Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Langka! Menteri RI Ini Tegas Tolak Korupsi, Pilih Hidup Bersahaja - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Langka! Menteri RI Ini Tegas Tolak Korupsi, Pilih Hidup Bersahaja

Menteri RI pilih hidup sederhana dan menolak korupsi meski tangani proyek besar, jadi teladan integritas di tengah godaan kekuasaan.

musa by musa
09/06/2025
in Nasional
0
menteri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Di tengah stereotip pejabat tinggi yang hidup mewah, sosok Ir. Sutami muncul berbeda. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) era Soekarno hingga Soeharto ini memilih hidup sederhana dan konsisten menolak korupsi selama 14 tahun menjabat.

Hidup Sederhana di Tengah Proyek Raksasa

Sutami menjabat sejak 1964 hingga 1978 dan dikenal sebagai sosok yang menolak segala bentuk pemberian negara yang tidak perlu. Ia bahkan baru memiliki rumah setelah pensiun dan membeli rumah tersebut dengan cicilan.

Staf Ahli menteri Sutami, Hendropranoto, menceritakan,

“Sutami sering berjalan kaki ketika mengunjungi pelosok, bukan karena tak mampu naik kendaraan, tapi karena ia tak ingin merepotkan orang dan ingin langsung melihat kondisi proyek secara nyata.”

Kerendahan Hati yang Membumi

Meski mengurusi proyek besar seperti Tol Jagorawi, Jembatan Semanggi, dan Jembatan Ampera, Sutami tetap rendah hati dan hidup sederhana. Ia tak mengambil uang negara dan bahkan rumah pribadinya baru dimiliki setelah masa jabatan berakhir.

Dalam liputan Tempo (1980), dijelaskan bahwa

“Sutami dikenal sangat merakyat dan sederhana, bahkan disebut ‘Menteri Termiskin’ tanpa merasa tersinggung.”

Pengorbanan Demi Pembangunan dan Rakyat

Sutami rela meninjau proyek dengan berjalan kaki agar lebih efisien dan langsung mengetahui masalah di lapangan. Namun, pola hidup ini berdampak pada kesehatannya yang menurun.

Ia mengidap penyakit liver kronis akibat kelelahan dan kurang gizi. Meski pernah enggan berobat karena khawatir soal biaya, Presiden Soeharto akhirnya memerintahkan agar dia dirawat tanpa biaya. Sayang, pada 13 November 1980, Sutami meninggal dunia.

Warisan Abadi untuk Negeri

Meskipun telah tiada, karya-karya Sutami tetap menjadi bagian penting pembangunan infrastruktur Indonesia yang masih dirasakan manfaatnya hingga kini.

“Sutami bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tapi juga membangun kepercayaan bahwa pejabat bisa jujur dan bekerja untuk rakyat,” kata Hendropranoto.

Teladan Pemimpin yang Layak Dicontoh

Sutami adalah contoh nyata bahwa jabatan tinggi tidak harus identik dengan kemewahan dan korupsi. Integritas dan pengabdian tulus kepada rakyat adalah warisan terbesarnya yang tetap relevan hingga saat ini.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji

DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #MenteriAntikorupsi #IntegritasPejabat #HidupSederhana #ProyekRaksasa #TeladanPemimpin #AntiKorupsi #PejabatBersih #JurnalPelopor #Indonesia #Prabowo
Previous Post

Setelah Pendidikan & Kesehatan, Apa Gebrakan Gubernur Sherly?

Next Post

Ajaib! Langkah RI Buat Harga Batu Bara Dunia Terbang 4%

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
harga batu bara

Ajaib! Langkah RI Buat Harga Batu Bara Dunia Terbang 4%

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.