• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Venezuela Tagih 30 Ton Emas dari Inggris untuk Korban Gempa

Venezuela mendesak Inggris mengembalikan cadangan emas nasional yang dibekukan untuk mendukung rekonstruksi wilayah terdampak gempa.

musa by musa
11/07/2026
in Jurnal
0
Venezuela
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Pemerintah Venezuela secara resmi meminta Kerajaan Inggris mencairkan sekitar 30 ton cadangan emas milik negara yang selama ini dibekukan di Bank of England akibat sanksi yang dijatuhkan London. Permintaan tersebut disampaikan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, melalui surat yang ditujukan kepada **Charles III>. Caracas berharap aset bernilai miliaran dolar itu dapat segera dilepas untuk membiayai pemulihan wilayah yang porak-poranda setelah gempa bumi kembar dahsyat melanda negara tersebut.

Surat Resmi untuk Raja Charles III

Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi pemerintah, Delcy Rodríguez mengungkapkan telah mengambil langkah diplomatik dengan mengirimkan surat langsung kepada Raja Charles III.

Ia meminta agar emas milik Venezuela yang selama ini disimpan di Bank of England dapat dikembalikan kepada pemerintah Venezuela.

Menurut Rodríguez, cadangan emas tersebut sepenuhnya merupakan aset negara yang menjadi hak rakyat Venezuela.

“Emas ini adalah milik rakyat kami. Kami membutuhkan emas ini untuk mengatasi dampak gempa bumi,” ujarnya.

Dibutuhkan untuk Rekonstruksi Pascabencana

Permintaan tersebut muncul setelah Venezuela dilanda dua gempa bumi besar berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 yang terjadi hanya dalam selang waktu sekitar 39 detik.

Bencana yang terjadi pada 24 Juni itu menimbulkan kerusakan luas di berbagai wilayah. Ribuan bangunan dilaporkan hancur, sementara korban jiwa terus bertambah.

Laporan terbaru menyebut sedikitnya 3.800 orang meninggal dunia, ribuan lainnya mengalami luka-luka, kehilangan tempat tinggal, atau masih dinyatakan hilang.

Pemerintah Venezuela menyebut gempa kembar tersebut sebagai salah satu bencana alam paling mematikan yang pernah melanda kawasan Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir.

Dana untuk Bangkitkan Ekonomi

Rodríguez menjelaskan bahwa pencairan aset emas tidak hanya ditujukan untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak.

Pemerintah juga berencana menggunakan dana tersebut guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, serta mengembalikan layanan pendidikan dan pelayanan publik yang sempat lumpuh akibat bencana.

Menurutnya, pengembalian aset negara akan memberikan ruang fiskal yang sangat dibutuhkan pemerintah untuk mempercepat proses rekonstruksi sekaligus membantu masyarakat yang terdampak.

Ia menegaskan bahwa seluruh dana akan diarahkan bagi kepentingan sosial dan kesejahteraan warga.

Upaya Diplomasi Terus Dilakukan

Selain menyurati Raja Charles III, pemerintah Venezuela juga melakukan berbagai langkah diplomatik lainnya.

Rodríguez mengungkapkan dirinya telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana **Dana Moneter Internasional (IMF).

Pertemuan tersebut membahas kemungkinan pencairan berbagai aset Venezuela yang selama ini dibekukan sebagai dampak dari sanksi internasional.

Pemerintah berharap dukungan dari lembaga-lembaga internasional dapat membantu mempercepat proses pemulihan negara yang kini tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat bencana alam.

Menanti Respons Inggris

Hingga kini, pemerintah Inggris maupun Bank of England belum memberikan tanggapan resmi atas permohonan yang diajukan Caracas.

Nasib cadangan emas Venezuela telah menjadi isu diplomatik yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan berkaitan dengan kebijakan sanksi Inggris terhadap pemerintah Venezuela.

Kini, di tengah kebutuhan mendesak untuk membantu jutaan warga terdampak gempa, pemerintah Venezuela berharap pertimbangan kemanusiaan dapat menjadi dasar bagi Inggris untuk membuka kembali akses terhadap aset negara tersebut.

Keputusan London nantinya diperkirakan tidak hanya akan berdampak pada proses rekonstruksi Venezuela, tetapi juga menjadi sorotan dunia terkait penggunaan aset negara yang dibekukan dalam situasi darurat kemanusiaan.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Venezuela #Inggris #BankOfEngland #RajaCharlesIII #CadanganEmas #Gempa #Internasional
Previous Post

Jampidsus: Pemberkasan Kasus BGN Harus Segera Dituntaskan

musa

musa

Related Posts

jampidsus
Nasional

Jampidsus: Pemberkasan Kasus BGN Harus Segera Dituntaskan

11/07/2026
istana
Nasional

Istana Tanggapi Sorotan Penggeledahan Polri dan Penjagaan TNI

11/07/2026
haji isam
Nasional

Raffi Beberkan Peran Haji Isam di Balik IPO RANS

11/07/2026
fifa
Olahraga

Standar Ganda FIFA? Hukuman Quansah Picu Kontroversi

11/07/2026
Marine Le Pen
World

Meski Tersandung Korupsi, Marine Le Pen Tetap Bisa Nyapres

10/07/2026
tppu
Nasional

Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia, Diduga Berisi 74 Kg Emas

10/07/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.