• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

AHY Bicara Batas Kekuasaan, Partai Demokrat Merespons

Pidato AHY tentang kekuasaan sebagai amanah rakyat memicu sorotan, hingga Partai Demokrat memberikan penjelasan atas pernyataannya.

musa by musa
09/09/2026
in Nasional
0
demokrat
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pada Sabtu (5/9/2026) mendapat sorotan. Pernyataan AHY mengenai kekuasaan yang memiliki batas waktu memicu reaksi dari sejumlah partai yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, AHY menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang dimiliki seseorang untuk selamanya. Menurut dia, kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya, kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” kata AHY.

AHY Tekankan Hak Rakyat dalam Demokrasi

AHY juga mengingatkan agar hak masyarakat untuk memilih maupun dipilih tidak dibatasi. Ia menilai prinsip tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga demokrasi tetap sehat.

“Jangan dihalang-halangi hak rakyat untuk memilih dan untuk dipilih,” ujarnya.

Menurut AHY, demokrasi tidak boleh hanya dipahami sebagai pelaksanaan pemilihan umum. Demokrasi juga membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab, penegakan hukum, kebebasan pers dan masyarakat sipil, serta mekanisme checks and balances yang berjalan secara sehat.

Ia menilai pemerintahan harus memiliki kekuatan dan efektivitas dalam menjalankan tugas, tetapi pada saat yang sama tetap terbuka terhadap kritik dan menghormati perbedaan.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan pemerintahan yang kuat dan efektif, sekaligus terbuka terhadap kritik, menghormati perbedaan, menjunjung hukum, dan selalu siap mempertanggungjawabkan setiap keputusan kepada rakyat,” tutur AHY.

Ingatkan Pelajaran Reformasi

Dalam kesempatan tersebut, AHY turut menyinggung pentingnya menjaga semangat Reformasi dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemilu harus berlangsung secara jujur, adil, bebas, dan demokratis. Setiap peserta pemilu, kata AHY, harus memperoleh perlakuan yang setara.

“Pemilu harus berlangsung jujur, adil, bebas, dan demokratis,” ucapnya.

AHY juga menekankan bahwa kemenangan dalam pemilu semestinya lahir dari kepercayaan rakyat, sementara pihak yang kalah harus menghormati pilihan masyarakat.

Pidato AHY Tuai Respons

Pernyataan mengenai batas kekuasaan tersebut kemudian menjadi sorotan karena Partai Demokrat saat ini berada dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Sejumlah pihak menilai pernyataan AHY dapat dibaca sebagai pesan politik terkait dinamika kekuasaan dan Pemilu 2029.

Namun, Partai Demokrat memberikan penjelasan bahwa pidato tersebut tidak dimaksudkan sebagai serangan terhadap pemerintahan Prabowo. Demokrat menegaskan bahwa pesan AHY lebih berkaitan dengan prinsip demokrasi, konstitusi, serta pentingnya menjaga hak politik masyarakat.

Demokrat Tegaskan Sikap Politik

Partai Demokrat juga menekankan bahwa posisi politik mereka tetap berada dalam pemerintahan Prabowo. Karena itu, pernyataan AHY mengenai demokrasi dan batas kekuasaan dinilai tidak semestinya langsung ditafsirkan sebagai perubahan arah dukungan politik.

Pidato tersebut lebih ditekankan sebagai pengingat agar penyelenggaraan pemerintahan dan pemilu tetap berlandaskan prinsip demokrasi, hukum, serta kehendak rakyat.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AHY #AgusHarimurtiYudhoyono #Demokrat #PartaiDemokrat #PolitikIndonesia #Demokrasi #Kekuasaan #BeritaPolitik
Previous Post

Shearer Jagokan Arsenal, MU dan Liverpool Tersisih

Next Post

Kebakaran Gunung Argopuro Meluas, Jalur Pendakian Ditutup

musa

musa

Related Posts

pria
Nasional

2 Pria Diamuk Warga di Bekasi, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

09/09/2026
kontak
Nasional

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Ini Kronologinya

09/09/2026
emas
Nasional

ART Curi Emas Majikan Capai Miliaran Untuk Modal Nikah

09/09/2026
argopuro
Nasional

Kebakaran Gunung Argopuro Meluas, Jalur Pendakian Ditutup

09/09/2026
krakatau
Nasional

Kenapa Anak Krakatau Terus Erupsi? Ini Penjelasan Mbah Rono

08/09/2026
ruu perampasan
Nasional

Sahroni: RUU Perampasan Aset Akan Disahkan Desember

08/09/2026
Next Post
argopuro

Kebakaran Gunung Argopuro Meluas, Jalur Pendakian Ditutup

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.