• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Gunung Bromo Kebakaran, Sebagian Akses Wisata Ditutup

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Bromo sehingga sejumlah akses wisata ditutup sementara demi mendukung proses pemadaman api.

musa by musa
05/08/2026
in Nasional
0
bromo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Peristiwa yang terjadi di Blok Bantengan ini memaksa pengelola menutup sementara sejumlah akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo mulai Senin (3/8/2026) malam. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemadaman api sekaligus menjamin keselamatan wisatawan dan petugas di lapangan.

Kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Blok Bantengan. Hingga kini, petugas gabungan masih berupaya memadamkan api yang terus membakar vegetasi di area tersebut. Luas lahan yang terdampak belum dapat dipastikan karena tim masih memprioritaskan pengendalian kebakaran.

Tiga Pintu Masuk Ditutup

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penutupan sementara mulai diberlakukan pada Senin pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Akses wisata yang ditutup meliputi pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta pintu masuk Senduro di Kabupaten Lumajang.

Menurut Rudijanta, kebijakan tersebut diambil agar proses pemadaman dapat berlangsung optimal tanpa terganggu aktivitas wisatawan.

“Untuk kelancaran pemadaman dan keamanan pengunjung, akses melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro kami tutup sementara,” ujarnya.

Pemadaman Jadi Prioritas

Tim gabungan dari Balai Besar TNBTS bersama unsur terkait masih berjibaku mengendalikan kobaran api yang menghanguskan kawasan konservasi tersebut.

Hingga Selasa pagi, petugas belum dapat memastikan berapa luas kawasan yang terbakar. Penghitungan baru akan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman.

“Saat ini tim di lapangan masih fokus penuh pada proses pemadaman. Setelah api dipadamkan dan situasi kondusif, tim khusus akan diterjunkan untuk mengukur luas area yang terbakar,” jelas Rudijanta.

Wisata Tetap Dibuka Lewat Jalur Alternatif

Meski tiga pintu masuk utama ditutup, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Gunung Bromo melalui dua jalur alternatif, yakni jalur Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan jalur Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Namun, pihak pengelola memberlakukan pembatasan aktivitas selama kebakaran belum sepenuhnya terkendali. Pengunjung hanya diperbolehkan menikmati kawasan lautan pasir dan dilarang menuju area Savana yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Pembatasan tersebut bertujuan menghindari risiko wisatawan terjebak penyebaran api maupun asap yang dapat membahayakan keselamatan.

Imbauan untuk Wisatawan

Balai Besar TNBTS juga mengimbau seluruh wisatawan, pemandu, operator jeep, hingga pelaku jasa wisata agar meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di kawasan taman nasional.

Pengunjung diminta mematuhi seluruh arahan petugas, tidak memasuki area yang ditutup, serta tidak menyalakan api dalam bentuk apa pun di kawasan konservasi.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian kawasan TNBTS yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di Indonesia. Selain menjadi habitat berbagai flora dan fauna, kawasan Gunung Bromo juga memiliki ekosistem yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung dan pihak pengelola akan terus melakukan evaluasi sebelum memutuskan pembukaan kembali akses wisata yang ditutup. Wisatawan diimbau mengikuti informasi resmi dari Balai Besar TNBTS sebelum merencanakan perjalanan menuju Gunung Bromo.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #GunungBromo #TNBTS #Karhutla #Wisata #Lumajang #JawaTimur #Bencana #JurnalPelopor
Previous Post

Pakar Ingatkan Risiko Remaja Terlalu Bergantung pada AI

Next Post

Viral! Bangunan Kopdes Merah Putih di Kaki Ciremai Jadi Sorotan

musa

musa

Related Posts

kopdes
Nasional

Viral! Bangunan Kopdes Merah Putih di Kaki Ciremai Jadi Sorotan

05/08/2026
wisata
Nasional

Kebakaran Bromo Meluas, Jalur Wisata Ditutup Sementara

04/08/2026
penumpang
Nasional

Viral! Penumpang Diminta Turun Dari Bus Karena Bau Badan

04/08/2026
pengunjung
Nasional

Heboh! Tolak Memberi Uang, Pengamen Intimidasi Pengunjung

04/08/2026
dialog
Nasional

Prabowo: Jika Diminta, Saya Siap ke Korut untuk Buka Dialog

04/08/2026
viral
Nasional

Viral! Suami Diduga Pergoki Istri Bersama Pria Lain di Hotel

03/08/2026
Next Post
kopdes

Viral! Bangunan Kopdes Merah Putih di Kaki Ciremai Jadi Sorotan

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.