• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Politics

Mahfud MD Sebut Febrie Berpeluang Menang Praperadilan

Mahfud MD menilai Febrie Adriansyah berpeluang menang praperadilan karena adanya dugaan celah hukum dalam penyidikan.

musa by musa
14/07/2026
in Politics
0
Mahfud MD
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menilai mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, memiliki peluang memenangkan gugatan praperadilan apabila mengajukannya ke pengadilan. Menurut Mahfud, terdapat celah hukum dalam proses penanganan perkara setelah penyidikan dialihkan dari Polri ke Kejaksaan Agung tanpa pemeriksaan terhadap tersangka terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud melalui tayangan di kanal YouTube pribadinya pada Senin (13/7/2026). Ia menilai mekanisme yang ditempuh dalam perkara Febrie berpotensi menimbulkan persoalan hukum acara pidana.

Soroti Penetapan Tersangka Tanpa Pemeriksaan

Mahfud menjelaskan, salah satu aspek yang dapat menjadi dasar gugatan praperadilan adalah belum adanya pemeriksaan terhadap Febrie sebagai tersangka oleh penyidik Polri sebelum perkara dialihkan ke Kejaksaan Agung.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap calon tersangka merupakan bagian penting dalam tahapan penyidikan sebelum suatu perkara dilimpahkan kepada penuntut umum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Dengan dialihkannya kasus yang tersangkanya belum diperiksa oleh penyidik Polri, maka tersangka Febrie Adriansyah bisa mengajukan praperadilan dan mungkin saja menang karena dia dijadikan tersangka tanpa diperiksa lebih dulu,” ujar Mahfud.

Ia menilai kondisi tersebut dapat menjadi celah hukum yang berpotensi dimanfaatkan dalam proses praperadilan.

Pengalihan Penyidikan Dinilai Tidak Dikenal dalam KUHAP

Mahfud juga menyoroti mekanisme yang digunakan dalam perkara tersebut. Menurutnya, proses yang terjadi bukanlah pelimpahan perkara sebagaimana lazim diatur dalam KUHAP, melainkan pengalihan kelanjutan penyidikan dari Polri kepada Kejaksaan Agung.

Ia menegaskan bahwa istilah maupun mekanisme pengalihan penyidikan semacam itu tidak dikenal dalam hukum acara pidana Indonesia.

“Yang terjadi bukan pelimpahan perkara, melainkan penyerahan atau pengalihan kelanjutan penyidikan. Mekanisme seperti ini tidak dikenal dalam KUHAP,” katanya.

Mahfud berpandangan bahwa penggunaan mekanisme di luar ketentuan hukum acara dapat membuka ruang sengketa hukum sekaligus memengaruhi kepastian hukum dalam proses penyidikan.

Dinilai Berpotensi Merusak Sistem Hukum

Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan bahwa persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kasus yang menjerat Febrie Adriansyah, tetapi juga menyangkut konsistensi penerapan sistem hukum nasional.

Ia menilai setiap proses penegakan hukum harus tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur undang-undang agar tidak menimbulkan preseden di kemudian hari.

“Ini bukan hanya merusak mekanisme hukum acara pidana, tetapi juga merusak sistem hukum dan cara berhukum kita dalam kehidupan bernegara. Karena itu perlu ada pelurusan terhadap persoalan ini,” tegasnya.

Polri Tetapkan Febrie sebagai Tersangka

Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan ahli, serta melaksanakan gelar perkara.

Kasus yang menjerat Febrie berkaitan dengan dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan sejumlah perkara, di antaranya kasus PT Asabri, PT Krakatau Steel, serta dugaan korupsi terkait proyek batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Setelah penetapan tersangka diumumkan, Polri menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada Kejaksaan Agung dengan alasan untuk mempercepat proses hukum. Namun, langkah tersebut kemudian memunculkan perdebatan di kalangan ahli hukum, termasuk Mahfud MD, yang mempertanyakan dasar hukum pengalihan penyidikan karena dinilai tidak secara eksplisit diatur dalam KUHAP.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #MahfudMD #FebrieAdriansyah #Praperadilan #Hukum #Kejaksaan #Polri
Previous Post

Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Justru Dikebut

Next Post

Polisi Selidiki Kematian Jayden Adams usai Piala Dunia 2026

musa

musa

Related Posts

ruu
Politics

RUU Perampasan Aset Tak Disahkan, Pimpinan DPR Siap Mundur

28/08/2026
damayanti
Politics

Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

11/08/2026
raja juli
Politics

KPK Dalami Dugaan Pertemuan Raja Juli dengan Bupati Kuansing

07/08/2026
deddy
Politics

Tak Minta Maaf, Deddy Sitorus Terancam Dilaporkan ke MKD

31/07/2026
pemalang
Politics

KPK Bongkar Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang, Rp1,98 Miliar

31/07/2026
roy
Politics

Roy Suryo Ajukan Tuntutan Rp206 Juta di Sidang Praperadilan

30/07/2026
Next Post
jayden adams

Polisi Selidiki Kematian Jayden Adams usai Piala Dunia 2026

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.