• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi dan Tentara Turun ke Sawah!

Prabowo menyoroti keterlibatan aparat kepolisian dan militer dalam mendukung program ketahanan pangan nasional Indonesia saat ini.

musa by musa
25/06/2026
in Jurnal
0
Prabowo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena unik dalam pembangunan sektor pangan nasional. Dalam sambutannya pada Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026), Prabowo menyebut Indonesia sebagai satu-satunya negara yang aparat kepolisian dan militer ikut terlibat langsung dalam aktivitas pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurut Prabowo, keterlibatan berbagai institusi negara tersebut bukanlah sesuatu yang biasa ditemukan di negara lain. Namun, ia menilai langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas strategis.

Polisi Turun ke Sawah, Tentara Tanam Kedelai

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa peran aparat negara kini melampaui tugas-tugas konvensional yang selama ini dikenal masyarakat. Ia mencontohkan kepolisian yang kini ikut membantu sektor pertanian, sementara prajurit TNI juga terlibat dalam berbagai proyek pangan nasional.

“Hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian. Mungkin hanya di Indonesia tentaranya sering ada di sawah,” ujar Prabowo di hadapan ribuan petani dan nelayan yang hadir dalam acara tersebut.

Ia bahkan menyebut TNI Angkatan Laut saat ini ikut berpartisipasi dalam penanaman kedelai, sedangkan TNI Angkatan Udara terlibat dalam pengembangan perkebunan tebu di berbagai daerah.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian peserta acara karena menggambarkan pendekatan lintas sektor yang diterapkan pemerintah dalam menghadapi tantangan pangan global.

Strategi Ketahanan Pangan Nasional

Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri bukan bertujuan menggantikan peran petani, melainkan mempercepat pencapaian target produksi nasional melalui dukungan sumber daya, teknologi, serta pendampingan di lapangan.

Menurutnya, sektor pangan saat ini telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan kedaulatan negara. Negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan memiliki posisi yang lebih kuat di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.

Karena itu, pemerintah memilih mengerahkan seluruh potensi nasional untuk mendukung produksi pangan, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan.

Prabowo optimistis langkah tersebut akan membawa Indonesia menuju kebangkitan sebagai negara besar dengan ketahanan pangan yang kuat.

Apresiasi untuk Menteri dan Aparat

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pejabat yang dinilai berperan besar dalam mendorong program pangan nasional.

Ucapan terima kasih diberikan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Prabowo menilai sinergi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan Indonesia dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.

Optimisme Menuju Indonesia yang Lebih Kuat

Di akhir sambutannya, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki seluruh sumber daya yang diperlukan untuk menjadi negara maju dan mandiri di bidang pangan.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja bersama, meninggalkan ego sektoral, dan fokus pada kepentingan nasional.

“Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat,” tegas Prabowo yang disambut tepuk tangan para peserta PENAS XVII.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #Prabowo #KetahananPangan #TNI #Polri #PertanianIndonesia #SwasembadaPangan #PENAS2026 #jurnalpelopor!
Previous Post

Dikira Bangkai, Ternyata Tanaman Langka Tumbuh di Depok

Next Post

Keluarga Korban Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-Beratnya

musa

musa

Related Posts

Hotman Paris
Nasional

Hotman Paris Serukan Prabowo dan Prajogo Bantu Korban YTR

25/06/2026
keluarga
Nasional

Keluarga Korban Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-Beratnya

25/06/2026
tanaman
Nasional

Dikira Bangkai, Ternyata Tanaman Langka Tumbuh di Depok

25/06/2026
Dewangga
Olahraga

“Kita Tetap Saudara”, Pesan Menyentuh Dewangga untuk Bobotoh

25/06/2026
neymar
Olahraga

Neymar Kembali! Brasil Hajar Skotlandia 3-0 di Florida

25/06/2026
baju bekas
Business

Skandal Baju Bekas Ilegal, Negara Siapkan Aturan Super Ketat

24/06/2026
Next Post
keluarga

Keluarga Korban Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-Beratnya

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.