Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kisah Nyata 'Pembantaian Dukun Santet' 1998 Diangkat ke Film - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Kisah Nyata ‘Pembantaian Dukun Santet’ 1998 Diangkat ke Film

Film Pembantaian Dukun Santet angkat tragedi Banyuwangi 1998. Terungkap sisi kelam sejarah dan trauma kolektif Indonesia.

musa by musa
13/05/2025
in Nasional
0
dukun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kasus pembantaian dukun santet yang mengguncang Banyuwangi pada tahun 1998 kini kembali jadi sorotan setelah diangkat ke layar lebar lewat film berjudul Pembantaian Dukun Santet, karya sutradara Azhar Kinoi Lubis. Tragedi ini menewaskan sekitar 200 orang, 140 di antaranya di Banyuwangi sendiri.

Peristiwa bermula dari radiogram Bupati Banyuwangi, Purnomo Sidik, yang meminta pendataan dukun untuk tujuan perlindungan. Namun, data tersebut bocor dan malah digunakan sebagai daftar target pembunuhan. Dalam suasana ketakutan dan kecurigaan, rumah para korban diberi tanda sebelum malam eksekusi. Listrik mati mendadak, massa bersenjata tajam menyeret korban, lalu membunuhnya dengan kejam. Salah satu korban selamat, Ngaseha, sempat dicekik hingga pingsan lalu ditinggal begitu saja. Ia bangkit dari kubangan sawah dan berjalan pulang, sebuah kisah nyata yang menyayat hati.

Beragam teori bermunculan mengenai siapa sebenarnya dalang di balik tragedi ini. Ada yang menyebut konflik internal sesama dukun, teori politik terkait penyerangan terhadap tokoh NU, bahkan dugaan dendam lama dari keturunan PKI. Namun, peneliti Douglas Kammen dari Cornell University mengajukan sudut pandang berbeda: bahwa motif utamanya adalah konflik agraria. Dalam sistem tanah di Banyuwangi saat itu, para kiai dan santri umumnya pemilik tanah (landlord), sedangkan para petani penggarap mulai memberontak dalam diam. Karena takut membunuh kiai, sasaran dialihkan ke mereka yang dianggap lebih lemah: petani pemilik tanah yang lebih tua. Ironisnya, ratusan orang divonis ringan dalam kasus ini, namun otak di balik pembantaian massal ini tak pernah terungkap. Kini, lewat film ini, publik kembali diingatkan pada sejarah kelam yang selama puluhan tahun cenderung dihindari. Apakah film ini cukup menggugah nurani dan membuka jalan menuju keadilan?

Sumber: Kompas

Baca Juga:

Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!

Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #PembantaianDukunSantet #Banyuwangi1998 #FilmIndonesia #TragediMisteri #SejarahKelam #Indonesia #Prabowo #JurnalPelopor #AzharKinoiLubis #HororNyata
Previous Post

Firli Sebar Informasi OTT, Kejanggalan Terungkap!

Next Post

Fajar vs Shabrina! Malam Penentuan Indonesian Idol 2025

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
Indonesian Idol

Fajar vs Shabrina! Malam Penentuan Indonesian Idol 2025

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.