• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

17 Barak Polisi di Papua Pegunungan Terbakar

Sebanyak 17 barak Polres Mamberamo Tengah terbakar, membuat 46 personel kehilangan tempat tinggal tanpa korban jiwa.

musa by musa
20/08/2026
in Nasional
0
barak
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Sebanyak 17 barak di kompleks Asrama Polres Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, ludes terbakar pada Senin (17/8/2026). Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan lain. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kebakaran terjadi di kompleks Asrama Polres Mamberamo Tengah dan mengakibatkan 46 personel kehilangan tempat tinggal. Bangunan barak yang sebagian besar menggunakan material kayu membuat api lebih mudah menjalar. Kobaran api juga diperparah oleh kondisi cuaca di sekitar lokasi. Petugas menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman.

Api Berasal dari Salah Satu Barak

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan api berasal dari salah satu petak barak. Barak tersebut diketahui dihuni oleh personel Polres Mamberamo Tengah. Api diduga muncul akibat masalah pada instalasi kelistrikan. Sumber api kemudian dengan cepat membakar bagian bangunan.

Menurut Cahyo, api berasal dari penumpukan colokan pada stop kontak yang berada dekat dengan gorden. Kondisi tersebut diduga menyebabkan panas dan memicu munculnya api. Gorden yang berada tepat di sekitar sumber api kemudian ikut terbakar. Api selanjutnya menjalar ke dinding bangunan yang terbuat dari kayu.

“Api berasal dari penumpukan colokan pada stop kontak yang menempel langsung pada gorden sehingga dengan cepat membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu,” kata Cahyo, Selasa (18/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan pendataan terkait dampak kebakaran. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik.

Api Cepat Merambat ke Bangunan Lain

Material bangunan menjadi salah satu faktor yang membuat kebakaran berkembang dengan cepat. Sebagian besar barak di kompleks tersebut menggunakan bahan yang mudah terbakar. Setelah api membesar dari satu petak, kobaran kemudian merambat ke bangunan di sekitarnya. Dalam waktu singkat, sejumlah barak ikut terbakar.

Kondisi cuaca di lokasi juga turut memperparah situasi. Cuaca panas disertai angin kencang membuat kobaran api semakin cepat membesar. Angin menyebabkan api lebih mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Proses pemadaman pun menjadi semakin sulit dilakukan.

Selain faktor cuaca, keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman turut menjadi kendala. Kondisi tersebut membuat petugas kesulitan mengendalikan api sejak awal kejadian. Kobaran yang terus membesar akhirnya menghanguskan sebagian besar bangunan barak. Sebanyak 17 barak dilaporkan ludes terbakar.

46 Personel Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran tersebut memberikan dampak besar bagi personel yang tinggal di kompleks asrama. Sebanyak 46 personel Polres Mamberamo Tengah kehilangan tempat tinggal setelah barak yang mereka tempati terbakar. Barang-barang yang berada di dalam bangunan juga berpotensi ikut terdampak. Para personel kini harus mendapatkan tempat tinggal sementara.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kepolisian memastikan tidak ada personel yang meninggal dunia akibat kebakaran. Tidak disebutkan adanya korban luka dalam insiden tersebut. Penanganan terhadap personel terdampak kemudian menjadi perhatian setelah kebakaran.

Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian akibat kejadian tersebut. Pemeriksaan lokasi juga dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih jelas. Dugaan sementara menunjukkan kebakaran bermula dari penumpukan colokan pada stop kontak. Hasil pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi dasar penanganan berikutnya.

Kebakaran 17 barak di Asrama Polres Mamberamo Tengah menjadi pengingat pentingnya penggunaan instalasi listrik secara aman. Penumpukan colokan pada satu stop kontak dapat meningkatkan risiko panas berlebih dan kebakaran. Terlebih, kondisi bangunan yang menggunakan material kayu membuat api lebih cepat menyebar. Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik dan penggunaan peralatan listrik secara tepat perlu menjadi perhatian.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PapuaPegunungan #MamberamoTengah #PolresMamberamoTengah #Kebakaran #KebakaranBarak #Polri #Papua #BeritaTerkini #InfoPapua #Indonesia
Previous Post

Debut di Kejuaraan Dunia, Amri/Nita Langsung Tembus 16 Besar

Next Post

Celah “Main Lapor” Penghinaan Presiden Ditutup MK

musa

musa

Related Posts

susulan
Nasional

Gempa Susulan M 5,6 Bikin Warga Manggarai Panik Dini Hari

20/08/2026
mk
Nasional

Celah “Main Lapor” Penghinaan Presiden Ditutup MK

20/08/2026
kalimantan
Nasional

Asap Makin Pekat! 859 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan

19/08/2026
pbb
Nasional

Australia Dukung Indonesia di PBB Hadapi Belanda

19/08/2026
bem
Nasional

Massa BEM UI Gagal Naik 24 Kopaja ke Bundaran HI

19/08/2026
bus
Nasional

Sekitar 50 Bus Terbakar di Cikarang Barat

19/08/2026
Next Post
mk

Celah “Main Lapor” Penghinaan Presiden Ditutup MK

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.