• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Setiap Hari Kerja, 1 Juta Orang Padati KRL Jabodetabek

KRL Jabodetabek melayani lebih dari satu juta penumpang setiap hari kerja sehingga kapasitas menjadi perhatian utama bersama.

musa by musa
03/08/2026
in Nasional
0
krl
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Commuter Line Jabodetabek masih menjadi tulang punggung transportasi bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan metropolitan Jakarta. Setiap hari kerja, rata-rata lebih dari 1 juta penumpang memanfaatkan layanan KRL untuk berangkat dan pulang dari tempat kerja. Tingginya jumlah pengguna membuat kondisi berdesakan saat jam sibuk masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Commuter Line Jabodetabek telah melayani 178.001.308 perjalanan. Angka tersebut menegaskan peran penting moda transportasi berbasis rel dalam menopang mobilitas masyarakat sekaligus menjaga roda perekonomian di wilayah Jabodetabek.

Hari Kerja Jadi Waktu Tersibuk

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa rata-rata pengguna Commuter Line pada Senin hingga Jumat mencapai sekitar 1,05 juta perjalanan per hari. Jumlah ini meningkat sekitar 29,3 persen dibandingkan rata-rata pengguna pada akhir pekan yang berada di kisaran 813.600 perjalanan per hari.

Menurut Anne, kepadatan yang terjadi setiap pagi dan sore hari bukan sekadar angka statistik, tetapi menggambarkan jutaan masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-harinya pada layanan KRL.

“Ketika pelanggan berdesakan pada jam sibuk, yang kita lihat bukan sekadar tingginya permintaan perjalanan. Di sana ada para tulang punggung keluarga yang berusaha tiba di tempat kerja tepat waktu dan pulang membawa hasil jerih payahnya,” ujarnya.

Mayoritas Perjalanan Terjadi Saat Jam Kerja

Dari total 178 juta perjalanan selama semester pertama 2026, sekitar 135,7 juta perjalanan atau 76,2 persen terjadi pada hari kerja.

Kepadatan paling tinggi berlangsung pada pagi hari saat masyarakat berangkat bekerja dan sore hari ketika para pekerja kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat sejumlah rangkaian kereta dipenuhi penumpang yang harus berdiri sepanjang perjalanan.

Selain pekerja, layanan KRL juga menjadi transportasi utama bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat yang mengakses layanan publik di Jakarta dan kota-kota penyangga.

KAI Dorong Penambahan Kapasitas

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, PT KAI menilai peningkatan kapasitas Commuter Line menjadi langkah yang tidak bisa ditunda.

Penguatan layanan akan dilakukan secara bertahap melalui penambahan armada kereta, peningkatan kapasitas lintas dan stasiun, modernisasi sistem persinyalan serta kelistrikan, hingga optimalisasi pola operasi.

Anne menegaskan dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar kapasitas layanan dapat terus meningkat.

“Setiap tambahan kapasitas akan menghadirkan ruang perjalanan yang lebih layak, mengurangi kepadatan, dan memberikan kenyamanan lebih baik bagi jutaan pelanggan yang menggantungkan mobilitas hariannya pada Commuter Line,” katanya.

Pengguna KRL Terus Meningkat

Dalam lima tahun terakhir, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek menunjukkan tren peningkatan yang konsisten setelah pandemi.

Pada 2021 tercatat sebanyak 168 juta perjalanan, kemudian meningkat menjadi 252 juta perjalanan pada 2022. Angka tersebut kembali naik menjadi 331 juta perjalanan pada 2023, kemudian 328,2 juta perjalanan pada 2024, dan mencapai 349,3 juta perjalanan sepanjang 2025.

Memasuki semester pertama 2026 saja, jumlah perjalanan sudah menembus 178 juta, sehingga berpotensi melampaui capaian tahun sebelumnya apabila tren tersebut terus berlanjut hingga akhir tahun.

Jaringan Semakin Luas

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, jaringan Commuter Line juga terus berkembang. Jumlah stasiun yang dilayani bertambah dari 71 stasiun pada 2015 menjadi 85 stasiun pada 2026.

Penambahan tersebut mencakup beroperasinya Stasiun Jatake dan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) yang diharapkan mampu memperluas akses masyarakat menuju kawasan hunian maupun pusat aktivitas baru.

Di sisi operasional, jumlah perjalanan KRL juga meningkat dari 881 perjalanan per hari pada 2015 menjadi 1.063 perjalanan per hari pada 2025, atau bertambah sekitar 21 persen.

Sementara itu, lintas Bogor masih menjadi jalur tersibuk dengan melayani sekitar 155 juta perjalanan sepanjang 2025. Posisi berikutnya ditempati lintas Cikarang sebanyak 85,9 juta perjalanan, Rangkasbitung 77,6 juta perjalanan, Tangerang 27,3 juta perjalanan, serta Tanjung Priok sekitar 3,5 juta perjalanan.

Peningkatan jumlah pengguna tersebut menunjukkan Commuter Line tetap menjadi moda transportasi utama bagi jutaan warga Jabodetabek. Namun, tingginya kepadatan pada jam sibuk juga menjadi pengingat bahwa penambahan kapasitas dan pengembangan infrastruktur perlu terus dipercepat agar pelayanan kepada masyarakat semakin aman, nyaman, dan efisien.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #KRLJabodetabek #CommuterLine #KAICommuter #Transportasi #Jabodetabek #KeretaApi #Mobilitas #JurnalPelopor
Previous Post

Luar Biasa! Nathan Thomas Jadi Profesor di Usia 18 Tahun

Next Post

Setelah Jadi Sorotan, Pagar Mal Kokas Dipastikan Dibongkar

musa

musa

Related Posts

viral
Nasional

Viral! Suami Diduga Pergoki Istri Bersama Pria Lain di Hotel

03/08/2026
pantai
Nasional

Selfie di Tebing Pantai Semeti Berujung Maut

03/08/2026
mal
Nasional

Setelah Jadi Sorotan, Pagar Mal Kokas Dipastikan Dibongkar

03/08/2026
profesor
Nasional

Luar Biasa! Nathan Thomas Jadi Profesor di Usia 18 Tahun

03/08/2026
pemerintah
Nasional

Tugas Pemerintah dan DPR Usai Putusan MK soal MBG

01/08/2026
taksaka
Nasional

Bukan Tanpa Sebab, KA Taksaka Jadi “Anak Emas” PT KAI

01/08/2026
Next Post
mal

Setelah Jadi Sorotan, Pagar Mal Kokas Dipastikan Dibongkar

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.