Jurnal Pelopor – Kabar meninggalnya Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, sempat ramai diperbincangkan setelah disebut meninggal usai mengikuti karnaval. Di tengah informasi yang beredar di media sosial, pihak keluarga akhirnya memberikan klarifikasi mengenai kondisi almarhum sebelum meninggal dunia.
Kerabat Ahmad Faiz, Muslih (53), mengatakan almarhum sebenarnya dalam kondisi sehat sebelum mengikuti kegiatan karnaval. Namun, dua hari sebelum acara, Ahmad disebut hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat karena sibuk mempersiapkan karnaval sekaligus tetap bekerja.
“Sebetulnya kecapekan. Sudah dua hari tidak tidur. Kadang tidur cuma satu atau dua jam,” kata Muslih saat ditemui di pemakaman Banyurip Ageng, Jumat (11/9/2026).
Kondisi Mulai Terlihat Lelah Saat Karnaval
Ahmad Faiz mengikuti karnaval pada Kamis (10/9) malam. Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung hingga tengah malam.
Muslih yang berada di dekat Ahmad selama kegiatan mengaku sudah melihat tanda-tanda kelelahan. Bahkan, langkah Ahmad disebut mulai tidak stabil ketika mengikuti rombongan.
“Sudah kelihatan kondisinya. Pertama itu sudah agak kesenggoyangan,” ujar Muslih.
Meski sudah diingatkan, Ahmad tetap memilih melanjutkan kegiatan. Menurut keluarga, almarhum memang memiliki semangat tinggi untuk ikut memeriahkan karnaval dan menghibur masyarakat.
Setelah karnaval selesai sekitar pukul 00.00 WIB, Ahmad masih berkumpul bersama rombongan. Ia kemudian mengeluhkan kakinya yang terasa pegal karena kelelahan.
Muslih bahkan sempat menawarkan untuk memijatnya. Namun, Ahmad mengatakan dirinya akan melakukan pijat keesokan harinya.
Sempat Beristirahat Sebelum Kondisinya Menurun
Setelah membeli minuman dan makan dalam jumlah sedikit, Ahmad kemudian beristirahat di teras pos warga. Ia tidur hingga sekitar pukul 02.30-03.00 WIB sebelum akhirnya dibangunkan dan berpindah untuk tidur di rumah.
Sekitar pukul 04.00 WIB, Ahmad sempat terbangun. Kepada kerabatnya, ia mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa tidak enak.
“Aku enggak enak,” tutur Muslih menirukan ucapan Ahmad.
Setelah itu, Ahmad kembali tidur. Sekitar pukul 05.00 WIB, keluarga kemudian mengetahui kondisi Ahmad sudah tidak seperti sebelumnya.
Muslih menegaskan bahwa selama mengikuti karnaval, Ahmad tidak pernah pingsan. Ia hanya terlihat lemas dan kelelahan.
“Enggak. Hanya capek saja, agak lemas,” katanya.
Keluarga Minta Tidak Ada Spekulasi
Keluarga membantah berbagai informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Muslih menyebut Ahmad tidak memiliki riwayat penyakit tertentu yang diketahui keluarga dan sebelum mengikuti karnaval berada dalam kondisi sehat.
Menurutnya, kurangnya waktu tidur selama dua hari menjadi salah satu kondisi yang sangat terlihat. Ahmad disebut hanya tidur sekitar satu hingga dua jam setiap harinya karena harus mempersiapkan kegiatan karnaval sekaligus menjalankan pekerjaannya di bidang konveksi.
Selain kurang tidur, pola makan Ahmad juga disebut tidak maksimal. Pada Kamis siang sebelum mengikuti karnaval, ia hanya makan sedikit meski tetap bersemangat mengikuti kegiatan.
Keluarga berharap masyarakat tidak membuat spekulasi mengenai penyebab kematian Ahmad, apalagi mengaitkannya dengan hal-hal yang tidak berdasarkan fakta.
Tinggalkan Istri dan Tiga Anak
Ahmad Faiz dikenal sebagai pekerja di bidang konveksi dan aktif dalam kegiatan di musala. Ia meninggalkan seorang istri serta tiga anak yang masih kecil.
Keluarga juga meminta masyarakat berhati-hati dalam menyebarkan foto maupun informasi mengenai almarhum di media sosial. Mereka khawatir kabar yang tidak benar justru menambah beban keluarga yang sedang berduka.
Bagi keluarga, yang terpenting saat ini adalah meluruskan informasi mengenai kondisi Ahmad sebelum meninggal. Mereka berharap masyarakat tidak lagi menyebarkan kabar yang belum jelas dan menghormati keluarga yang tengah kehilangan orang terdekat.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







