Jurnal Pelopor — Putaran final Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada Jumat (12/6/2026) pagi WIB dengan dua laga pembuka yang langsung menyedot perhatian dunia. Meksiko mengalahkan Afrika Selatan dan Korea Selatan menundukkan Republik Ceska 2-1. Namun, sorotan terbesar justru datang dari seremoni sebelum kick-off: FIFA memperkenalkan format baru lagu kebangsaan yang membuat seluruh skuad pemain inti, cadangan, dan ofisial pertandingan berkumpul di sekitar lingkaran tengah lapangan untuk menyanyikan national anthem.
Pemandangan Baru di Estadio Azteca
Perubahan itu pertama kali terlihat jelas pada laga pembuka di Stadion Mexico City atau Estadio Azteca. Bendera raksasa Meksiko dan Afrika Selatan dibentangkan di lapangan, sementara seluruh anggota skuad dari kedua tim berdiri mengelilingi lingkaran tengah. Format tersebut berbeda dari tradisi lama, ketika hanya 11 pemain inti dari masing-masing tim yang berbaris sejajar dengan wasit.
FIFA menilai pengaturan baru itu mampu menampilkan keterlibatan seluruh tim dan menciptakan momen emosional yang lebih kuat sebelum pertandingan dimulai. Dalam praktiknya, kamera siaran televisi menyorot pemain inti dan cadangan dalam satu frame besar, menghadirkan visual yang belum pernah terlihat pada edisi-edisi sebelumnya.
Reaksi Publik: Dari Kagum hingga Geram
Meski sebagian penonton memuji penampilan musikal pembawa lagu kebangsaan, respons terhadap format baru justru terbelah. Di media sosial, sejumlah penggemar mempertanyakan alasan seluruh 26 pemain harus berada di lapangan untuk anthem. Ada yang menyebutnya “terlalu progresif”, sementara yang lain menilai perubahan itu menghilangkan kesan formal dan rapi yang selama ini identik dengan seremoni Piala Dunia.
“Mengapa seluruh 26 pemain keluar untuk lagu kebangsaan?” tulis seorang pengguna X, sebagaimana dikutip media Inggris, Express.
“Seluruh skuad untuk lagu kebangsaan adalah omong kosong yang tidak masuk akal,” cuit pengguna lain.
Sejumlah komentar bahkan mengaitkan perubahan itu dengan pengaruh budaya olahraga Amerika Utara sebagai kawasan tuan rumah utama Piala Dunia 2026.
FIFA: Ini Bagian dari Inovasi Turnamen
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya telah mengumumkan perubahan tersebut sebagai bagian dari paket inovasi turnamen.
“Seiring berkembangnya Piala Dunia FIFA, kami terus berinovasi dalam cara menikmati pertandingan,” kata Infantino. “Dengan semua pemain dan wasit saling berhadapan di lingkaran tengah lapangan selama lagu kebangsaan, akan tercipta momen persatuan, kebanggaan, dan emosi yang benar-benar milik tim dan semua orang.”
Menurut FIFA, upacara pra-pertandingan baru ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Piala Dunia bukan hanya milik sebelas starter, melainkan seluruh anggota tim dan para pendukung yang terlibat di dalamnya.
Bukan Satu-satunya Perubahan di Piala Dunia 2026
Format anthem baru hanyalah salah satu dari banyak pembaruan pada edisi 2026. Turnamen ini menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti 48 tim dan pertama yang diselenggarakan bersama oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selain itu, FIFA juga memperkenalkan jeda hidrasi tiga menit di setiap babak. Dalam siaran internasional, jeda tersebut disebut tidak diisi dengan blok iklan penuh seperti time-out komersial pada beberapa olahraga lain.
Awal Turnamen Langsung Penuh Perdebatan
Dari sisi kompetisi, Meksiko sementara memimpin Grup A berkat keunggulan produktivitas gol atas Korea Selatan. Namun, di luar hasil pertandingan, perdebatan mengenai format baru lagu kebangsaan kemungkinan akan terus bergulir sepanjang turnamen. Bagi FIFA, perubahan itu adalah simbol persatuan dan modernisasi. Bagi sebagian penggemar, ia justru dianggap mengubah tradisi yang selama puluhan tahun menjadi bagian khas pembukaan pertandingan Piala Dunia.
Dengan 48 tim, tiga negara tuan rumah, dan serangkaian inovasi operasional, Piala Dunia 2026 tampaknya tidak hanya menawarkan persaingan di lapangan, tetapi juga pertarungan ide tentang bagaimana sepak bola global seharusnya ditampilkan kepada dunia.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







