senin (10/8/2026) dan mencapai puncaknya pada Selasa pagi. Besarnya ombak membuat aktivitas nelayan di sejumlah kawasan pesisir terpaksa dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Belasan Perahu Terdampak Ombak Besar

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono, mengatakan gelombang besar menghantam perahu-perahu nelayan yang sebelumnya telah diamankan di kawasan sebelah barat dam.

Sedikitnya 11 perahu terdampak di kawasan Pantai Baron. Dari jumlah tersebut, empat perahu mengalami kerusakan cukup parah, sedangkan tujuh lainnya mengalami kerusakan ringan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Petugas yang berada di lokasi kemudian berkoordinasi dengan para nelayan untuk melakukan evakuasi dan mengamankan perahu yang terdampak.

Tak hanya rusak, salah satu perahu di kawasan Pantai Baron juga sempat terseret ombak hingga tenggelam. Beruntung, perahu tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas bersama para nelayan.

Sementara di Pelabuhan Gesing, sejumlah perahu juga dilaporkan mengalami kerusakan. Pendataan terhadap jumlah kerusakan dan dampak yang ditimbulkan masih dilakukan petugas.

Air Laut Sampai ke Warung Pantai Jungwok

Gelombang tinggi juga terasa di kawasan Pantai Jungwok. Air laut bahkan sempat mencapai daratan dan mengenai area warung milik warga.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan satu warung kecil yang berada di pinggir pantai mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan tersebut relatif terbatas karena warga dan pedagang telah mendapat peringatan mengenai potensi gelombang tinggi. Para pedagang pun lebih dulu mengamankan barang dagangan mereka ke lokasi yang lebih aman.

Langkah antisipasi itu membuat dampak gelombang tinggi terhadap aktivitas warga tidak terlalu besar. Nelayan juga telah diminta untuk tidak melaut dan memindahkan perahu ke tempat yang lebih aman.

Warga Diminta Tetap Waspada

Fenomena gelombang tinggi sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat pesisir selatan Gunungkidul. Warga setempat telah terbiasa melakukan berbagai langkah antisipasi ketika kondisi laut mulai memburuk.

Namun, masyarakat tetap diminta tidak menganggap remeh kondisi tersebut. BMKG memperkirakan gelombang tinggi di perairan selatan DIY masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan, dengan ketinggian sekitar 2,5 hingga 4 meter.

Kondisi gelombang diperkirakan mulai menurun setelah puncaknya pada Selasa. Meski demikian, potensi peningkatan kembali masih perlu diwaspadai, terutama pada Kamis (13/8/2026) malam hingga Jumat (14/8/2026) siang.

Petugas pun mengimbau nelayan, pedagang, warga, dan wisatawan untuk menjauh dari bibir pantai ketika gelombang kembali meninggi. Informasi cuaca dan peringatan dini juga perlu terus dipantau agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal.

Bagi warga pesisir Gunungkidul, kondisi ini menjadi pengingat bahwa laut selatan memang memiliki karakter ombak yang kuat. Kewaspadaan dan kesiapan menjadi kunci agar gelombang tinggi tidak menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Gunungkidul #GelombangTinggi #PantaiSelatan #Nelayan #PantaiBaron #BeritaTerkini #BeritaViral #JurnalPelopor
Previous Post

Miris! Ayat Al-Qur’an Ditukar Dengan Sebotol Miras Newport

musa

musa

Related Posts

anwar
daerah

Kiai Anwar Zahid Alami Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya

11/08/2026
palang
daerah

Mahasiswa di Sleman Rusak Palang Kereta dan Tantang Petugas

10/08/2026
kasun
daerah

Rumah Kasun Dihancurkan Mantan Istri, Diduga Soal Gono-Gini

10/08/2026
babat
daerah

Kebakaran Hebat di Babat-Widang, Diduga Akibat Ledakan LPG

08/08/2026
berlubang
daerah

Hindari Jalan Berlubang, Mobil BGN Dan Dump Truk Bertabrakan

08/08/2026
sedan
daerah

Detik-Detik Sedan Putih Hantam Minimarket Terekam CCTV

08/08/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.