Jurnal Pelopor – Perkelahian antara sekelompok anak punk dan warga terjadi di kawasan SPBU Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2026) sore. Bentrokan tersebut bermula dari perselisihan antara anak punk dengan pedagang yang berjualan di lokasi. Akibat kejadian itu, gerobak motor pedagang cilok rusak dan lima anak punk mengalami luka-luka.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut kemudian viral di media sosial. Polisi bersama anggota TNI yang berada di sekitar lokasi langsung turun tangan untuk menghentikan keributan dan mengamankan sejumlah anak punk yang terlibat.
Berawal Dari Motor Mogok
Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto menjelaskan, kejadian bermula ketika sebuah motor yang digunakan kelompok anak punk mengalami mogok. Mereka kemudian menepi di sekitar SPBU Tengaran.
Di lokasi yang sama, terdapat dua pedagang yang sedang berjualan, yakni pedagang cilok dan bakso. Situasi kemudian memanas setelah pedagang merasa terganggu dengan keberadaan kelompok tersebut karena dinilai mengganggu pembeli.
Perselisihan pun terjadi. Dalam keributan tersebut, salah satu anak punk disebut menjatuhkan motor gerobak milik pedagang cilok hingga mengalami kerusakan.
Pedagang yang tidak terima kemudian terlibat cekcok dengan kelompok anak punk. Keributan berkembang menjadi perkelahian hingga warga sekitar ikut berdatangan.
Warga Ikut Terlibat
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian ikut memukuli beberapa anak punk. Keributan berlangsung cukup singkat sebelum polisi dan anggota TNI yang sedang melakukan patroli datang ke lokasi.
Petugas langsung melerai kedua pihak dan mengamankan kelompok anak punk untuk mencegah bentrokan kembali terjadi.
Sebanyak 11 anak punk kemudian diamankan. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, mereka selanjutnya dibawa ke Mapolres Semarang untuk menjalani pemeriksaan.
Lima Orang Terluka
Dari kejadian tersebut, sekitar lima anak punk mengalami luka-luka. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Tengaran untuk mendapatkan perawatan medis.
Meski demikian, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian dan pihak-pihak yang terlibat.
Kapolsek Tengaran mengatakan, proses pemeriksaan masih berlangsung. Polisi juga masih mendalami penyebab perselisihan yang kemudian berkembang menjadi bentrokan.
Kasus ini menjadi perhatian setelah rekaman keributan di kawasan SPBU Tengaran tersebar di media sosial. Polisi masih melakukan penanganan agar situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:





