• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Transfer ‘Gila’ Persib Berujung Hattrick Juara Liga Indonesia

Transfer berani Persib dari Thom Haye hingga Kurzawa sukses membawa Maung Bandung meraih hattrick juara bersejarah.

musa by musa
25/05/2026
in Jurnal
0
persib
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Kesuksesan Persib Bandung mencetak hattrick juara Liga Indonesia musim 2025/2026 ternyata tidak datang begitu saja. Di balik dominasi Maung Bandung dalam tiga musim terakhir, ada strategi transfer cerdas yang membuat publik sepak bola nasional terpukau. Mulai dari mendatangkan pemain Timnas Indonesia hingga eks bintang Eropa, Persib sukses membangun skuad yang tidak hanya kuat, tetapi juga penuh kejutan.

Situasi Persib sebenarnya sempat membuat Bobotoh khawatir di awal musim. Setelah menjuarai Liga 1 2024/2025, beberapa pemain penting justru hengkang. Nama-nama seperti Nick Kuipers, David da Silva, dan Ciro Alves pergi meninggalkan Bandung.

Namun di tengah keraguan itu, pelatih Bojan Hodak justru berhasil membuat kejutan demi kejutan di bursa transfer. Hasilnya? Persib malah tampil semakin solid dan kembali menjadi penguasa liga.

Thom Haye Bikin Heboh Bobotoh

Transfer pertama yang langsung mengguncang publik adalah kedatangan Thom Haye. Sebelum resmi bergabung dengan Persib, Haye sempat santer dikabarkan akan merapat ke rival abadi, Persija Jakarta.

Namun secara mengejutkan, Persib berhasil mengamankan tanda tangannya. Yang membuat transfer ini semakin viral adalah cara pengumumannya yang unik. Persib memperkenalkan Thom Haye lewat siaran berita televisi lokal TVRI Jawa Barat.

Transfer ini langsung membuat atmosfer Bandung memanas. Haye datang bukan sebagai pemain yang sudah habis masa emasnya, melainkan masih berada di level permainan terbaiknya. Julukan “The Professor” pun membuat ekspektasi Bobotoh semakin tinggi.

Dan benar saja, Haye menjadi motor penting lini tengah Persib sepanjang musim.

Federico Barba Jadi Benteng Baru

Kehilangan Nick Kuipers sempat dianggap bakal membuat pertahanan Persib melemah. Namun manajemen langsung menjawab keraguan itu dengan mendatangkan bek asal Italia, Federico Barba.

Meski sudah berusia 31 tahun, pengalaman Barba di sepak bola Eropa membuat publik optimistis. Ia pernah membela klub-klub seperti Empoli FC dan Como 1907.

Barba langsung menjadi sosok penting di lini belakang Persib. Posturnya yang tinggi dan kemampuan membaca permainan membuat pertahanan Maung Bandung tampil lebih kokoh.

Kehadirannya juga membantu penjaga gawang Teja Paku Alam tampil lebih tenang sepanjang musim.

Kurzawa Jadi Transfer Paling Mengejutkan

Puncak kejutan Persib terjadi saat jendela transfer pertengahan musim dibuka. Secara tiba-tiba, klub kebanggaan Bandung itu mendatangkan mantan pemain Paris Saint-Germain dan Timnas Prancis, Layvin Kurzawa.

Awalnya banyak yang mengira rumor tersebut hanya gosip media sosial. Namun kabar itu ternyata benar-benar terjadi.

Kedatangan Kurzawa membuat nama Persib semakin dikenal di luar negeri. Meski usianya tidak lagi muda, pengalaman bermain di level tertinggi Eropa membuatnya menjadi pemain pembeda.

Transfer Kurzawa juga memperlihatkan bahwa Persib kini bukan hanya klub besar di Indonesia, tetapi mulai berani membangun reputasi di level Asia.

Strategi Bojan Hodak Berbuah Manis

Kesuksesan transfer Persib tidak lepas dari tangan dingin Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu mampu membangun tim yang seimbang antara pemain lokal, naturalisasi, dan pemain asing berkualitas.

Persib mungkin tidak selalu mengeluarkan uang terbesar, tetapi mereka berhasil membeli pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan tim.

Hasil akhirnya pun luar biasa. Persib sukses mencetak sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun dan semakin mempertegas status mereka sebagai salah satu klub terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #PersibBandung #ThomHaye #Kurzawa #LigaIndonesia #Bobotoh #JurnalPelopor #SepakBolaIndonesia
Previous Post

Liverpool Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Wonderkid 17 Tahun

Next Post

COO Danantara Soroti Kasus Mbah Mujiran, Nilai Tak Manusiawi

musa

musa

Related Posts

Mbah Mujiran
Nasional

COO Danantara Soroti Kasus Mbah Mujiran, Nilai Tak Manusiawi

25/05/2026
liverpool
Olahraga

Liverpool Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Wonderkid 17 Tahun

25/05/2026
jepang
Olahraga

Timnas Jepang ke Piala Dunia 2026 dengan Aroma Eropa Kental

25/05/2026
Pep Guardiola
Olahraga

Di Balik Kesuksesan City, Pep Simpan Penyesalan Bertahun-Tahun

25/05/2026
unite kingdom
World

Aksi “Unite the Kingdom” Picu Ketegangan Politik Inggris

23/05/2026
malaysia
Nasional

Malaysia Tawar 500 000 Ton Beras RI dengan Harga Rp 8 Triliun

23/05/2026
Next Post
Mbah Mujiran

COO Danantara Soroti Kasus Mbah Mujiran, Nilai Tak Manusiawi

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.