• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Teriakan “Free Palestine” Iringi Kepulangan Aktivis WNI dari Israel

Demo besar “Unite the Kingdom” di London memanas usai isu imigrasi dan politik Inggris memicu gelombang protes warga.

musa by musa
25/05/2026
in Jurnal
0
aktivis
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (24/5/2026) sore, saat sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla akhirnya tiba kembali di Tanah Air setelah sempat ditahan pihak Israel. Kepulangan mereka disambut penuh emosi oleh keluarga, relawan kemanusiaan Palestina, hingga sejumlah pendukung aksi solidaritas Gaza yang sejak siang telah menunggu di area bandara.

Setibanya di terminal kedatangan, teriakan “Free Palestine” langsung menggema. Beberapa keluarga tampak tak kuasa menahan haru ketika melihat kerabat mereka akhirnya kembali dalam kondisi selamat. Ada yang membawa bunga, ada pula yang membentangkan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan”.

Suasana Haru Pecah di Bandara

Momen kepulangan sembilan WNI itu menjadi perhatian banyak pihak. Para relawan Palestina yang hadir tampak ikut memberikan dukungan moral kepada para aktivis yang sebelumnya menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

Salah satu keluarga yang mencuri perhatian adalah istri dari Rahendro Herubowo, Ari. Ia datang membawa bunga untuk menyambut sang suami yang baru saja melewati masa-masa menegangkan selama penahanan.

Ari mengaku sempat berkomunikasi dengan suaminya sebelum rombongan diintersepsi. Menurutnya, para aktivis memang sudah memahami berbagai risiko yang mungkin terjadi dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Mas Ronggo sempat memberi kabar bahwa semua yang berangkat sudah siap dengan segala risiko,” ujarnya.

Namun setelah penahanan terjadi, komunikasi dengan keluarga sempat terputus cukup lama. Kabar pembebasan akhirnya menjadi momen yang paling ditunggu.

Misi Kemanusiaan yang Jadi Sorotan Dunia

Global Sumud Flotilla sendiri dikenal sebagai gerakan internasional yang membawa misi solidaritas dan bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Kehadiran para aktivis dari berbagai negara, termasuk Indonesia, menjadi simbol dukungan terhadap masyarakat Palestina yang terus terdampak konflik.

Kasus penahanan sembilan WNI ini sempat menarik perhatian publik Indonesia. Banyak pihak meminta pemerintah bergerak cepat memastikan keselamatan mereka.

Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut hadir di bandara menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh WNI tersebut. Ia juga mengapresiasi keberanian para aktivis yang dinilai membawa misi kemanusiaan.

Menurut Sugiono, pemerintah bersama sejumlah pihak internasional, termasuk Turkiye, terus melakukan komunikasi intensif hingga akhirnya para WNI bisa dipulangkan ke Indonesia.

Kondisi WNI Jadi Perhatian

Meski berhasil kembali dengan selamat, beberapa keluarga menyebut para aktivis mengalami kondisi fisik yang menurun akibat masa penahanan. Ada laporan luka ringan yang dialami sebagian anggota rombongan, walaupun detail lengkapnya masih belum disampaikan secara terbuka.

Meski demikian, suasana syukur tetap terasa dominan di bandara. Banyak keluarga mengaku lega karena orang-orang tercinta akhirnya kembali ke rumah setelah beberapa hari penuh ketidakpastian.

Kepulangan sembilan WNI ini sekaligus menjadi penutup dari perjalanan panjang penuh ketegangan yang sempat menyita perhatian masyarakat Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #London #Inggris #UniteTheKingdom #Imigrasi #KeirStarmer #JurnalPelopor #PolitikDunia
Previous Post

COO Danantara Soroti Kasus Mbah Mujiran, Nilai Tak Manusiawi

Next Post

Cedera Jay Idzes Bikin Fans Timnas Indonesia Cemas

musa

musa

Related Posts

luke
Olahraga

Resmi Dinaturalisasi, Luke Vickery Bidik Piala Dunia 2030

17/07/2026
aset
Politics

Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Justru Dikebut

14/07/2026
indramayu
Nasional

Sopir Truk Buka Suara soal Kecelakaan Maut di Indramayu

14/07/2026
pkh
Nasional

Satgas PKH Jelaskan Alasan Rapat Tetap Berjalan Tanpa Polri

14/07/2026
figo
Olahraga

Luis Figo Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026

14/07/2026
orang tua
Health

Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Melukai Anak

13/07/2026
Next Post
cedera

Cedera Jay Idzes Bikin Fans Timnas Indonesia Cemas

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.