• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Babak Baru Korupsi MBG, Eks Wakil Kepala BGN Ajukan JC

Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengajukan status justice collaborator dan siap mengungkap lebih dari 20 nama.

musa by musa
09/06/2026
in Jurnal
0
bgn
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru. Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, resmi mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dan mengaku siap mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Agung tersebut.

Langkah ini berpotensi membuka fakta-fakta baru dalam perkara yang disebut sebagai salah satu kasus korupsi terbesar yang berkaitan dengan program unggulan pemerintah. Melalui kuasa hukumnya, Sony mengklaim tidak ingin menjadi satu-satunya pihak yang menanggung konsekuensi hukum jika memang ada banyak pihak lain yang turut menikmati hasil atau terlibat dalam praktik yang diduga merugikan negara.

Siap Buka Keterlibatan Banyak Pihak

Kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengatakan kliennya telah menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan penyidik melalui mekanisme justice collaborator.

Menurut Krisna, keputusan tersebut bukan untuk menghindari proses hukum, melainkan sebagai bentuk kerja sama dalam mengungkap keseluruhan jaringan yang diduga terlibat dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis selama periode 2025-2026.

“Kami ingin mengungkap siapa saja yang terlibat dalam program unggulan presiden ini,” ujar Krisna kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Senin (8/6/2026).

Sebut Sudah Kantongi Lebih dari 20 Nama

Yang menarik, Sony disebut telah mulai memberikan sejumlah informasi penting kepada penyidik. Bahkan, menurut kuasa hukumnya, lebih dari 20 nama telah disebutkan dalam pemeriksaan awal.

Namun jumlah tersebut diklaim masih belum seluruhnya. Sony disebut masih menyimpan banyak informasi yang akan disampaikan pada pemeriksaan lanjutan.

“Lebih dari 20 nama sudah disebutkan. Tapi menurut klien kami, itu baru sebagian saja,” kata Krisna.

Jika informasi tersebut terbukti valid, penyidik berpotensi memperluas penyelidikan ke pihak-pihak lain yang selama ini belum tersentuh dalam kasus tersebut.

Dugaan Penyimpangan Dana dan Pengadaan

Sony juga disebut akan membuka dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan berbagai proyek di lingkungan BGN. Salah satu yang menjadi sorotan adalah mekanisme penunjukan dan pengelolaan titik layanan yang melibatkan sejumlah pihak sebagai penanggung jawab atau Person in Charge (PIC).

Menurut keterangan tim kuasa hukum, ada dugaan sejumlah pihak menerima manfaat keuangan yang besar, sementara tanggung jawab hukum justru dibebankan kepada pihak tertentu.

Selain itu, Sony dikabarkan siap mengungkap berbagai proses pengadaan barang yang dianggap bermasalah. Beberapa di antaranya meliputi pengadaan motor listrik, perangkat teknologi informasi, tablet, hingga perlengkapan lainnya yang terkait dengan program MBG.

Tiga Pejabat Sudah Jadi Tersangka

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.

Ketiganya diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi mitra sehingga sejumlah yayasan tetap lolos meski dianggap tidak memenuhi persyaratan.

Penyidik juga menemukan dugaan penyimpangan dalam berbagai pengadaan barang dan jasa dengan nilai fantastis. Di antaranya pengadaan lebih dari 21 ribu motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun, puluhan ribu tablet, sepatu, hingga ribuan televisi berukuran 75 inci.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah Sony sebagai calon justice collaborator. Jika permohonannya diterima dan informasi yang dimilikinya terbukti akurat, kasus ini berpotensi menyeret lebih banyak nama serta membuka tabir dugaan korupsi yang lebih luas di tubuh Badan Gizi Nasional.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #SonySonjaya #BGN #KorupsiMBG #JusticeCollaborator #KejaksaanAgung #JurnalPelopor #BreakingNews #PemberantasanKorupsi #MBG #IndonesiaBersih
Previous Post

OTT KPK Seret Bupati Muara Enim dan 9 Orang Lain

Next Post

Program MBG Masuk Fase Baru, Fokus pada Kualitas Layanan

musa

musa

Related Posts

ott
Nasional

OTT KPK Seret Bupati Muara Enim dan 9 Orang Lain

09/06/2026
eriksen
Olahraga

Kabar Lega dari Eriksen Setelah Sempat Kolaps di Lapangan

09/06/2026
Shin Tae-yong
Olahraga

Shin Tae-yong Tolak Empat Tawaran, Pilih Persija karena Indonesia

09/06/2026
Ronaldo
Olahraga

Panggung Terakhir Ronaldo, Kesempatan Emas atau Beban?

09/06/2026
Sekolah
Nasional

Sekolah Rakyat Makin Masif, 100 Gedung Baru Disiapkan

08/06/2026
Marc Marquez
Olahraga

MotoGP Hungaria 2026 Jadi Milik Marc Marquez

08/06/2026
Next Post
mbg

Program MBG Masuk Fase Baru, Fokus pada Kualitas Layanan

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.