• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Dari Hatta Hingga Gibran, Inilah Riwayat Pendidikan Wapres RI

Simak riwayat pendidikan para Wakil Presiden RI dari Mohammad Hatta hingga Gibran Rakabuming Raka yang beragam dan menarik.

musa by musa
07/10/2026
in Nasional
0
wakil presiden
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Riwayat pendidikan para Wakil Presiden Republik Indonesia memiliki cerita yang beragam. Dari Mohammad Hatta hingga Gibran Rakabuming Raka, para wapres Indonesia datang dengan latar belakang pendidikan yang berbeda, mulai dari ekonomi, hukum, militer, teknik, agama, hingga manajemen.

Ada wapres yang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri dan meraih gelar akademik bergengsi. Ada pula yang pendidikan formalnya tidak sampai perguruan tinggi, tetapi dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pergerakan, pemerintahan, maupun dunia militer.

Berikut profil pendidikan Wakil Presiden RI dari masa ke masa.

1. Mohammad Hatta (1945–1956)

Mohammad Hatta merupakan Wakil Presiden pertama Indonesia. Bung Hatta menempuh pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS) dan kemudian MULO di Padang.

Pendidikannya berlanjut ke Hoogere Burgerschool (HBS) di Batavia. Setelah itu, Hatta melanjutkan studi ekonomi ke Nederland Handelshogeschool di Rotterdam, Belanda.

Pendidikan ekonomi tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan Hatta sebagai tokoh pergerakan sekaligus negarawan.

2. Sri Sultan Hamengkubuwana IX (1973–1978)

Sri Sultan Hamengkubuwana IX memiliki latar belakang pendidikan yang banyak bersentuhan dengan sistem pendidikan pada masa kolonial.

Ia menempuh pendidikan di ELS Yogyakarta dan HBS Semarang, kemudian melanjutkan pendidikan di HBS Bandung.

Setelah itu, Sri Sultan melanjutkan studi ke Universiteit Leiden di Belanda. Di sana ia mempelajari bidang ekonomi dan indologi.

3. Adam Malik (1978–1983)

Adam Malik memiliki perjalanan pendidikan yang berbeda dibandingkan sejumlah wapres lainnya.

Ia pernah menempuh pendidikan di Sekolah Partikelir Tjikini dan Madrasah Islamiyah di Pematangsiantar. Pendidikan formalnya tidak sampai perguruan tinggi.

Meski demikian, Adam Malik dikenal sebagai tokoh yang banyak belajar secara otodidak. Ia aktif dalam dunia pergerakan nasional, kewartawanan, hingga kemudian menjadi salah satu tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia.

4. Umar Wirahadikusumah (1983–1988)

Umar Wirahadikusumah menempuh pendidikan dasar dan menengah di Bandung. Ia menyelesaikan pendidikan di HIS dan MULO.

Perjalanan pendidikannya kemudian berlanjut ke dunia militer. Pendidikan dan pengalaman militer tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Umar hingga menduduki posisi strategis di Angkatan Darat.

5. Sudharmono (1988–1993)

Sudharmono memiliki latar belakang pendidikan hukum.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jawa Timur. Setelah itu, Sudharmono melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia juga menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM). Latar belakang hukum dan militer tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di pemerintahan.

6. Try Sutrisno (1993–1998)

Try Sutrisno dikenal sebagai wapres yang memiliki latar belakang militer kuat.

Ia menyelesaikan pendidikan umum hingga SMA Bagian B pada 1956. Setelah itu, Try melanjutkan pendidikan di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD).

Pendidikan tersebut kemudian mendukung karier militernya hingga mencapai posisi Panglima ABRI sebelum akhirnya menjadi Wakil Presiden RI.

7. B.J. Habibie (1998)

B.J. Habibie menjadi salah satu wapres dengan perjalanan akademik yang sangat menonjol.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Kristen Dago, Bandung, Habibie melanjutkan pendidikan di bidang teknik. Ia sempat menempuh pendidikan di ITB sebelum melanjutkan studi ke Technische Hochschule Aachen, Jerman.

Di Jerman, Habibie mendalami teknik penerbangan dan kemudian meraih gelar insinyur serta doktor atau Dr.-Ing.

8. Megawati Soekarnoputri (1999–2001)

Megawati Soekarnoputri menempuh pendidikan menengah di Perguruan Cikini, Jakarta.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Megawati juga sempat menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI).

Namun, pendidikan tingginya tidak sampai selesai. Perjalanan Megawati kemudian lebih banyak dikenal melalui kiprahnya di dunia politik hingga menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI.

9. Hamzah Haz (2001–2004)

Hamzah Haz memiliki latar belakang pendidikan agama sekaligus ekonomi.

Ia menempuh pendidikan hingga Madrasah Aliyah di Ketapang, Kalimantan Barat. Setelah itu, Hamzah Haz melanjutkan pendidikan di Akademi Koperasi Negara di Malang.

Ia kemudian menempuh pendidikan di Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dan meraih gelar sarjana.

10. Jusuf Kalla (2004–2009 & 2014–2019)

Jusuf Kalla menjadi salah satu tokoh yang dua kali dipercaya sebagai Wakil Presiden RI, yakni pada periode 2004–2009 dan 2014–2019.

Pendidikan menengahnya ditempuh di SMA Negeri 3 Makassar. Setelah itu, Kalla melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas).

Ia juga tercatat menempuh pendidikan di Asian Institute of Management (AIM) di Manila, Filipina.

11. Boediono (2009–2014)

Boediono memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang ekonomi.

Ia menempuh pendidikan di Indonesia sebelum melanjutkan studi ke University of Western Australia. Dari kampus tersebut, Boediono memperoleh gelar Bachelor of Commerce.

Pendidikannya berlanjut ke Monash University dan meraih Master of Economics. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan doktoral bidang ekonomi di University of Pennsylvania, Amerika Serikat.

12. Ma’ruf Amin (2019–2024)

Ma’ruf Amin memiliki perjalanan pendidikan yang kuat dalam bidang agama.

Ia menempuh pendidikan dasar di Tangerang dan kemudian melanjutkan pendidikan di Pesantren Tebuireng, Jombang.

Setelah itu, Ma’ruf Amin melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta.

13. Gibran Rakabuming Raka (2024–sekarang)

Gibran Rakabuming Raka merupakan Wakil Presiden RI yang menjabat sejak 2024. Riwayat pendidikannya belakangan menjadi sorotan setelah muncul gugatan yang mempertanyakan pemenuhan syarat pendidikan dalam pencalonan Pilpres 2024.

Gibran menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di Surakarta. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Orchid Park Secondary School, Singapura.

Pendidikannya kemudian berlanjut ke UTS Insearch di Sydney, Australia. Lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai riwayat pendidikan Gibran.

Pendidikan Gibran Jadi Sorotan MK

Dalam putusan pada 6 Oktober 2026, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan berupa ijazah, sertifikat, atau diploma dari pendidikan luar negeri Gibran yang dapat menjadi dasar untuk menyatakan bahwa ia telah menyelesaikan pendidikan yang setara dengan SMA.

Namun, putusan tersebut tidak membuat status Gibran sebagai wakil presiden gugur. MK menyatakan permohonan perkara tidak dapat diterima karena para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan tersebut.

Untuk pendidikan tinggi, Gibran tercatat memperoleh diploma dari Management Development Institute of Singapore (MDIS), yang bekerja sama dengan University of Bradford, Inggris. Ia disebut lulus pada 2010 dengan konsentrasi pemasaran.

Pendidikan Para Wapres Berbeda-beda

Jika melihat perjalanan pendidikan para wapres dari Mohammad Hatta hingga Gibran, terlihat jelas bahwa latar belakang mereka sangat beragam.

Ada yang memiliki gelar doktor dari universitas luar negeri seperti B.J. Habibie dan Boediono. Ada yang kuat di bidang militer seperti Umar Wirahadikusumah dan Try Sutrisno. Ada pula yang memiliki latar belakang agama seperti Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Adam Malik menunjukkan bahwa perjalanan seorang tokoh tidak selalu ditentukan oleh pendidikan formal. Ia banyak belajar secara otodidak dan membangun karier melalui pergerakan serta pengalaman.

Kini, riwayat pendidikan Gibran menjadi bagian yang kembali mendapat perhatian publik setelah putusan MK. Perkara tersebut sekaligus membuat perjalanan pendidikan para Wakil Presiden RI dari masa ke masa menarik untuk dilihat kembali.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #WakilPresidenRI #MohammadHatta #GibranRakabuming #SejarahIndonesia #PendidikanWapres #TokohIndonesia #BeritaIndonesia #JurnalPelopor
Previous Post

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Ada di Kejagung, Apa Asalnya?

Next Post

Ditolak Ulama dan Warga, Indomaret di Pamekasan Dibongkar

musa

musa

Related Posts

kejagung
Nasional

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Ada di Kejagung, Apa Asalnya?

07/10/2026
ijazah gibran
Nasional

MK Ungkap Fakta Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran, Ini Alasannya

07/10/2026
Prabowo
Nasional

Polhut Ditambah Bertahap, Prabowo Targetkan 70.000 Personel

07/10/2026
ruko
Nasional

Ruko San Antonio Surabaya Meledak, 20 Bangunan Rusak

07/10/2026
kebakaran hebat
Nasional

Kebakaran Hebat di Tenggarong, Puluhan Rumah Ludes Terbakar

06/10/2026
mk gibran
Nasional

MK Gelar Sidang Putusan Perkara Ijazah Gibran Malam Ini

06/10/2026
Next Post
indomaret

Ditolak Ulama dan Warga, Indomaret di Pamekasan Dibongkar

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.