Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kerja Kantoran Semakin Susah, Gen Z Beralih ke Profesi Lawas! - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Kerja Kantoran Semakin Susah, Gen Z Beralih ke Profesi Lawas!

PHK massal dan AI mengguncang dunia kerja. Gen Z dipaksa beradaptasi di tengah ancaman hilangnya jutaan pekerjaan.

musa by musa
29/07/2025
in Nasional
0
Kerja Kantoran Semakin Susah, Gen Z Beralih ke Profesi Lawas!

kerja

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Fenomena gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan makin sempitnya lapangan kerja kantoran mendorong perubahan besar di kalangan generasi muda, terutama Gen Z. Dengan berkembang pesatnya kecerdasan buatan (AI), sejumlah perusahaan mulai mengganti pekerja manusia dengan sistem otomatis. Amazon, misalnya, telah memangkas ribuan karyawan dan mengumumkan keberadaan 1 juta robot pekerja AI.

Dampaknya, banyak pekerjaan kantoran diprediksi akan punah dalam waktu dekat. Forum Ekonomi Dunia (WEF) memperkirakan sebanyak 83 juta pekerjaan akan hilang dalam periode 2023–2027, terutama di bidang seperti kasir, data entry, teller bank, dan staf administratif.

Profesi Lama Kembali Jadi Primadona

Di tengah gelombang disrupsi digital, pekerjaan tangan seperti pengelasan, pertukangan, dan manufaktur justru kembali dilirik. SMA Middleton di Amerika Serikat menjadi contoh perubahan ini. Sekolah tersebut menginvestasikan hingga US$90 juta untuk membangun laboratorium canggih yang mengajarkan keahlian teknik dan industri. Kini, siswa dapat belajar menggunakan lengan robot otomatis yang dikendalikan lewat komputer, membuktikan bahwa profesi lama kini dibalut teknologi baru.

Kelas seperti konstruksi, manufaktur, dan pertukangan yang dahulu populer di era 1990–2000-an, kini kembali digemari. Bahkan, menurut laporan, lebih dari 2.300 siswa sudah mengikuti pelatihan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Gaji Tinggi dan Keahlian Praktis Jadi Daya Tarik

Guru dan instruktur pengelasan, Quincy Millerjohn, menyebutkan bahwa pekerja pabrik baja bisa mendapatkan gaji antara US$41.000 hingga US$52.000 per tahun atau sekitar Rp 670 ribu hingga Rp 849 ribu per jam. Pendapatan ini jauh melampaui ekspektasi sebagian pekerja kantoran pemula. Tak heran, kelas keterampilan praktis tersebut semakin ramai peminat.

Menurut Konsultan Pendidikan Negara Bagian Wisconsin, John Mihm, masyarakat kini mengalami “pergeseran paradigma”. Pekerjaan tangan kini tak lagi dipandang rendah, melainkan sebagai pekerjaan bergaji tinggi dan membutuhkan keahlian tingkat tinggi.

“Kini pekerjaan seperti pengelasan dianggap keren, karena orang bisa langsung menghasilkan dan menguasai teknologi,” ujarnya.

Kesimpulan: Saatnya Reposisi Karier di Era AI

Fenomena sulitnya mendapat kerja kantoran dan ancaman besar dari revolusi AI mendorong Gen Z untuk beralih ke profesi yang lebih stabil dan bernilai. Profesi lama yang mengandalkan keterampilan teknis kini tampil kembali dengan sentuhan teknologi, membuka peluang baru di tengah tantangan dunia kerja modern. Mungkin kini saatnya generasi muda menimbang ulang pilihan karier mereka bukan berdasarkan gelar, tetapi pada keahlian yang relevan dan berkelanjutan.

 

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PHKMassal #AIvsManusia #GenZ #LapanganKerja #RobotPekerja #Amazon #ForumEkonomiDunia #KecerdasanBuatan #Indonesia #JurnalPelopor
Previous Post

Gencatan Senjata! Thailand–Kamboja Akhiri Ketegangan

Next Post

Gokil! Pemain Keturunan Filipina Langsung Bikin Gol di Barca

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
gol

Gokil! Pemain Keturunan Filipina Langsung Bikin Gol di Barca

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.