Jurnal Pelopor — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengajukan tiga syarat utama kepada Amerika Serikat dan Israel untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung sekitar dua pekan terakhir. Menurut Teheran, syarat tersebut merupakan hal mendasar yang harus dipenuhi demi menjaga kedaulatan Iran.
Melalui pernyataan di platform X pada Rabu (11/3/2026), Pezeshkian menegaskan bahwa penghentian perang hanya dapat terjadi jika hak-hak Iran diakui secara internasional.
Tiga Syarat dari Iran
Pezeshkian merinci tiga tuntutan yang diajukan Iran untuk mengakhiri perang.
Pertama, Iran meminta pengakuan terhadap hak-hak sah negara tersebut, termasuk penghormatan atas kedaulatan nasional tanpa campur tangan pihak asing.
Kedua, Iran menuntut Amerika Serikat dan Israel membayar ganti rugi atas kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat serangan militer selama konflik berlangsung.
Ketiga, Iran meminta adanya jaminan internasional yang tegas agar agresi militer serupa tidak kembali terjadi di masa depan.
Menurut Pezeshkian, ketiga poin tersebut menjadi dasar utama bagi terciptanya perdamaian yang adil.
Trump Klaim Bisa Mengakhiri Perang
Menanggapi situasi konflik tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang bisa berakhir kapan saja jika ia menginginkannya.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyebut sebagian besar target militer yang direncanakan untuk dibombardir sudah hampir habis.
Ia pun mengeklaim memiliki kendali penuh terhadap kapan operasi militer tersebut akan dihentikan.
“Kapan pun saya ingin ini berakhir, ini akan berakhir,” kata Trump.
Israel Siap Lanjutkan Operasi Tanpa Batas Waktu
Berbeda dengan pernyataan Trump, pemerintah Israel memberi sinyal bahwa operasi militer terhadap Iran masih akan terus berlangsung.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa operasi militer tidak memiliki batas waktu dan akan terus dilakukan hingga seluruh tujuan militer tercapai.
Menurutnya, Israel akan melanjutkan operasi selama masih dianggap diperlukan untuk mencapai kemenangan penuh.
Rezim Iran Disebut Masih Bertahan
Meski serangan militer terus dilakukan, sejumlah laporan menyebut upaya untuk mengguncang pemerintahan Iran belum menunjukkan hasil signifikan.
Beberapa pejabat Israel bahkan dilaporkan mengakui dalam diskusi tertutup bahwa rezim ulama di Teheran belum menunjukkan tanda-tanda akan runtuh.
Harapan Amerika Serikat dan Israel bahwa serangan militer dapat memicu pemberontakan rakyat di Iran juga disebut belum terwujud hingga saat ini.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







