• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Sekolah Internasional Kena PPN 12 Persen, Anggota DPR: Hambat Akses ke Pendidikan Berkualitas

musa by musa
20/12/2024
in Nasional
0
Sekolah Internasional Kena PPN 12 Persen, Anggota DPR: Hambat Akses ke Pendidikan Berkualitas
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Novita Hardini, menyampaikan kekhawatirannya terkait rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% terhadap sekolah berstandar internasional. Ia menilai kebijakan tersebut dapat menghambat akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas dan membawa dampak jangka panjang yang merugikan.

Menurut Novita, sekolah internasional tidak hanya menjadi tempat belajar bagi kalangan ekonomi atas, tetapi juga menjadi pilihan banyak orang tua yang rela berkorban demi memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak mereka.

“Tidak semua siswa di sekolah internasional berasal dari keluarga kaya. Banyak orang tua yang bekerja lebih keras atau menggeser kebutuhan lainnya demi prioritas membiayai pendidikan anak,” ujar anggota Komisi VII DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, Rabu (18/12/2024).

Dua Dampak Besar Kenaikan PPN

Novita menguraikan dua dampak utama yang akan muncul jika kebijakan kenaikan PPN ini diterapkan:

  1. Meningkatnya Beban Biaya Operasional
    Sekolah internasional sangat bergantung pada teknologi terkini, kurikulum global, dan tenaga pengajar profesional. Dengan kenaikan PPN, biaya operasional akan meningkat, yang pada akhirnya dibebankan kepada orang tua siswa.

    “Sekolah internasional adalah media yang memungkinkan kita memahami struktur dan pola pikir dengan wawasan global. Jika PPN 12% dibebankan, harapan agar anak-anak bangsa mampu bersaing secara global bisa pupus,” tegas Novita.

  2. Menurunnya Minat Calon Siswa
    Beban tambahan biaya akibat kenaikan PPN diperkirakan akan membuat banyak orang tua memilih alternatif lain. Hal ini tidak hanya berdampak pada jumlah siswa, tetapi juga menimbulkan tantangan bagi investor dalam menjaga keberlangsungan operasional sekolah internasional.

    “Sekolah bisa kehilangan siswa, dan ini akan menciptakan efek domino terhadap mutu pendidikan global yang seharusnya menjadi standar kompetitif bagi pendidikan nasional,” ungkapnya.

Ajakan untuk Pertimbangan Ulang

Novita meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini agar pendidikan berkualitas tetap dapat diakses oleh berbagai kalangan.

“Kita harus berpikir jangka panjang. Jangan sampai kebijakan ini justru memperlebar jurang akses terhadap pendidikan berkualitas dan menghambat peningkatan mutu pendidikan nasional,” katanya.

Konteks Kebijakan PPN 12%

Kenaikan tarif PPN menjadi 12% mulai 1 Januari 2025 merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan pendapatan negara untuk mendukung program prioritas pemerintah, termasuk di bidang pangan dan energi.

Previous Post

Airlangga Akui Tarif PPN 12% untuk Akomodasi Program Makan Bergizi Gratis

Next Post

Altay Bayindir Dikritik, Ruben Amorim Pasang Badan Usai Laga vs Tottenham

musa

musa

Related Posts

universitas
Nasional

Akademisi Soroti Posisi Universitas Republik Indonesia

24/07/2026
tribrata
Nasional

Tribrata, Putra Ferdy Sambo, Resmi Dilantik Jadi Perwira Polri

23/07/2026
deyang
Nasional

Nanik S Deyang Akhiri Masa Jabatan di BGN Lebih Cepat

23/07/2026
ledakan
Nasional

Basarnas Kerahkan 400 Personel usai Ledakan Dahsyat di Medan

22/07/2026
kerja sama
Nasional

DPR Sepakati UU Kerja Sama Militer dengan Malaysia dan Turki

22/07/2026
jokowi
Nasional

Sekolah Negeri Kehilangan Peminat, Ini Faktor Penyebabnya

21/07/2026
Next Post
Altay Bayindir Dikritik, Ruben Amorim Pasang Badan Usai Laga vs Tottenham

Altay Bayindir Dikritik, Ruben Amorim Pasang Badan Usai Laga vs Tottenham

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.