Jurnal Pelopor – Momen penuh semangat terjadi saat rombongan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melintasi sungai yang menjadi salah satu akses menuju SDN Oelbaf, Desa Tasinifu/Aplal, Kecamatan Mutis. Kedatangan rombongan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang meneriakkan yel-yel, “Ayo Maju-Maju, Jangan Ragu-Ragu”.
Sambutan dari Pinggir Sungai
Suasana sederhana itu sontak menarik perhatian. Anak-anak SDN Oelbaf terlihat bersemangat menyambut rombongan Kepala Dinas Pendidikan TTU yang melintas di sungai.
Teriakan “Ayo Maju-Maju, Jangan Ragu-Ragu” menggambarkan kegembiraan para siswa saat melihat pejabat pendidikan datang ke wilayah mereka. Meski berlangsung sederhana, sambutan tersebut menjadi gambaran kuat tentang semangat anak-anak di daerah tersebut dalam menuntut ilmu.
Momen itu juga memperlihatkan bahwa bagi para siswa, sungai bukan sekadar bentang alam yang harus dilewati. Jalur tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju sekolah dan kembali ke rumah setiap harinya.
Sungai Jadi Akses Penting ke Sekolah
Kondisi medan yang harus dilalui para siswa menjadi perhatian tersendiri. Akses menuju sekolah di wilayah tersebut masih membuat anak-anak harus berhadapan dengan kondisi alam dalam perjalanan mereka.
Sungai yang dilintasi rombongan Kepala Dinas Pendidikan itu selama ini menjadi salah satu jalur yang digunakan masyarakat, termasuk siswa SDN Oelbaf. Karena itu, perjalanan menuju sekolah bukan hanya soal jarak, tetapi juga tantangan medan yang harus mereka lewati.
Bagi anak-anak, kondisi tersebut tampaknya sudah menjadi bagian dari keseharian. Mereka tetap berangkat sekolah dan menjalani aktivitas belajar meski akses yang dilalui tidak selalu mudah.
Semangat Anak-Anak Jadi Sorotan
Yel-yel yang diteriakkan para siswa justru menjadi bagian paling menarik dari momen tersebut. Kalimat sederhana “Ayo Maju-Maju, Jangan Ragu-Ragu” terdengar seperti bentuk dukungan sekaligus gambaran optimisme anak-anak terhadap pendidikan.
Semangat mereka menjadi pesan bahwa keterbatasan akses tidak lantas memadamkan keinginan untuk belajar. Sebaliknya, anak-anak tersebut menunjukkan antusiasme dan keberanian untuk terus maju.
Momen Kepala Dinas Pendidikan melintasi sungai bersama rombongan pun menjadi gambaran nyata mengenai kondisi akses pendidikan di wilayah tersebut. Harapannya, perhatian terhadap kondisi medan dan fasilitas pendukung pendidikan di daerah terpencil dapat terus ditingkatkan.
Bagi para siswa SDN Oelbaf, perjalanan menuju sekolah mungkin terasa biasa karena sudah dilakukan setiap hari. Namun bagi banyak orang yang melihatnya, perjalanan itu menjadi pengingat bahwa semangat belajar anak-anak di pelosok tetap menyala meski harus melewati berbagai tantangan.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






