Jurnal Pelopor — Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Kapten Timnas Portugal itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat membawa negaranya menghancurkan Uzbekistan 5-0 pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Selasa (23/6/2026). Kemenangan besar ini bukan hanya mengantarkan Portugal ke puncak klasemen sementara grup, tetapi juga mengukuhkan Ronaldo sebagai pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Gol cepat Ronaldo pada menit keenam langsung mengubah jalannya pertandingan. Berawal dari umpan silang Joao Cancelo dari sisi kanan, pemain berusia 41 tahun tersebut menyambut bola dengan tendangan setengah voli yang meluncur mulus ke gawang Uzbekistan. Gol itu sekaligus menjadi salah satu momen bersejarah dalam karier panjang sang megabintang.
Rekor Bersejarah Cristiano Ronaldo
Gol pembuka ke gawang Uzbekistan membuat Ronaldo menorehkan catatan yang belum pernah dicapai pemain mana pun. Ia resmi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia, mulai dari 2006 hingga 2026.
Tak hanya itu, Ronaldo juga tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia. Pada usia 41 tahun, ia hanya kalah dari legenda Kamerun, Roger Milla, yang mencetak gol pada usia 42 tahun di Piala Dunia 1994.
Rekor demi rekor tersebut semakin mempertegas status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Di tengah banyaknya kritik yang sempat mengarah kepadanya setelah laga perdana Portugal, sang kapten memberikan jawaban terbaik lewat performa luar biasa di atas lapangan.
Portugal Tampil Dominan
Setelah unggul cepat melalui Ronaldo, Portugal terus menekan pertahanan Uzbekistan. Dominasi tim asuhan Roberto Martinez membuahkan hasil pada menit ke-17 ketika Nuno Mendes mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti.
Uzbekistan sebenarnya sempat membangkitkan harapan setelah Aziz Ganiev menjebol gawang Portugal lewat tembakan keras. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR menunjukkan adanya pelanggaran Abbosbek Fayzullaev terhadap Joao Cancelo dalam proses terjadinya gol.
Portugal semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Pada menit ke-39, Bruno Fernandes berhasil merebut bola di area tengah sebelum melepaskan umpan terobosan matang kepada Ronaldo. Dengan ketenangan khasnya, Ronaldo menaklukkan kiper Uzbekistan dan membawa Portugal unggul 3-0 hingga turun minum.
Babak Kedua Jadi Milik Selecao
Memasuki babak kedua, Portugal tidak mengendurkan serangan. Tim berjuluk Selecao das Quinas itu tetap mendominasi penguasaan bola dan terus menciptakan peluang berbahaya.
Gol keempat lahir pada menit ke-60 melalui gol bunuh diri kiper Uzbekistan, Abduvohid Nematov. Situasi bermula dari sepak pojok Portugal yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan lawan. Bola justru memantul dan masuk ke gawang sendiri.
Menjelang akhir pertandingan, Rafael Leao melengkapi pesta gol Portugal. Penyerang AC Milan tersebut melepaskan tembakan keras pada menit ke-87 yang tak mampu dihentikan kiper Uzbekistan. Skor 5-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Portugal Dekati Babak Gugur
Kemenangan telak ini membawa Portugal mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan untuk sementara memuncaki klasemen Grup K. Meski demikian, posisi tersebut masih bisa berubah tergantung hasil pertandingan antara Kolombia dan Republik Demokratik Kongo.
Sementara itu, Uzbekistan harus menerima kenyataan pahit setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam debut mereka di Piala Dunia. Peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya kini semakin menipis dan akan ditentukan pada laga terakhir fase grup.
Bagi Portugal, kemenangan ini menjadi modal penting menjelang laga penentuan melawan Kolombia. Selain membuka peluang menjadi juara grup, performa impresif Ronaldo juga menjadi sinyal bahwa Portugal masih memiliki senjata utama yang mampu membuat perbedaan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dengan dua gol tambahan tersebut, Ronaldo kini telah mengoleksi 10 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia dan resmi melampaui torehan legenda Portugal, Eusebio, sebagai pencetak gol terbanyak negaranya di ajang tersebut. Sebuah malam yang sempurna bagi Ronaldo, Portugal, dan para penggemarnya di seluruh dunia.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







