• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home daerah

Ditolak Ulama dan Warga, Indomaret di Pamekasan Dibongkar

Bangunan Indomaret di Palengaan Pamekasan digusur santri dan alumni ponpes setelah mendapat penolakan dari ulama serta warga setempat.

musa by musa
07/10/2026
in daerah
0
indomaret
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Bangunan gerai ritel modern Indomaret di Desa Pana’an, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, digusur alumni pondok pesantren (ponpes) dan santri pada Rabu (7/10/2026). Aksi tersebut dilakukan setelah sebelumnya tokoh ulama dan masyarakat Palengaan mendatangi Pendopo Ronggosukowati untuk mendesak penghentian pembangunan gerai tersebut.

Pantauan di lokasi, rombongan datang sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa satu unit backhoe loader. Setelah menyampaikan orasi, mereka kemudian langsung melakukan pembongkaran terhadap bangunan ritel modern yang sebelumnya sempat menjadi polemik di tengah masyarakat.

Aksi ini menjadi puncak dari penolakan sejumlah ulama, pengasuh pesantren, santri, alumni, serta warga yang meminta pembangunan gerai Indomaret di wilayah tersebut dihentikan.

Diduga Lindungi UMKM dan Pedagang Lokal

Penolakan terhadap pembangunan gerai tersebut bukan baru terjadi. Sebelumnya, sejumlah tokoh agama dan masyarakat Palengaan telah menyampaikan keberatan karena khawatir keberadaan ritel modern akan berdampak terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang tradisional di sekitar lokasi.

UMKM dan pedagang lokal menjadi salah satu perhatian utama dalam penolakan tersebut. Terlebih, sebagian usaha masyarakat di lingkungan pesantren selama ini terus mendapatkan pembinaan.

Pada Selasa (6/10/2026), sejumlah tokoh ulama dan masyarakat kembali mendatangi Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. Mereka meminta pemerintah daerah mengambil sikap dan mencabut izin serta menghentikan pembangunan gerai Indomaret di Desa Pana’an.

14 Pengasuh Ponpes Teken Surat Penolakan

Sehari sebelum aksi penggusuran, beredar surat pernyataan penolakan terhadap pembangunan gerai ritel modern tersebut. Surat itu diketahui ditandatangani oleh 14 pengasuh pondok pesantren dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Palengaan.

Dalam video yang beredar, salah satu perwakilan ponpes, Bahrowi, meminta surat pernyataan tersebut menjadi perhatian para pemangku kebijakan.

Bahrowi mengatakan, apabila tidak ada realisasi atau pembuktian di lapangan terkait tuntutan mereka, para santri, alumni, dan pihak yang mendukung perjuangan para ulama akan turun ke jalan.

Ia bahkan menyampaikan bahwa aksi akan dilanjutkan pada Rabu pagi.

Pernyataan tersebut kemudian terbukti dengan kedatangan santri dan alumni ponpes ke lokasi pembangunan pada Rabu pagi. Mereka membawa alat berat dan melakukan pembongkaran bangunan gerai.

Camat Sebut Hanya Mengecek Kondusivitas

Camat Palengaan Pamekasan, Hasyim Abddurahim, turut berada di lokasi ketika aksi berlangsung.

Namun, Hasyim menyampaikan bahwa kehadirannya bukan untuk terlibat dalam proses pembongkaran. Ia mengatakan pihaknya datang untuk mengecek kondisi keamanan dan memastikan situasi wilayah tetap kondusif.

Sementara itu, pembangunan gerai Indomaret tersebut sebelumnya juga pernah mendapat penolakan pada Juli 2026.

Saat itu, Tim Perizinan Indomaret Madura, Bowo, menyatakan pihak perusahaan telah mengurus berbagai prosedur sebelum pembangunan dilakukan.

Pihak Indomaret Klaim Perizinan Lengkap

Bowo sebelumnya mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan sertifikat tanah yang disebut sudah atas nama pemilik. Persetujuan lingkungan juga diklaim telah diperoleh.

Menurut Bowo, terdapat sekitar 10 warga di sekitar lokasi yang telah menyatakan persetujuan dan bersedia memberikan tanda tangan. Pihak perusahaan juga mengaku telah berkoordinasi dengan kepala desa dan mendatangi tokoh ulama terdekat.

Ia menjelaskan proses tersebut telah dilakukan sebelum pembangunan dimulai, termasuk pengurusan melalui notaris dan pembayaran sewa kepada pemilik tanah.

Dengan demikian, terdapat perbedaan pandangan antara kelompok warga yang menolak pembangunan dan pihak perusahaan yang menyatakan prosedur serta perizinan telah dilakukan.

Bupati Pamekasan Belum Beri Tanggapan

Sebelumnya, pembangunan gerai tersebut sempat dihentikan setelah muncul penolakan dari masyarakat dan pemerintah daerah pada Juli 2026.

Namun, pembangunan kemudian kembali berjalan. Kondisi tersebut membuat penolakan kembali mencuat dan berujung pada aksi mendatangi Pendopo Ronggosukowati pada Selasa (6/10/2026).

Hingga aksi pembongkaran berlangsung pada Rabu pagi, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman belum memberikan tanggapan ketika dimintai konfirmasi melalui WhatsApp.

Kini, polemik pembangunan gerai Indomaret di Desa Pana’an tersebut kembali menjadi perhatian. Persoalan antara tuntutan masyarakat untuk melindungi UMKM dan klaim perusahaan mengenai kelengkapan proses perizinan masih menjadi bagian yang perlu mendapat penjelasan dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Indomaret #Pamekasan #Palengaan #Santri #PondokPesantren #BeritaMadura #BeritaTerkini #JurnalPelopor
Previous Post

Dari Hatta Hingga Gibran, Inilah Riwayat Pendidikan Wapres RI

musa

musa

Related Posts

pabrik plastik
daerah

Pabrik Plastik di Cikupa Terbakar, Dua Bangunan Ambruk

06/10/2026
ruko
daerah

Ledakan Gas di Pakuwon City, 20 Ruko Rusak dan 5 Orang Luka

06/10/2026
sosok
daerah

Innalillahi, Mbah Leginah Sosok Viral di Media Sosial Tutup Usia

03/10/2026
longsor ciamis
daerah

Longsor Tutup Jalan dan Irigasi di Ciamis, Akses Warga Terputus

03/10/2026
bediang
daerah

Api Dari Bediang Merambat, Tiga Rumah di Bojonegoro Terbakar

02/10/2026
tpa
daerah

TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Api Merembet ke 3 Zona

01/10/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.