• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Soroti Narasi Ekonomi Hancur, Purbaya Minta Bukti Data

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta kritik terhadap ekonomi Indonesia disampaikan berdasarkan data, bukan sekadar narasi negatif.

musa by musa
17/03/2026
in Jurnal
0
data
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi berbagai kritik yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia sedang memburuk. Menurutnya, banyak narasi yang beredar terutama di media sosial tidak didukung oleh data yang kuat sehingga hanya memunculkan sentimen negatif terhadap perekonomian nasional.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari para ekonom maupun pengamat. Namun ia meminta agar kritik tersebut disampaikan berdasarkan data yang jelas serta analisis yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau memang jelek kita betulin, tapi kalau sudah bagus saya betulin sebelah mana?” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).

Kritik Dinilai Perlu Berdasarkan Analisis Ekonomi

Menurut Purbaya, diskusi mengenai kondisi ekonomi tidak akan produktif jika hanya didasarkan pada opini tanpa pemahaman ekonomi yang memadai. Ia menyebut bahwa sebagian komentar yang menyebut ekonomi Indonesia hancur justru datang dari pihak yang tidak memiliki dasar analisis ekonomi yang kuat.

Ia bahkan mengaku tidak tertarik berdebat dengan pihak yang tidak memahami konsep ekonomi secara mendalam. Purbaya menilai diskusi yang sehat seharusnya didasarkan pada data dan analisis yang jelas.

Selain itu, ia juga menyinggung maraknya komentar ekonomi di media sosial seperti TikTok yang sering kali hanya menampilkan narasi sensasional tanpa melihat kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Indikator Ekonomi Masih Positif

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya memaparkan sejumlah indikator ekonomi yang menurutnya masih menunjukkan kondisi positif. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada triwulan sebelumnya tercatat sekitar 5,39 persen.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan berikutnya dapat mencapai sekitar 5,5 persen atau bahkan lebih tinggi jika momentum konsumsi dan produksi tetap terjaga.

Selain itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia juga berada di kisaran 53,9. Angka tersebut menandakan sektor industri manufaktur masih berada dalam fase ekspansi.

Konsumsi Masyarakat Masih Kuat

Beberapa indikator lain juga menunjukkan tren yang positif. Consumer confidence yang disurvei oleh Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan tercatat mengalami peningkatan dalam beberapa periode terakhir.

Dari sisi konsumsi masyarakat, Retail Sales Index yang dirilis Bank Indonesia juga menunjukkan kenaikan. Penjualan mobil berdasarkan data asosiasi industri otomotif bahkan tumbuh sekitar 7 persen setelah sempat mengalami penurunan pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Mandiri Spending Index juga mengalami peningkatan yang mencerminkan aktivitas konsumsi masyarakat masih cukup kuat.

Menurut Purbaya, berbagai indikator tersebut berasal dari berbagai lembaga berbeda. Namun semuanya menunjukkan arah yang relatif sama mengenai kondisi ekonomi nasional.

“Datanya dari banyak tempat, jadi kalau semuanya arahnya sama, berarti memang ekonominya sedang baik,” ujar Purbaya.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #APBN #KebijakanEkonomi #Pemerintah #BeritaEkonomi #DataEkonomi
Previous Post

Polisi: Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Terlatih

Next Post

Jerman Tolak Permintaan Trump Amankan Selat Hormuz

musa

musa

Related Posts

jerman
World

Jerman Tolak Permintaan Trump Amankan Selat Hormuz

17/03/2026
air keras
Nasional

Polisi: Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Terlatih

17/03/2026
merapi
Nasional

Merapi Siaga! Awan Panas Guguran Meluncur 1.500 Meter

17/03/2026
anggaran
Nasional

Anggaran Kementerian Terancam Dipangkas, Purbaya Bahas MBG

17/03/2026
bulgaria
Olahraga

Bulgaria Resmi Umumkan Skuad, Siap Lawan Timnas Indonesia

17/03/2026
air keras
Nasional

Polisi: Foto Pelaku Teror Air Keras di Medsos Editan AI

16/03/2026
Next Post
jerman

Jerman Tolak Permintaan Trump Amankan Selat Hormuz

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.