Jurnal Pelopor — Perjalanan Alfeandra Dewangga bersama Persib Bandung resmi berakhir. Bek serbabisa Timnas Indonesia itu menyampaikan salam perpisahan yang penuh emosi setelah dipastikan meninggalkan Maung Bandung dan bergabung dengan Arema FC untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Setelah satu musim penuh perjuangan dan sukses meraih gelar juara bersama Persib, Dewangga mengaku keputusan hengkang bukanlah hal yang mudah untuk diambil.
Pemain kelahiran Semarang tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di Bandung. Mulai dari pelatih, staf ofisial, manajemen, hingga rekan-rekan setim yang selama ini berjuang bersama di tengah padatnya kompetisi.
Menurut Dewangga, musim yang baru saja berakhir menjadi salah satu periode paling berharga dalam karier profesionalnya sebagai pesepak bola.
Bangga Jadi Bagian Hattrick Juara
Meski hanya semusim membela Persib, Dewangga berhasil merasakan pencapaian besar bersama klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut. Ia turut mengantar Maung Bandung mencatatkan hattrick juara di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi kenangan yang akan selalu melekat dalam perjalanan kariernya. Dewangga mengakui perjuangan untuk mempertahankan dominasi Persib tidaklah mudah karena persaingan antarklub semakin ketat dari musim ke musim.
“Terima kasih buat Persib, pelatih, ofisial, dan manajemen. Saya bersyukur bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Perjuangan yang tidak mudah untuk bisa meraih hattrick,” ujar Dewangga.
Keberhasilan itu sekaligus menjadi bukti bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan cepat bersama skuad Persib meski datang dengan ekspektasi besar dari para pendukung.
Bobotoh Punya Tempat Spesial
Dalam pesan perpisahannya, Dewangga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh yang selalu memberikan dukungan sejak hari pertama dirinya bergabung dengan Persib.
Menurutnya, sambutan hangat dan loyalitas luar biasa dari para suporter menjadi salah satu alasan mengapa Bandung terasa seperti rumah kedua baginya.
Dewangga menegaskan bahwa cintanya kepada Persib dan Bobotoh tidak akan berubah meski kini harus melanjutkan perjalanan bersama klub lain.
“Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons positif dari para pendukung Persib yang memenuhi media sosial dengan ucapan terima kasih dan doa terbaik untuk sang pemain.
Keputusan Sulit Demi Masa Depan
Dewangga mengaku keputusan meninggalkan Persib merupakan salah satu pilihan tersulit dalam kariernya. Namun, ia merasa perlu mencari tantangan baru demi memperbaiki performa sekaligus mengembangkan kemampuannya sebagai pemain profesional.
Arema FC menjadi pelabuhan baru yang dipilihnya untuk melanjutkan karier. Bersama Singo Edan, Dewangga berharap bisa mendapatkan kesempatan berkembang dan kembali menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan.
Ia juga tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti kembali mengenakan seragam Persib apabila takdir mempertemukan mereka kembali.
“Saya pergi untuk memperbaiki performa saya, semoga bisa bertemu di lain kesempatan,” katanya.
Sampai Jumpa, Bukan Selamat Tinggal
Di akhir pesannya, Dewangga memilih mengucapkan “sampai jumpa” dibandingkan perpisahan. Baginya, hubungan dengan Persib dan Bobotoh bukan sekadar hubungan antara pemain dan suporter, melainkan sudah seperti keluarga sendiri.
“Sampai jumpa semuanya. Sukses selalu, sehat selalu. Kalau ada salah, saya minta maaf. Pokoknya kita tetap saudara,” tutup Dewangga.
Kini, lembaran baru menanti Alfeandra Dewangga bersama Arema FC. Sementara bagi Bobotoh, nama sang pemain kemungkinan akan tetap dikenang sebagai bagian dari skuad yang ikut menorehkan sejarah bersama Persib Bandung.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







